Rizaldo Setiawan
Politeknik Negeri Lhokseumawe

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Rancang Bangun Biodiversity Informatics dalam Analisa Sebaran Makhluk Hidup Berbasis Android dan GIS Rizaldo Setiawan; Huzaeni Huzaeni; Muhammad Arhami
Journal of Artificial Intelligence and Software Engineering (J-AISE) Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jaise.v3i2.4590

Abstract

Indonesia, yang sering disebut sebagai "mega biodiversity country," menjadi rumah bagi lebih dari 17.000 spesies tumbuhan dan satwa liar yang mencakup ribuan jenis burung, reptil, amfibia, dan ikan. Kawasan hutan Aceh yang luas mencakup beragam ekosistem, dari hutan hingga lautan. Namun, pengelolaan data ekologi di wilayah ini menjadi suatu tantangan kompleks. Untuk mengatasi tantangan ini, pendekatan bio-informatika digunakan untuk mengelola data ekologi yang kompleks sehingga dapat dipahami oleh masyarakat umum. penelitian ini menggabungkan data ekologi sebagai sumber informasi utama dan data spasial sebagai dasar pemetaan spesies. Data ini kemudian diolah untuk menghasilkan analisis dalam bentuk grafik dan laporan yang berguna bagi peneliti dalam menjaga stabilitas ekosistem. Pendekatan bio-informatika ini tidak hanya membantu dalam mengumpulkan dan mengelola data ekologi, tetapi juga meningkatkan pemahaman kita tentang keanekaragaman hayati yang luar biasa di Aceh.Penelitian ini memiliki dampak besar dalam menjaga keberlanjutan lingkungan Aceh, membantu dalam pelestarian spesies yang terancam punah, dan memberikan dukungan penting bagi penelitian dan pemantauan ekologi di wilayah ini. Hasilnya dapat menjadi landasan penting dalam menjaga ekosistem Aceh tetap stabil dan berfungsi sebagai sumber informasi yang berharga bagi para peneliti dan masyarakat umum.Kata kunci - Keakenaragaman hayati, Aceh, ­bio-informaticsAbstractIndonesia, often referred to as a "mega biodiversity country," is home to more than 17,000 species of plants and wildlife, including thousands of birds, reptiles, amphibians and fish. Aceh's vast forested areas encompass a diverse range of ecosystems, from forests to oceans. However, managing ecological data in this region is a complex challenge. To overcome this challenge, bio-informatics approaches have been used to manage complex ecological data so that it can be understood by the general public. This research combines ecological data as the main source of information and spatial data as the basis for species mapping. This data is then processed to produce analysis in the form of graphs and reports that are useful for researchers in maintaining ecosystem stability. This bio-informatics approach not only helps in collecting and managing ecological data, but also enhances our understanding of Aceh's extraordinary biodiversity. This research has a major impact in maintaining Aceh's environmental sustainability, assisting in the preservation of endangered species, and providing important support for ecological research and monitoring in the region. The results can serve as an important foundation in keeping Aceh's ecosystems stable and serve as a valuable source of information for researchers and the general public.Keyword -  Biodiversity, Aceh, ­bio-informatics