Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DAN PEMBELAJARAN INKLUSIF DALAM KURIKULUM MERDEKA Andy Saputra
EDUCATIONAL JOURNAL : General and Specific Research Vol. 4 No. 3 (2024): OKTOBER
Publisher : CV. ADIBA AISHA AMIRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Christian Religious Education plays an essential role in shaping students' character based on values of love, tolerance, and care. On the other hand, inclusive learning emphasizes full access and participation for all students, including those with special needs and diverse backgrounds. The Merdeka Curriculum, with its focus on student-centered learning and character-building projects through the Profile of Pancasila Students (P5), offers opportunities for Christian Religious Education (CRE) to be integrated with inclusive principles. This study aims to analyze the integration of CRE and inclusive learning within the Merdeka Curriculum through a literature review approach. The research identifies several challenges and opportunities in implementing inclusive CRE. Key challenges include limited resources, teacher readiness, and the need to adjust materials to meet the diverse needs of students. However, significant opportunities exist, such as the potential of CRE to instill values of acceptance and love in a diverse educational environment. The study's implications include recommendations for schools and the government to strengthen teacher training, develop differentiated learning methods, and establish policies that promote collaboration between teachers and support staff. The findings are expected to serve as a reference for developing more inclusive and adaptive religious education within the Merdeka Curriculum. With proper integration, CRE not only functions as a cognitive subject but also as a means to build a school community that values and supports diversity. The study recommends periodic evaluations and continuous collaboration between teachers, schools, and policymakers to achieve more inclusive education rooted in Christian values.
LINGKUNGAN BELAJAR EFEKTIF DALAM PERSPEKTIF PSIKOLOGI PENDIDIKAN ROBERT E. SLAVIN Rita Bunga Familia; Andy Saputra; Roni Hartono
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 06 November (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji secara mendalam konsep Effective Learning Environments berdasarkan teori Robert E. Slavin dalam buku Educational Psychology: Theory and Practice sebagai landasan dalam meningkatkan kualitas pengelolaan pembelajaran di kelas. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan menelaah gagasan Slavin mengenai manajemen kelas, pengelolaan waktu belajar, pencegahan perilaku bermasalah, serta strategi untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan belajar yang efektif hanya dapat tercapai melalui kombinasi antara pengelolaan waktu yang optimal, penerapan prinsip least intervention, penggunaan penguatan positif, serta kemampuan guru membangun hubungan interpersonal yang kuat dengan peserta didik. Pembahasan menguraikan relevansi teori Slavin dengan konteks pembelajaran abad 21, terutama dalam kurikulum Merdeka yang menekankan kemandirian belajar. Kesimpulan penelitian membuktikan bahwa konsep Slavin tetap sangat relevan dan dapat menjadi fondasi manajemen kelas yang berorientasi pada pembelajaran bermakna dan berkelanjutan.
Peran Istri Nelayan Mandar Dalam Rangka Meningkatkan Pendapatan Keluarga (studi kasus istri nelayan mandar di Desa Pambusuang Kecamataan Balanipa Kabupaten Polewali Mandar) Andy Saputra; Sahabuddin Toaha; Abd Azis Ambar
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 9, No 2 (2024): AGROVITAL VOLUME 9, NOMOR 2, NOVEMBER 2024
Publisher : LPPM Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v9i2.5763

Abstract

Salah satu budaya yang sangat kental pada komunitas nelayan mandar adalah konsep sibaliparriq. Konsep ini adalah konsep kerja sama didalam sebuah keluarga antara kepala keluarga, istri dan anak. Konsep ini sudah menjadi tradisi di komunitas tersebut dimana istri nelayan mandar tidak hanya dapat melakukan pekerjaan keluarga saja melainkan istri nelayan juga dapat melakukan aktivitas lain dalam hal membantu menambah pendapatan keluarga nelayan mandar. Keterlibatan istri nelayan mandar di Desa Pambusuang ini menjadi bentuk bahwa terdapat peran istri nelayan mandar dalam meningkatkan pendapatan keluarga.  Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan menggambarkan peran domestik dan publik istri nelayan dan diolah dengan menggunakan rumus kontribusi. Jenis keterlibatan istri nelayan yang terdapat di Desa Pambusuang Kecamatan Balanipa dikelompokkan menjadi 2 bagian yaitu : a) keterlibatan disektor domestik antara lain mencuci, memasak, membersihkan rumah, dan mengurus anak, dan b) keterlibatan disektor publik diantaranya menenun, mengolah ikan, membelah ikan, menjual ikan, menjual campuran, menjahit, menjual nasi, menjual gorengan dan menjual kue. Kegiatan menenun adalah yang terbesar ditekuni, tercatat ada 31 responden dengan presentase sebesar 41% dari total responden dalam penelitian ini.     Kontribusi yang dihasilkan oleh istri nelyan dalam meningkatkan pendapatan keluarga sebesar 63,93%. Dengan demikian peran istri dalam kontribusinya terhadap peningkatan pendapatan keluarga nelayan mandar di Desa Pambusuang Kecamatan Balanipa Kabupaten Polewali Mandar dikategorikan baik sekali.Kata Kunci: Peran, Kontribusi, Pendapatan Keluarga
Pengaruh Harga Kakao Terhadap Peningkatan Produktivitas Petani Kakao (Theobroma Cacao L.) Di Desa Bulo Kecamatan Bulo Kabupaten Polewali Mandar Muh. Arman Yamin Pagala; Musmawati Musmawati; Andy Saputra; Abd Wahab Jaharuddin
Jurnal Agroterpadu Vol 5, No 1 (2026): Jurnal Agroterpadu Volume 5, Nomor 1, Maret 2026
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v5i1.6474

Abstract

Abd Wahab Jaharuddin (2021205009). Pengaruh harga kakao terhadap peningkatan produktivitas petani kakao (theobroma cacao l.) di Desa Bulo Kecamatan Bulo Kabupaten Polewali Mandar. Dibawah bimbingan Muh. Arman Yamin Pagala dan Musmawati. Sektor perkebunan merupakan salah satu subsektor andalan yang sangat potensial bagi Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar, khususnya dalam budidaya tanaman kakao. Kakao menjadi komoditas unggulan yang paling diminati oleh masyarakat setempat karena memiliki nilai jual yang relatif tinggi dan mudah dibudidayakan dalam waktu yang relatif singkat. Provinsi Sulawesi Barat selain dikenal sebagai daerah penghasil tanaman pangan, juga menjadi wilayah penghasil komoditas perkebunan. Oleh karena itu, petani kakao dituntut untuk mampu mengelola dan menganalisis usahanya dengan baik agar produksi dapat meningkat. Dengan meningkatnya harga kakao, diharapkan para petani juga dapat meningkatkan hasil produksi mereka.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh harga terhadap produktivitas petani kakao di Desa Bulo. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, penyebaran kuesioner, dan dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan aplikasi SPSS. Teknik analisis data meliputi statistik deskriptif terhadap variabel, uji normalitas, analisis regresi linear sederhana, uji t parsial, serta koefisien determinasi.Berdasarkan hasil uji normalitas, diperoleh nilai Monte Carlo Sig. (2-tailed) sebesar 0,200 yang lebih besar dari 0,05, sehingga data dinyatakan berdistribusi normal. Persamaan regresi linear sederhana yang diperoleh adalah Y = 1,117 + 1,115X, yang menunjukkan bahwa setiap kenaikan harga sebesar 1% akan meningkatkan produktivitas sebesar 1,115 satuan. Hasil uji t parsial menunjukkan nilai t hitung sebesar 46,702 dengan nilai signifikansi 0,000 yang lebih kecil dari 0,05, sehingga harga terbukti berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap produktivitas petani kakao di Desa Bulo, Kecamatan Bulo. Sementara itu, hasil uji koefisien determinasi menunjukkan bahwa sebesar 53,4% variasi produktivitas dapat dijelaskan oleh perubahan harga..
Studi Penetapan Harga Jual Komoditi Bawang Merah Di Pasar Tradisional Wonomulyo Muh. Arman Yamin Pagala; St. Hijrah Alfiani; Andy Saputra; Nurmadian Nurmadina
Jurnal Agroterpadu Vol 5, No 1 (2026): Jurnal Agroterpadu Volume 5, Nomor 1, Maret 2026
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v5i1.6347

Abstract

Bawang merah merupakan salah satu komoditi hortikultura bernilai ekonomi tinggi yang banyak dibudidayakan oleh petani di Kabupaten Enrekang dan didistribusikan ke berbagai daerah seperti Kab. Polewali Mandar yang dipasrkan ke Pasar Tradisional Wonomulyo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme penetapan harga jual bawang merah serta faktor-faktor yang memengaruhi harga di Pasar Tradisional Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik purposive sampling, melibatkan 15 pedagang sebagai responden. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pedagang menetapkan harga menggunakan metode Cost Plus Pricing, yaitu dengan menjumlahkan biaya operasional dan margin keuntungan. Rata-rata biaya total sebesar Rp33.433/kg, sedangkan harga jual rata-rata Rp37.266/kg, dengan margin keuntungan Rp3.833/kg atau sekitar 11,47%. Selain perhitungan biaya, harga jual juga dipengaruhi oleh kualitas bawang merah, tingkat permintaan pasar, dan ketersediaan pasokan dari daerah produsen.                                                               Keywords : Penetapan Harga, Bawang Merah, Pasar Tradisional, Cost Plus Pricing, Fluktuasi Harga