Pendidikan, upah minimum dan indeks pembangunan manusia merupakan faktor yang mempengaruhi tingkat pengangguran di karenakan semakin tinggi pendidikan seseorang, maka semakin tinggi juga kemampuan dan kesempatan bekerja. Upah merupakan hak yang harus di bayar terhadap jasa yang telah di berikan. Semakin tinggi upah yang di bayarkan, maka semakin tinggi partisipasi seseorang untuk bekerja. Indeks pembangunan manusia yang semakin tinggi menggambarkan dari segi standar pendidikan, derajat kesehatan dan mutu ekonomi keluarga terus membaik, sehingga daya beli masyarakat terus meningkat yang nanti berpengaruh pada penurunan tingkat pengangguran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan, upah minimum dan indeks pembangunan manusia terhadap tingkat pengangguran di Kabupaten Minahasa. Data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dengan periode pengamatan sebelas tahun yaitu tahun 2010-2020. Metode analisis yang di gunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear berganda. Perangkat lunak yang di gunakan untuk melakukan analisis adalah Eviews 10. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat pengangguran. Variabel upah minimum berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat pengangguran. Variabel indeks pembangunan manusia berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat pengangguran. Dan secara bersama-sama variabel pendidikan, upah minimum, dan indeks pembangunan manusia berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengangguran di kabupaten minahasa.Kata Kunci : Pendidikan; Upah Minimum; Indeks Pembangunan Manusia; Tingkat Pengangguran