Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Efektivitas Penyuluhan Menggunakan Media Booklet Terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Gizi Pada Masa Kehamilan Di Puskesmas Muara Dua Kota Lhokseumawe Meutia Chaizuran
Jurnal EDUKES : Jurnal Penelitian Edukasi Kesehatan Vol. 4: JURNAL EDUKES VOLUME 4 NOMOR 1, EDISI MARET 2021
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes) BUSTANUL ULUM LANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52136/edukes.v4i1.390

Abstract

Masa kehamilan memerlukan perhatian khusus karena merupakan periode penting pada 1.000 hari kehidupan. Ibu hamil termasuk salah satu kelompok yang rawan gizi. Asupan gizi ibu hamil sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan janin. Status gizi yang baik pada ibu hamil dapat mencegah terjadinya Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) dan stunting (pendek). Tujuan dilakukan penelitian ini untuk melihat pengaruh penyuluhan menggunaka media booklet terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil tentang gizi pada masa kehamilan di Puskesmas Muara Dua Kota Lhokseumawe. Desain penelitian yang digunakan adalah preeksperimental design dengan pendekatan one group pretest posttest. Hasil uji normalitas dari 53 responden menggunakan uji Kolmogorov Smirnov, menunjukkan nilai p 0,006. Nilai p < 0,05. Penelitian ini telah dilakukan di Puskesmas Muara Dua Kota Lhokseumawe. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang ada di Puskesmas Muara Dua Kota Lhokseumawe. Tehnik pengambilan sampel yaitu dengan accidental sampling sebanyak 53. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan pada tanggal 1-22 Juli 2020 dapat disimpulkan bahwa dari hasil analisis statistik menggunakan uji wilxocon didapatkan nilai p value (0,003) < α (0,05) maka Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penyuluhan menggunakan media booklet efektif terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil tentang gizi pada masa kehamilan di wilayah kerja Puskesmas Muara Dua Kota Lhokseumawe. Diharapkan kepada responden untuk selalu patuh dalam menerapkan standar pencegahan infeksi guna untuk mencegah terjadinya penularan infeksi di rumah sakit.
The Impact of Foot Care Education on Knowledge of Prevention the Risk for Diabetic Ulcers Among Diabetic Patients Isni Hijriana; Irma Yunita; Syatria Wati; Meutia Chaizuran; Ayi Nadasiah
Proceedings of the International Conference on Nursing and Health Sciences Vol 4 No 1 (2023): January-June 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/picnhs.v4i1.1722

Abstract

Diabetic foot ulcers are the fastest growing chronic complications of diabetes mellitus, unmanaged diabetic complications such as diabetic foot ulcers will have a negative impact on the quality of life of individuals, health education, information and communication about DFUand foot care needs to be improved. The purpose of this study was to determine the impact of foot care education on knowledge of diabetic ulcer risk prevention in people with diabetes mellitus in the working area of the Mutiara Barat Health Center, Pidie Regency. This type of research is quasi-experimental research. The population in this study were all diabetes mellitus sufferers in the working area of the Mutiara Barat Health Center, Pidie Regency, in the last 1 month as many as 63 patients. Sampling was done purposive sampling technique as many as 25 people. The results showed that there was an effect of foot care education on knowledge of diabetic ulcer risk prevention in people with diabetes mellitus in the working area of the Mutiara Barat Health Center, Pidie Regency, which obtained a significance value of ρ = 0.001 where ρ <0.05. Health education provides moderate to moderate knowledge in helping diabetes mellitus patients to increase their knowledge about diabetic foot ulcer prevention. It is hoped that good knowledge will raise awareness, will and strength, so that it can change the behavior of diabetes mellitus patients into adaptive behavior that can prevent diabetic ulcers from occurring.
Penyuluhan Pengobatan Tradisional ISPA Pada Balita di Gampong Bireuen Meunasah Reuleut Provinsi Aceh : Penyuluhan Pengobatan Tradisional ISPA Pada Balita di Gampong Bireuen Meunasah Reuleut Provinsi Aceh Meutia Chaizuran; Isni Hijriana
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi STIKES Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v4i1.105

Abstract

Pengobatan tradisional ISPA merupakan pengobatan yang diberikan pada penderita ISPA dengan menggunakan rempah-rempah yang terdapat di rumah penduduk yaitu jahe dan kunyit. Penyuluhan merupakan salah satu teknik yang dapat digunakan untuk memberikan informasi kepada masyarakat terkait pengobatan tradisional ISPA. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di Gampong Bireuen Meunasah Reuleut Provinsi Aceh. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan masyarakat memanfaatkan rempah-rempah sebagai obat. Kegiatan ini menggunakan metode ceramah dan demontrasi dengan bantuan power point. Hasil kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat terkait penyakit dan pengobatan ISPA menggunakan pengobatan tradisional.
Terapi Okupasi Pelatihan Pembuatan Keset Kaki Sebagai Upaya Meningkatkan Kemandirian dan Produktivitas Eks-ODGJ di Puskesmas Banda Sakti Meutia Chaizuran; Hernita Hernita
Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Edisi Juli 2023
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jukeshum.v3i2.530

Abstract

Eks-ODGJ merupakan seseorang yang telah dinyatakan sembuh dan dapat kembali melakukan aktivitas kemasyarakatan termasuk bekerja. Namun, masih adanya stigma negatif dari masyarakat membuat eks-ODG sulit mendapatkan pekerjaan.Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk mengetahui implementasi, respond dan hasil dari penerapan terapi okupasi sebagai upaya meningkatkan kemandirian dan produktivitas eks-ODGJ.Metode yang digunakan adalah dengan memberikan pelatihan dan pendampingan kepada eks-ODGJ yaitu dengan membuat keset kaki. Adapun langkahnya yaitu tahap persiapan dan tahap pelaksanaan kegiatan yang berisi 4 tahapan. Hasil dari kegiatan didapatkan bahwa implementasi terapi okupasi yang dilakukan berjalan dengan baik.Eks-ODGJ tampak antusias mengikuti 4 tahapan yang dilakukan. Respon yang baik disampaikan selama kegiatan sehingga kemandirian dan produktivitas  meningkat.
Hubungan Kecemasan dengan Perilaku Ibu terhadap Pencegahan Kejadian Kasus Gagal Ginjal Akut pada Anak Meutia Chaizuran; Isni Hijriana
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 4 (2023): Jurnal Keperawatan: Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v15i4.1119

Abstract

Gagal ginjal pada anak-anak menyebabkan peningkatan kematian 30-150 kali dibandingkan dengan teman seusianya. Gagal ginjal pada anak  dapat mempengaruhi pertumbuhan mereka, kualitas hidup secara keseluruhan, dan bisa menjadi bentuk stres psikososial terhadap keluarga terutama orangtua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecemasan dengan perilaku ibu terhadap pencegahan kejadian kasus gagal ginjal akut pada anak. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan pendekatan kuantitatif analitik dengan sampel  sebanyak 40 orang  menggunakan teknik  purposive sampling. Instrumen dalam penelitian ini berupa kuesioner mengenai  tingkat kecemasan menggunakan  kuesioner State Anxiety Inventory (SAI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan dengan tindakan pencegahan (p = 0,319). Banyak faktor yang mempengaruhi perilaku ibu dalam melakukan pencegahan kejadian gagal ginjal antara lain, motivasi, dukungan orang sekitar, atau keluarga, pemahaman dan latar pendidikan.  Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi ibu untuk dapat meningkakan pemahaman tentang pencegahan resiko terjadinya gagal ginjal pada nak dengan menerapkan perilaku  hidup yang sehat serta menghindari penggunaan obat-obatan tanpa resep dokter serta makanan yang memicu terjadinya gagal ginjal.