Muhamad Rafi Muttaqin
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perancangan Ui / Ux Aplikasi Penjualan Alat Bulu Tangkis Berbasis Mobile Menggunakan Metode Activity Centered Design (ACD) Muhamad Dipa Maulana; Meriska Defriani; Muhamad Rafi Muttaqin
Merkurius : Jurnal Riset Sistem Informasi dan Teknik Informatika Vol. 2 No. 5 (2024): September: Merkurius: Jurnal Riset Sistem Informasi dan Teknik Informatika
Publisher : Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/merkurius.v2i5.284

Abstract

Perancangan UI/UX sebelum memulai pengembangan aplikasi adalah langkah strategis yang krusial. UI/UX yang baik tidak hanya meningkatkan kepuasan dan retensi pengguna tetapi juga mengurangi biaya dan waktu pengembangan, serta membantu membangun brand yang kuat. Pada pembuatan aplikasi mobile perlu dibuatkannya UI/UX, UI/UX merupakan salah satu hal utama dalam pembuatan sebuah aplikasi yang menjadi faktor penentu dalam menaikan traffic penjualan. Activity Centered Design (ACD) merupakan pendekatan yang berpusat pada aktivitas yang menganggap aktivitas sebagai tujuan tingkat tertinggi dan memandang motivasi untuk berpartisipasi dalam suatu aktivitas dan hasil yang diinginkan dari berpartisipasi dalam aktivitas itu adalah sama. Proses ACD memiliki empat tahapan yaitu requirement, desain, implementasi dan evaluasi. Salah satu metode yang digunakan dalam perancangan antarmuka yaitu metode Activity Centered Design, metode ini dikenal sebagai suatu metode yang fokus pada aktivitas pengguna produk Setelah dilakukan hasil pengujian SUS dari 15 responden maka diperoleh dari nilai rata-rata atau SUS Score sebanyak 84,16. Penelitian ini menghasilkan rancangan interface prototype aplikasi mobile penjualan alat bulutangkis GOR Siti Sofiah dengan menggunakan metode Activity Centered Design dengam fitur yang telah disesuaikan dengan kebutuhan pengguna dan telah dilakukan pengujian menggunakan metode System Usability Scale (SUS). Berdasarkan pengujian usability dengan perhitungan System Usability Scale (SUS) diperoleh nilai rata-rata SUS sebesar 84,16 Berdasarkan hasil perhitungan tersebut menunjukkan bahwa rancangan prototype yang dibuat sudah memenuhi kebutuhan pengguna.
Redesign Ui/Ux Aplikasi Lazatto Berbasis Mobile Menggunakan Metode Lean Experience : (Studi kasus : Lazatto Citalang Kabupaten Purwakarta) Muhammad Riza Aimar; Meriska Defriani; Muhamad Rafi Muttaqin
Merkurius : Jurnal Riset Sistem Informasi dan Teknik Informatika Vol. 2 No. 5 (2024): September: Merkurius: Jurnal Riset Sistem Informasi dan Teknik Informatika
Publisher : Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/merkurius.v2i5.285

Abstract

Setiap aplikasi tidak lepas dari yang namanya user interface dan user experience. User Interface (UI) adalah cara aplikasi berinteraksi dengan user. User interface mengandung beberapa elemen dari sebuah aplikasi seperti control, tombol, blocks, dan semua elemen yang ada pada aplikasi. Aplikasi Lazatto ditemukan bahwa terdapat masalah di aspek UI dan UX pada aplikasi mobile Lazatto, UI pada desain Lazatto masih memiliki masalah seperti ukuran icon yang tidak konsisten, button tambahkan pada fitur menu dengan tulisan yang sangat kecil sehingga user harus melihat lebih teliti, ada icon yang tidak diperlukan pada fitur menu "combo", ukuran, ketebalan, dan jenis font yang berbeda-beda, desain tampilan kurang menarik. Berdasarkan permasalahan yang telah dipaparkan diatas pada aplikasi mobile Lazatto untuk mengatasinya maka perlu dilakukan redesign (Desain ulang) tampilan aplikasi Lazatto dengan memperhatikan aspek UI/UX menggunakan metode Lean UX. Metode ini memiliki kelebihan seperti “Hemat Biaya, Hemat Waktu, User-centric, dan Data-driven”. Berdasarkan hasil kuesioner SUS pada evaluasi awal dengan tampilan aplikasi mobile Lazatto mendapatkan rating “Poor” dengan skor 40,667 grade scale “F”. Setelah dilakukan perancangan ulang desain tampilan aplikasi mobile Lazatto, hasil kuesioner pada evaluasi akhir menghasilkan skor 75,667 dengan rating “Good” dan grade scale “C”.