Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH WAKTU PENYIMPANAN TERHADAP KADAR KLOROFIL DAN KAROTENOID BROKOLI (Brassica oleracea L. var. italica Plenck) DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-Vis Eni Kartika Sari; Mega Karina Putri
JURNAL FARMASI DAN KESEHATAN INDONESIA Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Farmasi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Universitas Kristen Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61179/jfki.v3i1.422

Abstract

Brokoli pada umumnya dikenal sangat kaya dengan kandungan metabolit sekunder, seperti alkaloid, flavonoid, tanin, mineral, serat pangan, betakaroten, dan klorofil. Betakaroten dan klorofil yang terkandung dalam brokoli sangat penting bagi manusia karena memiliki kemampuan sebagai antioksidan dan antimutagenik. Sedangkan karotenoid dikenal sebagai prekursor vitamin A (beta karoten) yang dikembangkan sebagai efek protektif melawan sel kanker, penyakit jantung, mengurangi penyakit mata, antioksidan, dan regulator dalam sistem imun tubuh. Oleh karena pentingnya mengetahui kadar klorofil dan karotenoid dalam brokoli sebagai referensi nilai gizi maka dilakukan penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh waktu penyimpanan terhadap kadar klorofi dan karotenoid. Tahapan dalam penelitian ini meliputi preparasi sampel, kemudian variasi penyimpanan 48 jam, 72 jam, 96 jam dan 120 jam, dilanjutkan analisis sampel dengan metode spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 663; 645; 480 nm. Hasil penelitian menunjukkan lama waktu penyimpanan dapat mempengaruhi kadar klorofil dan karotenoid pada brokoli. Kadar klorofil dan karotenoid tertinggi pada waktu penyimpanan selama 72 jam yaitu sebesar 6.106 mg/L untuk klorofil dan waktu penyimpanan 96 jam 444.72 mg/L untuk karotenoid. Namun dengan bertambahnya waktu penyimpanan menurunkan kadar klorofil dan karotenoid. Kata kunci : pengaruh waktu penyimpanan, klorofil, karotenoid.
PERAN COMPANY MANAGEMENT DALAM DAYA SAING PETERNAK SAPI PERAH DI KAPANEWON CANGKRINGAN, KABUPATEN SLEMAN Sulasmi Sulasmi; Eni Kartika sari
Pangripta Sembada : Jurnal Perencanaan Pembangunan Vol 2 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Sleman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64174/jps.v2i1.37

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran company management dalam meningkatkan daya saing peternak sapi perah di Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman. Peternak sapi perah di daerah ini menghadapi berbagai tantangan seperti terbatasnya akses pasar, rendahnya harga jual susu, minimnya adopsi teknologi, dan lemahnya posisi tawar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan focus group discussion (FGD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi company management yang efektif mampu meningkatkan daya saing peternak melalui empat aspek utama: penguatan kelembagaan koperasi susu, pengembangan kapasitas SDM peternak, aplikasi teknologi tepat guna, dan pengembangan rantai nilai produk susu. Intervensi manajemen pada aspek-aspek tersebut terbukti memberikan dampak positif terhadap peningkatan produktivitas, efisiensi biaya produksi, dan nilai tambah produk. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya pendampingan berkelanjutan dan penguatan kemitraan multi-stakeholder untuk mendukung keberlanjutan usaha peternakan sapi perah di Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman.