Aditiya Andira Adit Andira
Ilmu komunikasi fisip uin raden fatah palembang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI KOMUNIKASI INTERPERSONAL KETUA ADAT DALAM MELESTARIKAN TRADISI LISAN PISAAN (Studi Pada Kelurahan Paku Sengkunyit Oku Timur) Aditiya Andira Adit Andira; Reza Aprianti M.A; Putri Citra Hati
Jurnal Prodi Ilmu Komunikasi Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Studi Ilmu Komunikasi Januari 2023
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi interpesonal dan hambatan-hambatan ketua adat dalam melestarikan tradisi lisan. Dengan metodelogi penelitian jenis penelitian field research dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi langsung, wawancara kepada beberapa anggota lembaga adat, dokumentasi dan analisis data. Penelitian ini menggunakan teori strategi komunikasi interpersonal menurut Effendy. Hasil penelitian ini yaitu strategi komunikasi interpesonal strategi komunikasi interpersonal ketua adat di keluarahan paku sengkunyit berdasarkan pada teori Effendy, yaitu adanya keterbukaan anatara ketua adat dan masyarakat setempat, adanya empati saling memahami antara ketua adat, masyarakat dan pesan yang disampaikan adanya perilaku suportif (Suportiveness) dengan adanya komunikasi tersebut dapat terlihat adanya bentuk saling mendukung, adanya perilaku positif (Positiviness) dalam hal ini perasaan positif akan berguna dan bermanfaat sebagai ke efektifan antar komunikasi, dan Kesamaan (Equality) Efek dari pesan yang disampaikan oleh komunikator terjadi dengan komunikan sebagai tujuan komunikasi adalah adanya kesamaan. Faktor penghambat dalam strategi komunikasi interpersonal ketua adat di Kelurahan Paku Sengkunyit, yaitu gangguan semantik, berupa tradisi lisan yang disampaikan tentu tidak semua pendengar paham akan maknanya, kepentingan yang berkaitan kebudayaan maka ia akan mencari hal terkait kebudayaan daerah, komunikator mengabaikan komunikasi yang tidak sesuai dengan motifnya karena komunikator lebih fokus pada motivasinya, dan perasangka salah satu rintangan dan juga halangan terbesar dalam aktivitas suatu komunikasi.