Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMANFAATAN PUDING KELOR SEBAGAI SOLUSI GERMAS TATING (GERAKAN MASYARAKAT TURIREJO ATASI STUNTING) PADA BALITA Khiliah Navis; Ramadhani Vica Ainur Rahma; Muhammad Afwan Romdloni; Rizki Amalia Elfita
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.20304

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan gizi yang serius di Indonesia. Berbagai upaya dilakukan untuk mengatasi masalah gizi, salah satunya dengan melakukan pemberian makanan pendamping ASI (MPASI). Menurut Petugas Puskesmas Pembantu Desa Turirejo, sejak tahun 2022, angka balita stunting di desa Turirejo mencapai 30 balita sehingga diperlukan solusi untuk mengatasi permasalah ini. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah identifikasi masalah, menentukan kerangka pemecahan masalah, melakukan pre-test, memberikan pendidikan kesehatan dan pelatihan, dan melakukan post-test. Untuk memberikan solusi atas permasalahan ini kami melakukan demonstrasi pembuatan MPASI dari bahan lokal di desa ini, yakni daun kelor. Daun kelor dapat dimanfaatkan sebagai sumber protein balita dengan diolah menjadi puding. Data hasil pre-test dan post-test disajikan dalam bentuk presentase jumlah hasil, sedangkan untuk mengetahui peningkatan pengetahuan peserta mengenai stunting, MPASI, dan ASI ekslusif dilakukan uji perbedaan rerata pre-test dan post-test dengan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil pemahaman masyarakat mengenai stunting menunjukkan adanya kenaikan yang signifikan sebelum dan setelah diberikan ceramah mengenai stunting. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan bahwa p-value lebih kecil dari ? (0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan pengetahuan peserta mengenai stunting sebelum dan setelah diberikan ceramah mengenai stunting. Hasil yang didapatkan dari demonstrasi pembuatan puding kelor adalah peserta dapat membuat dan menyajikan puding kelor sesuai resep yang diajarkan. Adanya kegiatan sosialisasi dan pelatihan ini dapat menjadikan pembelajaran bagi masyarakat Desa Turirejo dalam menghadapi dan mencegah kenaikan angka stunting di Desa Turirejo.
Utilization of Moringa Leaf Pudding as a Solution within the Germas Tating (Turirejo Community Movement to Combat Stunting) Program for Toddlers Muhammad Afwan Romdloni; Rizki Amalia Elfita; Khiliah Navis; Ramadhani Vica Ainur Rahma
Journal of Health Community Service Vol. 4 No. 2 (2024): Journal of Health Community Service: 2024 May Editor's Choice
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/jhcs.v4i2.8634

Abstract

Stunting is a condition in which toddlers have a length or height below the standard for their age, reflecting chronic malnutrition. Various strategies have been implemented to address this issue, including the provision of complementary feeding (MP-ASI) using locally available food sources to ensure age-appropriate nutrient intake. According to the Auxiliary Public Health Center in Turirejo Village, Gresik Regency, the prevalence of stunting has declined in recent years; however, in 2022, 30 toddlers were still identified as stunted, making it a continuing public health concern. The intervention employed a structured approach consisting of problem identification, development of a problem-solving framework, pre-test assessment, health education and practical training, and post-test evaluation. As a practical solution, a demonstration of complementary food preparation using moringa (Moringa oleifera) leaves was conducted. Moringa leaves were processed into moringa pudding as a protein-rich supplementary food for stunted toddlers. Pre-test and post-test results were presented in percentage form, and differences in knowledge among mothers of toddlers and posyandu cadres regarding stunting, complementary feeding, and exclusive breastfeeding were analyzed using the Wilcoxon signed-rank test. The findings indicated a p-value < 0.05, demonstrating a significant improvement in knowledge after the educational session. Participants were able to prepare and serve moringa pudding according to the demonstrated recipe. This socialization and local food–based complementary feeding initiative serves as a community learning strategy to prevent further increases in stunting prevalence in Turirejo Village.