Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Implementasi Dimensi Profil Pelajar Pancasila dalam Kegiatan Pramuka pada Kurikulum Merdeka Kusman Rukmana; Siti Wahyuni; Viena Aunilah Carl Vinson; Virda Adinda Larasati
Pandega: Jurnal Kajian Pendidikan dan Kepramukaan Vol 1, No 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pandega.v1i2.53598

Abstract

Artikel ini membahas terkait dengan implementasi dimensi Profil Pelajar Pancasila dalam kegiatan kepramukaan pada Kurikulum Merdeka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan penerapan dimensi Profil Pelajar Pancasila dalam kegiatan kepramukaan golongan siaga pada Kurikulum Merdeka. Metode penelitian deskriptif kualitatif  yang bertujuan untuk mendeskripsikan fokus penelitian yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian. Penelitian kualitatif berguna dalam meneliti  suatu objek yang alamiah, suatu kondisi, suatu sistem pemikiran, ataupun suatu kelas peristiwa pada masa sekarang dengan tujuan untuk membuat deskripsi, gambaran yang sistematis. Hasil dari penelitian ini adalah kegiatan pramuka pada kurikulum merdeka dirancang agar dapat menerapkan dimensi Profil Pelajar Pancasila yang dibuat berdasarkan syarat kecakapan umum (SKU) dari tiap golongan Pramuka. Integrasi Pramuka dalam Kurikulum Merdeka dapat membantu peserta didik mengembangkan karakter, kepemimpinan, keterampilan, dan nilai-nilai positif yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan mereka. Sehingga dengan menerapkan nilai dari dimensi Profil Pelajar Pancasila dalan kegiatan pramuka dapat memberikan identitas peserta didik yang matang dan merepresentasikan nilai nasionalisme, kemanusiaan, dan kecintaan terhadap tanah air.  
Pelatihan Pembuatan Aplikasi Sahih Sebagai Media Pembelajaran Aplikasi Android Berbasis SAC Bagi Guru-Guru PAI SD Ani Nur Aeni; Dadan Djuanda; Kusman Rukmana; Marwan Maulana; Kamal Aramdan Akbar; Achmad Nurul Hafidz; Muhammad Dzikri Ajri Al-Faridzi
Prosiding Seminar Nasional Kusuma Vol 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional Kusuma
Publisher : LPPM UWKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Guru PAI SD harus mampu membuat media pembelajaran inovatif sebagai sebuah kebutuhan untuk mengajar di era digital ini, salah satunya adalah membuat media pembelajaran berupa aplikasi android. Tujuan: Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pembuatan aplikasi SAHIH sebagai media pembelajaran aplikasi android berbasis Smart Apps Creator (SAC) kepada guru-guru PAI SD. Metode: Bentuk kegiatan dilaksanakan secara luring pada tanggal 3 Agustus 2024 melalui pelatihan selama 10 JP kepada 44 guru PAI SD di wilayah Sumedang. Lokasi kegiatan bertempat di SDN Cilengkrang Kec. Sumedang Utara. Hasil: Melalui Pelatihan ini diperoleh hasil: 1) peserta dapat menginput desain aplikasi SAHIH ke dalam SAC, 2) peserta dapat menginstall aplikasi SAHIH pada smartphone masing-masing. 3) peserta dapat mengakses dan mengoperasikan aplikasi SAHIH pada smartphone masing-masing. Simpulan: Berdasarkan hasil pelatihan tersebut dapat disimpulkan bahwa aplikasi SAC mudah untuk digunakan dan dioperasikan sebagai rujukan untuk pembuatan media pembelajaran aplikasi andorid, untuk itu disarankan kepada para guru untuk dapat memanfaatkan aplikasi SAC sebagai sarana untuk berinovasi di dalam pembelajaran dengan membuat media pembelajaran yang inovatif.
I IMPLEMENTASI PROFIL PELAJAR PANCASILA DIMENSI GOTONG ROYONG DI KELAS IV PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DI SEKOLAH DASAR Delia Disa Fadilla; Kusman Rukmana; J Julia
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i03.7761

Abstract

Kemajuan teknologi memberikan pengaruh signifikan terhadap perilaku sosial siswa jenjang sekolah dasar, termasuk melemahnya nilai gotong royong. Profil Pelajar Pancasila hadir sebagai strategi untuk memperkuat mutu pendidikan karakter sesuai nilai-nilai Pancasila, dengan salah satu dimensi utamanya yaitu gotong royong, yang dapat diwujudkan melalui kegiatan pembelajaran intrakurikuler, salah satunya melalui mata pelajaran Pendidikan Pancasila sebagai sarana formal penanaman nilai-nilai tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi dimensi gotong royong Profil Pelajar Pancasila dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila di kelas IV SD Negeri Malongpong II serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Partisipan terdiri dari guru dan siswa kelas IV. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai gotong royong dilakukan melalui kegiatan kerja kelompok. Faktor pendukung meliputi peran aktif guru, pemahaman siswa terhadap nilai gotong royong, partisipasi siswa yang disertai motivasi yang kuat dan suasana belajar yang mendukung. Hambatan mencakup keterbatasan pemahaman sebagian siswa yang menyebabkan rendahnya partisipasi serta adanya distraksi.
Integrating Augmented Reality with the RADEC Model to Enhance Elementary Students' Problem-Solving Skills on Climate Change Topics Yulianti Agustin; Atep Sujana; Kusman Rukmana
International Journal of Educational Qualitative Quantitative Research Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Qualitative and Quantitative Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58418/ijeqqr.v5i1.197

Abstract

While the RADEC (Read, Answer, Discuss, Explain, and Create) model effectively structures active learning, its application to abstract environmental phenomena often faces cognitive visualization barriers at the elementary level. This study addresses this gap by pioneering the integration of Augmented Reality (AR) within the RADEC framework, shifting from traditional text-based prompts to immersive 3D ecological simulations. The study aims to investigate the impact of this integrated approach on the problem-solving skills of fourth-grade students regarding climate change topics. Utilizing a quasi-experimental non-equivalent control group design, the research involved 62 students divided into an experimental group (n=30, using AR-assisted RADEC) and a control group (n=32, using conventional methods). Data were collected via observation sheets and validated problem-solving essay tests, and analyzed using paired and independent sample t-tests alongside N-gain scores. The independent sample t-test revealed no statistically significant difference in final posttest scores between the two groups (p = 0.124). Crucially, however, the N-gain analysis demonstrated that the AR-assisted RADEC model achieved a substantially higher and moderately effective improvement rate (58.5%) compared to the conventional method (41.0%), which was less effective. Qualitative observations confirmed that the AR integration successfully lowered cognitive barriers and fostered collaboration during the discussion and explanation phases. This integration contributes a novel, technology-enhanced pedagogical framework that bridges the gap between structured instructional models and abstract science concepts, offering a superior acceleration pathway for fostering elementary students' environmental problem-solving capacities.
Education Revolution via Immersive Media: Leveraging Cultural AR Maps to Enhance Elementary Students’ Cultural Literacy Neng Wulan; J. Julia; Kusman Rukmana
International Journal of Educational Qualitative Quantitative Research Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Qualitative and Quantitative Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58418/ijeqqr.v5i1.202

Abstract

In the era of educational revolution, shifting from passive teaching to technology-driven interactive learning is crucial for cultivating cultural literacy in elementary education. This study evaluates the effectiveness of the Cultural AR Map, an innovative immersive media tool, in enhancing fourth-grade students' cultural literacy regarding socio-cultural diversity. Employing a quantitative quasi-experimental design with a nonequivalent control group, the investigation involved 60 students divided equally into experimental and control classes (n=30 each). Data gathered via standardized pretests and posttests were rigorously analyzed using Wilcoxon Signed-Rank and Mann-Whitney U tests alongside Normalized Gain (N-Gain) analysis. The results demonstrated a profound learning transformation in the experimental group, with mean literacy scores surging from 53.87 to 92.67, yielding a high N-Gain of 0.84 with an 83.62% effectiveness rating. Nonparametric analysis confirmed highly significant within-group improvements (Wilcoxon, p=0.000) and a statistically superior post-intervention performance in the AR-assisted class compared to the conventional PowerPoint-based class (Mann-Whitney, p=0.020). This study concludes that integrating immersive AR media revolutionizes cultural education by successfully translating abstract regional heritage into concrete, interactive, and explorable digital learning experiences. Practically, this research contributes a scalable technological framework for cross-disciplinary pedagogy, offering a robust model for interactive, culture-based digital curricula globally.
Efektivitas Aplikasi JEKNISIA Berdiferensiasi untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa pada Mata Pelajaran IPAS Kelas IV Sekolah Dasar Mutiara Chantikania; Enjang Yusup Ali; Kusman Rukmana
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 10, No. 1 (Januari 2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v10i1.5816

Abstract

Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran di tingkat pendidikan dasar menjadi kebutuhan yang semakin penting dalam menjawab tantangan abad ke-21. Pembelajaran yang adaptif, kontekstual, dan sesuai dengan perkembangan zaman menuntut adanya inovasi dalam metode penyampaian materi. Namun demikian, keterbatasan penguasaan teknologi oleh sebagian guru serta keberagaman karakteristik belajar peserta didik menjadi hambatan utama dalam penerapan teknologi secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas aplikasi JEKNISIA, sebuah media pembelajaran digital berbasis pembelajaran berdiferensiasi, dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi Jenis Kebutuhan Manusia pada mata pelajaran IPAS kelas IV Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimen tipe non-equivalent control group design. Subjek penelitian terdiri atas dua kelompok siswa dari sekolah yang berbeda, masing-masing sebanyak 30 peserta didik. Instrumen penelitian meliputi tes awal (pretest), tes akhir (posttest), angket respons siswa, serta lembar validasi media oleh ahli. Analisis data dilakukan menggunakan bantuan perangkat lunak SPSS versi 26, mencakup uji normalitas, uji homogenitas, uji-t (independent sample t-test), dan perhitungan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata N-Gain kelas eksperimen mencapai 63,82% dengan kategori “cukup efektif”, secara signifikan lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang hanya mencapai 12,99% (kategori “tidak efektif”). Uji-t menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05), yang menandakan adanya perbedaan hasil belajar yang sangat signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol. Selain itu, hasil angket menunjukkan bahwa respon siswa terhadap penggunaan aplikasi JEKNISIA berada pada kategori “sangat layak” dengan skor rata-rata 92,35%. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi JEKNISIA tidak hanya efektif dalam meningkatkan pemahaman konseptual siswa, tetapi juga mampu mengakomodasi keberagaman gaya belajar dalam pembelajaran terdiferensiasi. Oleh karena itu, aplikasi ini dapat menjadi alternatif solusi inovatif dalam implementasi pembelajaran berbasis teknologi di tingkat sekolah dasar.
PERSEPSI GENERASI MUDA TERHADAP LITERASI KEWARGAAN, NILAI KEMANUSIAAN DAN GLOBAL CITIZENSHIP EDUCATION DI ERA DIGITAL Kusman Rukmana; Alifa Zahra; Naila Nursifa Rohmah; Indah Zahrotunnisa
Civic Society Research and Education: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 7 No 1 (2026): CIVIC SOCIETY RESEARCH and EDUCATION: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganega
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57094/jpkn.v7i1.4535

Abstract

The rapid development of the digital era requires young people to possess strong civic literacy, humanitarian values, and Global Citizenship Education (GCED) awareness to participate responsibly in society. This study aims to describe young people's perceptions of civic literacy, humanitarian values, and GCED in the digital era. This research employed a descriptive quantitative approach with 46 respondents aged 17–27 years selected through purposive sampling. The instrument used was a closed-ended Likert-scale questionnaire distributed online. Data were collected through an online survey and analyzed using descriptive quantitative analysis. Data validity was ensured through item consistency and researcher reflexivity. The results show that young people generally have positive perceptions of civic literacy, humanitarian values, and GCED; however, a gap remains between awareness and actual participation. This study recommends strengthening digital-based civic education and increasing young people's active social participation.
PENGEMBANGAN APLIKASI MOSAIK BANGSA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI KEBERAGAMAN SUKU BANGSA KELAS IV Siti Nur Hayati Meidi; Kusman Rukmana; Sidqia Nurfadilah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.12295

Abstract

This research is motivated by the low learning outcomes of students on the subject of ethnic diversity and the less than optimal use of technology-based learning media in PPKn learning in elementary schools. This study aims to develop an Android-based MOSAIK BANGSA application and determine the feasibility and effectiveness of its use in improving the learning outcomes of fourth-grade students. The research method used is Research and Development (R&D) with the ADDIE development model which includes the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The subjects of this study were 28 fourth-grade students of SDN Citimun 1. The instruments used included validation sheets from material experts and media experts, learning outcome tests in the form of pretests and posttests, student response questionnaires, and student activity observation sheets. The results showed that the MOSAIK BANGSA application was declared very feasible to use with a percentage of validation from material experts of 87.5%. The results of the application implementation showed an increase in student learning outcomes, namely the average pretest score of 52.00 increased to 80.33 in the posttest with an N-gain value of 0.6013 which is included in the moderate category. Furthermore, student response to the application's use reached 90.6%, and student activity during learning reached 92.5%, categorized as very good. Based on these results, it can be concluded that the MOSAIK BANGSA application is effective as an interactive and innovative learning medium to improve student learning outcomes in the subject of ethnic diversity in grade IV elementary schools.
Internalisasi Nilai Pancasila Melalui Pembelajaran Kontekstual: Pengalaman Guru dan Siswa Kelas IV Muhammad Ilham Fauzan; Nurdinah Hanifah; Kusman Rukmana
Jurnal Kiprah Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Kiprah Pendidikan | July 2026 (in press)
Publisher : Program Studi Pendididikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/kpd.v5i3.p299-311

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengalaman guru dan siswa kelas IV dalam proses internalisasi nilai-nilai Pancasila melalui pembelajaran kontekstual pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Narrative Inquiry. Partisipan penelitian terdiri atas satu guru kelas IV dan empat siswa kelas IV yang dipilih secara purposive berdasarkan keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran. Data dikumpulkan melalui wawancara naratif mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui penyusunan field texts, rekonstruksi pengalaman menjadi research texts, serta interpretasi narasi berdasarkan dimensi temporality, sociality, dan place. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memaknai pembelajaran kontekstual sebagai ruang untuk mengaitkan materi Pendidikan Pancasila dengan pengalaman nyata peserta didik, sedangkan siswa memaknai nilai-nilai Pancasila melalui pengalaman bekerja sama, musyawarah, saling membantu, dan refleksi terhadap aktivitas sehari-hari. Narasi partisipan juga memperlihatkan adanya perubahan cara mereka memahami Pendidikan Pancasila, dari sekadar materi pembelajaran menjadi pedoman dalam berinteraksi di lingkungan sekolah. Temuan penelitian memberikan pemahaman mengenai proses internalisasi nilai-nilai Pancasila yang berkembang melalui pengalaman belajar, refleksi, dan interaksi sosial dalam konteks pembelajaran kontekstual di sekolah dasar.
Analisis Pengaruh Penggunaan Smartphone Terhadap Pola Interaksi Sosial dan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar Amalia Lestari; Diah Gusrayani; Kusman Rukmana
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i3.5176

Abstract

Perkembangan teknologi digital, khususnya penggunaan smartphone, telah menjadi bagian integral dalam kehidupan siswa sekolah dasar dan berpotensi memengaruhi aspek sosial serta akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan smartphone terhadap interaksi sosial dan motivasi belajar siswa kelas V sekolah dasar, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain embedded. Data dikumpulkan melalui angket, observasi, dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier serta analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat penggunaan smartphone berada pada kategori sedang (74,0%) dan memiliki pengaruh negatif serta signifikan terhadap interaksi sosial (r=0,361; p=0,010) dan motivasi belajar (r=0,338; p=0,016). Secara simultan, penggunaan smartphone juga berpengaruh signifikan terhadap kedua variabel dengan kontribusi sebesar 13,0% terhadap interaksi sosial dan 11,4% terhadap motivasi belajar. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan intensitas penggunaan smartphone cenderung diikuti oleh penurunan kualitas interaksi sosial dan motivasi belajar siswa, sehingga diperlukan pengelolaan penggunaan smartphone secara bijak dan terkontrol. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengembangan strategi pemanfaatan smartphone yang lebih edukatif di lingkungan sekolah dasar.