Vecky A.J Masinambow
EKONOMI PEMBANGUNAN-FEB-UNSRAT

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PERAN PASAR TRADISIONAL DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI KECAMATAN BOLANG ITANG TIMUR KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW UTARA Mohamad Iman A. Ketjil; Vecky A.J Masinambow; Jacline I. Sumual
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 22 No. 8 (2022)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasar Tradisional merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli dan ditandai dengan adanya transaksi penjual dan pembeli secara langsung dan biasanya ada proses tawar menawar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pasar tradisional dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kecamatan Bolangitang Timur Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif dengan tipe studi kasus.Analisis data dilakukan secara kualitatif melalui reduksi data yang sesuai dengan hal-hal pokok pada fokus penelitian dan mengkerucut pada permasalahan utama yang ingin dijawab pada penelitian ini. Hasi penelitian ini menunjukan bahwa peranan pasar tradisional dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sudah berhasil meskipun belum optimal hal ini terbukti dari banyaknya masyarakat yang menggantungkan hidupnya di pasar tradisiona setia budi dengan pendapatan yang cukup mampu untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan pengeluaran yang minim bagi masyarakat ekonomi menegah kebawah, sehingga mampu memenuhi kebutuhannya. Perhatian pemerintah terhadap penggelolaan pasar masih perlu ditingkatkan, utamanya pembangunan lapak yang memadai, tempat parkir yang sesuai serta menambah keamanan ketika pasar sedang melonjaknya pedagang maupun konsumen yang datang di waktu yang tertentu. Kata Kunci : Pasar Tradisional; Kesejahteraan Masyarakat; Pedagang
Analisis Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Desa (Studi: Desa Tabulo Kecamatan Mananggu Kabupaten Boalemo) Ecin Sante; Vecky A.J Masinambow; Jacline I. Sumual
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 1 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan yang memanfaatkan partisipasi harus dimulai dengan masyarakat sebagai subyek yang memiliki aspirasi dan paling mengetahui tentang kebutuhannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui partisipasi masyarakat dalam perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan berpengaruh terhadap pembangunan Desa di Desa Tabulo Kecamatan Mananggu Kabupaten Boalemo. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis skala likert dan regresi linear berganda. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer yang diperoleh dari observasi, kuisioner dan dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam perencanaan termasuk kategori rendah dengan nilai presentase 37,2, pengorganisasian sangat rendah dengan nilai persentase 18,4%, pelaksanaan rendah dengan nilai persentase 38,6%, dan pengawasan sangat rendah dengan nilai persentase 19,3%, serta dalam pembangunan Desa nilai presentase 58,6%. Dengan demikian nilai rata-rata dari nilai rekapitulasi sebanyak 34,42% atau pada skala rendah. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam perencanaan dan pelaksanaan berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap pembangunan Desa. Partisipasi masyarakat dalam pengorganisasian dan pengawasan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembangunan Desa. Sedangkan secara bersama-sama partisipasi masyarakat dalam perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Pembangunan Desa di Desa Tabulo Kecamatan Mananggu Kabupaten Boalemo.
PENGARUH JUMLAH PENDUDUK, TINGKAT PENDIDIKAN DAN TINGKAT PENGANGGURAN TERHADAP KEMISKINAN DI KOTA-KOTA PROVINSI JAWA BARAT Chrisnatalya Sembiring; Vecky A.J Masinambow; Steeva Y.L Tumangkeng
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 2 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemiskinan merupakan permasalahan yang selalu muncul dihadapi oleh negara maju maupun negara berkembang. Untuk negara berkembang yang memiliki jumlah penduduk yang padat, sangat sulit untuk bisa dilepaskan dari masalah ini, karena tidak hanya jumlahnya yang semakin meningkat namun dampaknya bisa terjadi tidak hanya dalam lingkup ekonomi saja namun masalah sosial dan kestabilan politik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah penduduk, tingkat pendidikan dan tingkat pengangguran terhadap kemiskinan di Kota-kota Provinsi Jawa Barat. Jenis data penelitian ini mengunakan data sekunder yaitu data time series dari tahun 2012-2021 dan data cross section pada 9 kota di Provinsi Jawa Barat yang di peroleh dari Badan Pusat Statistik Jawa Barat. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini yaitu Regresi Data Panel dengan menggunakan alat analisis Eviews 9. Hasil penelitian menunjukan bahwa jumlah penduduk berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan di Kota-kota Provinsi Jawa Barat. Tingkat Pendidikan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan di Kota-kota Provinsi Jawa Barat. Tingkat pengangguran berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemiskinan di Kota-kota Provinsi Jawa Barat. Secara bersama-sama, jumlah penduduk, tingkat pendidikan dan tingkat pengangguran berpengaruh terhadap kemiskinan di Kota-kota Provinsi Jawa Barat.
Analisis Sektor Basis dan Non Basis Perekenomian Di Kota Sorong Franco Rahandekut; Vecky A.J Masinambow; Irawaty Masloman
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 2 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pembangunan ekonomi merupakan suatu proses peralihan dari tingkat ekonomi yang sederhana menuju ke tingkat ekonomi yang lebih modern demi tercapainya suatu kesejahteraan masyarakat. Dalam melakukan proses peralihan tersebut harus memperhatikan pembangunan ekonomi pada masing-masing daerah yang mempunyai tujuan untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan di masing-masing daerah. Masalah yang sering terjadi dalam pembangunan ekonomi daerah terletak pada kebijakan-kebijakan yang ditetapkan untuk dapat mengetahui perkembangan perekonomian suatu daerah Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui sektor basis dan sektor non basis perekonomian Di Kota Sorong tahun 2016-2020. Jenis data dalam penelitian ini adalah data sekunder yang berasal dari PDRB Kota Sorong dan Provinsi Papua Barat periode 2016-2020. Hasil penelitian ini menunujukan bahwa Berdasarkan analisis location quotient (LQ), dari 17 sektor ekonomi terdapat 14 sektor yang basis atau unggulan dan 3 sektor nonbasis. Kata kunci: Perekonomian, Sektor Basis, dan Non Basis.
Kinerja Keuangan Daerah Provinsi Sulawesi Utara Pada Masa Pandemi Covid-19 Periode 2019-2021 Geraldo Steven Gohung; Vecky A.J Masinambow; Hanly F. Dj. Siwu
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 3 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu aspek penting pelaksanaan otonomi daerah dan desentralisasi yang harus diatur secara hati-hati adalah masalah pengelolaan keuangan daerah dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Penelitian ini menggunakan data yang diambil dari tahun 2020 hingga 2021 dari hasil publikasi dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Utara. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif dengan menggunakan rumus analisis pertumbuhan belanja, dan juga digunakan alat analisis Compare Means Independent Sample T-Test dengan menggunakan perangkat lunak SPSS 25. Berdasarkan hasil analisis pertumbuhan belanja diketahui bahwa pertumbuhan belanja pemerintah daerah Provinsi Sulawesi Utara pada tahun 2019 sampai dengan tahun 2020 adalah negatif atau lebih kecil dari tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp 182.641.383.000, hal ini berarti bahwa pada tahun tersebut pemerintah daerah Provinsi Sulawesi Utara belum mampu meningkatkan pertumbuhan daerahnya. Sedangkan pertumbuhan belanja pada tahun 2020 sampai dengan tahun 2021 adalah positif atau lebih besar dari tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp 81.755.881.000, hal ini berarti bahwa pemerintah Provinsi Sulawesi Utara telah mampu meningkatkan pertumbuhan daerahnya dari tahun sebelumnya. Kata Kunci : Pendapatan; Belanja; Daerah; Pandemi Covid-19
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI CENGKIH DI DESA LININGAAN KECAMATAN MAESAAN KABUPATEN MINAHASA SELATAN Krisnando Andreson Nongka; Vecky A.J Masinambow; Agnes L. Ch. P. Lapian
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 5 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasar merupakan tempat berlangsungnya transaksi barang antara pembeli dan penjual. Pasar terdiri dari dua yaitu pasar tradisional dan pasar modern. Pasar tradisional atau pedagang kelontong kian semakin terjepit akibat kehadiran usaha ritel pasar modern. Pasar modern merupakan tempat dimana konsumen dapat membeli barangbarang yang diinginkan tapi di tempat ini tidak dapat lagi melakukan tawar-menawar seperti pasar tradisional karena harganya sudah terpatok. Salah satu contoh dari pasar modern ini adalah minimarket seperti alfamart, alfamidi, indomart dan lain sebagainya. Dalam 1 tahun terakhir, di Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat telah berkembang cukup pesat bisnis konsep warabala yaitu Indomaret. Ketika Perizinan Grey, Indomaret di Kecamatan Jailolo masih menjadi polemik. Usaha Kecil dan Usaha Menengah menolak masuknya Indomaret di karenakan mempengaruhi pendapatan dan jumlah pembeli di warung tradisional. Penelitian ini mengenai dampak minimarket (Indomaret) terhadap pendapatan warung tradisional di kecamatan Jailolo kabupaten Halmahera Barat dengan menggunakan data hasil observasi penelitian yang berupa kuisioner dan wawancara dengan responden kemudian data tersebut peneliti melakukan uji beda menggunakan aplikasi pengolah data SPSS 25. Berdasarkan hasil analisis data yang telah dikemukakan pada bab sebelumnya H0 ditolak dan Ha diterima, dapat diambil kesimpulan bahwa hasil uji dengan metode Sample Paired T-Test menunjukkan variabel tingkat pendapatan dan jumlah pembeli mengalami perubahan yang signifikan setelah munculnya minimarket (Indomaret). Kata kunci: Pendapatan; Jumlah Pembeli; Daya Saing, Pasar Tradisional
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Pedagang Pasar Segar Paal 2 di Manado Arif B. Wiyono; Vecky A.J Masinambow; Steeva Y.L Tumangkeng
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 6 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadaan pasar, khususnya yang tradisional, merupakan salah satu indikator paling nyata kegiatan ekonorni masyarakat di suatu wilayah. Pasar tradisional sejatinya memiliki keunggulan bersaing alamiah yang tidak dimiliki secara langsuhg oleh pasar modern. Lokasi yang strategis, area penjualan yang luas, keragaman barang yang lengkap, harga yang rendah, sistem tawar menawar yang menunjukkan keakraban antara penjual dan pembeli merupakan keunggulan yang dimiliki oleh pasar tradisional. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh modal usaha, lama usaha, usia dan pendidikan secara parsial dan seara simultan terhadap pendapatan  pendapatan pedagang pasar segar Paal 2 Manado. Penelitian ini menggunakan data hasil wawancara dengan variabel penelitian adalah pendapatan, modal usaha, lama usaha, usia dan tingkat pendidikan yang kemudian di analisis mengunakan metode regresi linier berganda. Dari hasil analisis variabel modal usaha, lama usaha, usia dan tingkat pendidikan diperoleh nilai probabilitas 0.0000 α < 0.05, maka dengan ini menujukkan bahwa variabel modal usaha, lama usaha, usia dan tingkat pendidikan secara simultan berpengaruh terhadap pendapatan pedagang pasar segar Paal Dua Manado. Kata Kunci : Pendapatan, Modal Usaha, Lama Usaha, Usia, Tingkat Pendidikan.
Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi dan Tingkat Inflasi Terhadap Tingkat Kemiskinan di Kota Sorong Merlin Gifelem; Vecky A.J Masinambow; Steeva Y.L Tumangkeng
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 7 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Kemiskinan merupakan masalah yang dihadapi setiap negara di dunia, dan setiap negara pasti memiliki anggota masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan ekonomi dan tingkat inflasi terhadap tingkat kemiskinan di kota sorong pada tahun 2012 – 2021. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Sorong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan secara parsian, menunjukkan bahwa variabel pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan. Sedangkan variabel inflasi berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap tingkat kemiskinan. Namun penelitian secara simultan, variabel pertumbuhan ekonomi dan tingkat inflasi bersama – sama berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan di Kota Sorong pada tahun 2012 – 2021. kata kunci : pertumbuhan ekonomi dan tingkat inflasi terhadap kemiskinan
Analisis Strategi Pengembangan Desa Wisata Berbasis Ekonomi Kreatif di Desa Budo Kabupaten Minahasa Utara (Studi Pada Objek Wisata Hutan Mangrove) Micka Paembonan; Vecky A.J Masinambow; Mauna Th. B. Maramis
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 7 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi pariwisata dan mengetahui strategi pengembangan desa wisata berbasis ekonomi kreatif di Desa Budo pada destinasi wisata hutan mangrove. Jenis data yang digunakan adalah data primer melalui wawancara dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data diolah menggunakan metode Analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi-potensi pariwisata yang ada di desa Budo Kecamatan Wori Kabupaten Minahasa Utara yaitu: spot snorkling, diving dan homestay bagi para wisatawan lokal maupun mancanegara, adanya gunung dapi-dapi yang sementara dalam proses pengembangan serta kearifan lokal yang masih terjaga seperti tarian Masamper, budaya mapalus dan karya seni anyaman dari bahan rumput ginto (rumput liar lokal) dan terdapat tiga strategi pokok yang dapat dilakukan dalam mengembangkan desa wisata yaitu: (1) menerapkan model partisipasi masyarakat (Community Based Tourism); (2) menjalin kerjasama yang baik dengan pemerintah dan masyarakat serta para pihak akademisi dan praktisi; (3) pengembangan dan pembangunan objek wisata yang ramah lingkungan dengan cara melakukan kontrol yang tegas bagi para pelaku yang menyeleweng di objek wisata. Kata Kunci: Desa Budo, Desa Wisata, Ekonomi Kreatif, Hutan Mangrove.
Pengaruh Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Tingkat Kemiskinan di Kota Manado Sidney E. Sahabat; Vecky A.J Masinambow; Irawaty Masloman
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 7 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemiskinan merupkan masalah yang kompleks dan selalu menjadi masalah dalam negara berkembang. Oleh karna itu, penanggulangan kemiskinan merupakan agenda dan prioritas dalam pembangunan nasional.berbagai kebijakan, strategi dan kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah dalam mengatasi kemiskinan yang bersifat langsung maupun tidak langsung telah dilaksnankan semaksimal mungkin baik dalam skala nasional maupun lokal. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi terhadap Tingkat Kemiskinan di Kota Manado. Peneitian ini menggunakan data yang di dapat dari Badan Pusat Statistik. Alat atau metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah SPSS. Hasil uji signifikan mengenai Inflasi Terhadap Kemiskinan di kota manado adalah tidak berpengaruh signifikan. Berdasarkan uji secara parsial (Uji t) di peroleh nilai signifikan lebih besar dari tingkat alpa, Hal ini juga sesuai dengan hipotesis yang ada, yang menyatakan bahwa inflasi tidak berpengarug terhadap Kemiskinan. Berdasarkan uji t variabel Pertumbuhan Ekonomi nilai signifikan lebih besar dari tingkat alpa hasil ini  menunjukan pertumbuhan ekonomi berpengaruh signifikan dengan nilai t hitung lebih besar dari t tabel sehingga dapat di simbulkan bahwa variabel Pertumbuhan Ekonomi memiliki pengaruh signifikan terhadap Kemiskinan di Kota Manado.. Kata kunci: Inflasi, Pertumbuhan Ekonomi, Kemiskinan.