Ruhul Aida
Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Almuslim.

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pengaruh pematahan dormansi secara kimiawi terhadap kemampuan berkecambah benih hanjeli (Coix lacyma jobi L.) Ruhul Aida; Nursayuti Nursayuti
Jurnal Sains Pertanian Vol 7 No 3: Oktober 2023
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jsp.v7i3.2204

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pematahan dormansi secara kimiawi terhadap kemampuan berkecambah benih hanjeli (Coix lacyma jobi L.). Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium MIPA Universitas Almuslim Kabupaten Bireuen pada bulan Juni sampai dengan bulan Agustus 2022. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yaitu perlakuan perendaman dengan KNO3 (K), yang terdiri dari 7 taraf perlakuan yaitu :  K0 = 0,000 M, K1  = KNO3 0,004 M, K2  = KNO3 0,008 M, K3  = KNO3 0,012 M, K4  = KNO3 0,016 M, K5  = KNO3 0,020 M % dan K6  = KNO3 0,024 M. Pengamatan dalam penelitian ini meliputi umur berkecambah, potensi tumbuh, daya berkecambah, kecambah mati, nilai penundaan pada perkecambahan, panjang radikula dan panjang plumula. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perendaman benih hanjeli dengan KNO3 berpengaruh nyata terhadap umur berkecambah, potensi tumbuh, daya berkecambah, kecambah mati, nilai penudaan perkecambahan, panjang radikula dan panjang plumula benih hanjeli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan KNO3 konsentrasi 0,008 M dan 0,012 M memberikan hasil terbaik terhadap pematahan dormansi benih hanjeli. Nilai rata-rata terbaik umur berkecambah yaitu 7,33 hari, potensi tumbuh yaitu 66,66%, daya berkecambah yaitu 61,10%, kecambah mati yaitu 0,00%, nilai penudaan perkecambahan yaitu 33,33%, panjang radikula yaitu 6,58 cm dan panjang plumula yaitu 7,91 cm. Perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan pemberian KNO3 konsentrasi 0,008 M dan 0,012 M.