Fedrianus Korintius Lektawan
Stikas Santo Yohanes SaLib

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perjumpaan Dengan Allah: Iman, Harapan, dan Kasih Menurut Santo Yohanes Dari Salib Alnija, Marianus Dinata; Lektawan, Fedrianus Korintius
Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH) Vol 6 No 1 (2024): JIREH: Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili dan Kejuruan (STTIK) Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37364/jireh.v6i1.180

Abstract

This research investigates the perspective of Saint John of the Cross regarding encounters with God through the lenses of Faith, Hope, and Love, as elucidated in the renowned work titled "The Impact Of God" authored by Iaian Matthew. The purpose of this study is to examine the influence of these encounters on an individual's spiritual existence. The research employed methodologies such as literature review and textual analysis. The findings of this investigation reveal that faith, hope, and love serve as pivotal avenues for encountering God. Through enriching the spiritual experiences of individuals and guiding them towards a deeper comprehension of the divine, these encounters engender substantial transformation. According to Saint John of the Cross, faithfulness in faith, unwavering hope, and profound love are indispensable prerequisites for attaining an intimate encounter with God. This article underscores the significance of encountering Allah in these three dimensions and highlights its profound impact on an individual's life. Consequently, a profound understanding of encountering God through Faith, Hope, and Love can serve as a wellspring of inspiration for individuals seeking to nurture their spiritual journey.
A Peran Mistagogi dalam Spiritualitas Santo Yohanes dari Salib Lektawan, Fedrianus Korintius; Dinata Alnija, Marianus
Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik 
Publisher : STIKAS Santo Yohanes Salib Kalimantan Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58919/juftek.v7i1.58

Abstract

Semua orang yang dibaptis dipangil untuk menjadi kudus. Panggilan kepada kekudusan dilihat sebagai sebuah “exodus” dari dari sendiri. “Exodus” dalam arti bahwa seseorang harus dapat meninggalkan segala meuju segala, kata St Yohanes dari Salib. Pertanyaannya, bagaimana supaya seseorang bisa “exodus”? Bagaimana seseorang bisa tahu jalan menunju ke puncak gunung? Menjawab pertanyaan ini, kita berangkat dari ajaran St Yohanes dari Salib tentang pembimbing rohani. Dalam perjalanan menunju kekudusan diperlukan kehadiran seorang pembimbing rohani. Pembimbing rohani, hadir sebagai pemandu menuju ke puncak gunung. Puncak dari perjalanan jiwa adalah persatuan dengan Allah.
EUTANASIA - BUNUH DIRI YANG DIBANTU YANG DITOLAK GEREJA KATOLIK: MASALAH HATI DAN SANTO YOHANES SALIB Irwan; Marianus Dinata Alnija; Agustinus Bayu Suseno; Fedrianus Korintius Lektawan; Fransiskus Heryman Surya Gadur
Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik
Publisher : STIKAS Santo Yohanes Salib Kalimantan Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58919/juftek.v6i2.59

Abstract

Eutanasia dan bunuh diri yang dibantu adalah salah satu topik tentang akhir hidup manusia yang banyak diperdebatkan dalam bidang medis, moral, agama, hukum, politik, ilmu sosial di dunia internasional. Gereja Katolik dengan tegas menolak kedua jalan yang keliru ini. Salah satu pertanyaan yang dapat diajukan ialah: apa yang mendorong mereka menempuh jalan ini? Salah seorang yang memberikan argumen ialah Susan Windley-Daoust. Ia meyakini bahwa bunuh diri yang dibantu dan eutanasia adalah realitas yang harus disikapi melalui hati manusia. Masalahnya terletak pada hati manusia. Tentu banyak jalan untuk mengolah hati manusia. Dalam artikel ini, diyakini bahwa hati manusia dapat dikuatkan melalui bimbingan Santo Yohanes dari Salib, guru hidup rohani. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah studi pustaka.