Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DAMPAK LINGKUNGAN AKIBAT PERUBAHAN LAHAN SEKITAR BENDUNGAN LAHOR, KARANGKATES, KABUPATEN MALANG Ayu Fitriatul ulya; Rulli Krisnanda; Nurul Hidayah; Jeni Fransiska Mamut
Jurnal Plano Buana Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Plano Buana (Edisi Oktober 2023)
Publisher : Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/jpb.v4i1.7755

Abstract

Perubahan lahan merupakan fenomena yang berdampak signifikan terhadap lingkungan di berbagai wilayah dan kelestarian ekosistem. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak lingkungan yang ditimbulkan dari penataan lahan di sekitar Bendungan Lahor di Karangkates, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Metode penelitian ini meliputi survei lapangan, analisis dan pemetaan citra satelit untuk memetakan dan menganalisis perubahan lahan serta pengaruhnya terhadap lingkungan sekitar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi perubahan lahan yang signifikan di sekitar Bendungan Lahore dalam kurun waktu tertentu. Perubahan-perubahan tersebut antara lain bertambahnya daerah pemukiman, perluasan pertanian dan penggundulan hutan. Dampak lingkungan yang diamati meliputi fragmentasi habitat, degradasi kualitas air, dan hilangnya keanekaragaman hayati. Hasil ini memberikan wawasan penting tentang dampak perubahan tata guna lahan di lingkungan Bendungan Lahor. Implikasi dari penelitian ini menyoroti perlunya pengelolaan dan perlindungan lingkungan yang berkelanjutan untuk mengurangi dampak negatif dari perubahan penggunaan lahan. Kajian ini juga menyoroti perlunya kesadaran masyarakat dan partisipasi aktif dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan Bendungan Lahor.
ANALISIS PENGELOLAAN WISATA BERBASIS CHSE SEBAGAI DESTINASI WISATA PASCA PANDEMI DI PANTAI BALEKAMBANG MALANG Gilang Sandhubaya; Ayu Fitriatul ‘Ulya; Rulli krisnanda; Dewi Indriani
Bogor Hospitality Journal Vol 7 No 2 (2023): Bogor Hospitality Journal
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Pariwisata Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55882/bhj.v7i2.103

Abstract

The Ministry of Tourism and Creative Economy has issued directives to regions in Indonesia to adhere to the CHSE protocol standards, namely Cleanliness, Health, Safety & Environment Sustainability, in order to curb the spread of Covid-19 in Indonesia, particularly in the tourism sector . The purpose of implementing CHSE-based tourism destination management is to formulate operational tourism strategies that can be implemented in affected areas, including South Malang such as Balekambang Beach in Malang Regency. The research method used is SWOT analysis using the ISTA (Indonesia Sustainable Tourism Award) assessment indicators. Regulated by Minister of Tourism Regulation No. 14, ISTA outlines sustainable destinations. Balekambang Beach will be evaluated using ISTA assessment indicators to identify existing criteria in terms of infrastructure, organization, and supporting facilities. Any deficiencies can be developed or improved upon. The analysis of strengths, weaknesses, opportunities, and threats is based on SWOT analysis. The tourism management at Balekambang Beach falls within quadrant 1 (+, +), indicating a strong and progressive situation. The necessary strategy to be implemented is to maintain and create operational patterns based on sustainable health protocols. The implementation of an aggressive strategy (SO) focusing on marketing and broad segmentation is still feasible, although Balekambang Beach has a low level of competitiveness.