Theodelind Eunike Pramesti Dawa Putri
IKIP PGRI Pontianak

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kesalahan EJaan pada Surat Dinas SMP Katolik Kuala Dua Theodelind Eunike Pramesti Dawa Putri; Saptiana Sulastri
Ta'ehao: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2 No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Universitas Nias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56207/taehao.v3i2.166

Abstract

Penelitian dilakukan untuk menganalisis kesalahan ejaan yang terdapat dalam surat dinas (surat masuk dan surat keluar) SMP Katolik Kuala Dua. Selain itu, penelitian ini diharapkan mampu membantu mengatasi kekeliruan dan kesalahan ejaan yang terdapat dalam surat dinas SMP Katolik Kuala Dua. Objek penelitian berupa surat keluar dan surat masuk SMP Katolik Kuala Dua  dari bulan Agustus 2022 hingga April 2023. Metode penelitian adalah deskriptif kualitatif. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan simpulan. Sumber data dalam penelitian ini berupa dokumentasi resmi. Penyajian data penelitian ini menggunakan uraian deskriptif dengan fokus utama adalah mendeskripsikan kesalahan ejaan yang terdapat dalam surat yang dianalisis. Dari hasil analisis ditemukan kesalahaan ejaan berupa lima kesalahaan penggunaan huruf kapital, dua kesalahan penggunaan huruf tebal, tiga kesalahaan penggunaan kata baku, empat kesalahan penggunaan tanda baca yang terdapat dalam surat masuk dan surat keluar dan tiga kesalahan penggunaan diksi yang terdapat dalam surat keluar maupun surat masuk, serta ditemukan pula kesalahan error pada data 6,7,9, 10 dan kesalahan mistake pada data 1,2,3 dan 4.  Kata kunci: Kesalahan Ejaan, Surat Dinas, Surat masuk dan Surat Keluar.
ANALISIS IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BERBASIS DEEP LEARNING DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Theodelind Eunike Pramesti Dawa Putri
Ta'ehao: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Universitas Nias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56207/to.v4i2.911

Abstract

Tantangan implementasi Kurikulum Merdeka saat ini terletak pada kesiapan perangkat instruksional guru dalam menyajikan pembelajaran bermakna untuk mengantisipasi fenomena belajar permukaan (surface learning). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan, pelaksanaan, dan sistem penilaian pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis deep learning pada materi teks iklan, slogan, dan poster di Sekolah Menengah Pertama. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini melibatkan satu orang guru mata pelajaran Bahasa Indonesia dan seluruh peserta didik kelas VIII SMP Katolik Kuala Dua yang berjumlah satu kelas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi kelas non-partisipan selama dua hari pertemuan, wawancara mendalam bersama guru, dan studi dokumentasi Modul Ajar. Seluruh data lapangan dianalisis secara interaktif menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) perencanaan pembelajaran telah terstruktur mencakup empat Tujuan Pembelajaran berorientasi Higher Order Thinking Skills (HOTS) melalui pemetaan tiga rumpun gaya belajar siswa; (2) pelaksanaan kelas diimplementasikan secara dinamis menggunakan model Project-Based Learning (PjBL) yang berpusat pada siswa, didukung fleksibilitas alokasi waktu oleh guru; dan (3) sistem penilaian mencakup tiga fase evaluasi komprehensif, yaitu asesmen diagnostik awal, formatif berupa rubrik observasi sikap, serta sumatif menggunakan instrumen penilaian keterampilan produk dengan akumulasi skor maksimal 100. Dengan demikian, perpaduan Kurikulum Merdeka dan pendekatan deep learning di SMP Katolik Kuala Dua telah berjalan secara berkesinambungan dan adaptif dalam mewujudkan pembelajaran yang relevan.
DWIBAHASA DALAM TUTURAN SEHARI-HARI BAHASA DAYAK KANAYATN DIALEK AHE (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK) Theodelind Eunike Pramesti Dawa Putri
Jurnal PENEROKA Vol. 4 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/peneroka.v4i1.2739

Abstract

This analysis aims to increase information regarding bilingual development in the Dayak Ahe language. The main topic of discussion in this research is the use of bilingualism, namely Dayak Ahe language and Indonesian among the Dayak Kanayatn tribe community in Anjongan District. carried out by people in everyday conversations. Qualitative descriptive research method with data collection techniques carried out using recording and note-taking techniques. The data analysis technique uses three stages, namely transcripts of recordings, language identification, and data conclusions. The data source in this research is the Dayak Kanayatn tribe community and the object is everyday speech. The research results found ten different speech contexts using bilingualism. Participants in bilingual speech include the family and micro-community spheres. All speech situations in conversation are informal. The use of bilingualism in society in everyday conversations follows the pattern of interlocutors, if the interlocutor uses Indonesian first, they will be responded to in Indonesian, and vice versa, if the interlocutor uses Dayak Ahe language, they will be responded to using Dayak Ahe language. The emergence of the use of bilingualism among the Dayak Kanayatn ethnic community occurs as a result of social contact so that the use of bilingualism makes it easier for each conversation to be understood by the speaker and the interlocutor.