Yakobus Lau De Yung Sinaga
Bhakti Kencana University

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pola Makan Setelah Diagnosis Kanker Payudara (Sebuah Study Deskriptif pada Pasien Kanker Payudara) Stevani Basry; Yakobus Lau De Yung Sinaga
Jurnal Kesehatan Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan & Teknologi Kesehatan
Publisher : LPPM Akper Kebonjati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4143/jki.v1i1.15

Abstract

Kanker payudara merupakan tumor ganas yang paling sering didiagnosis pada wanita di dunia, khususnya di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif eksploratif yang bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman pasien kanker payudara terkait pola makan dan pola makan mereka setelah didiagnosis kanker payudara. Sebanyak 15 partisipan dalam penelitian ini dipilih dengan menggunakan selected sampling. Data penelitian dikumpulkan dari bulan Desember 2022 hingga Januari 2023. Penelitian ini menggunakan analisis data semi-terstruktur dari Braun dan Clarke. Untuk memastikan ketelitian dan kepercayaan dari penelitian ini, standar yang digunakan oleh Korstjens dan Moser diterapkan. Ada tiga tema yang ditemukan dalam penelitian ini: (1) "Vegetarian adalah pilihan pola makan utama" (2) "Keinginan untuk menjadi lebih baik adalah alasan perubahan pola makan", (3) "Doa dapat meningkatkan rasa optimisme dalam hidup." Kesimpulannya, penelitian ini menentukan bahwa sebagian besar partisipan merasa bahwa pola makan vegetarian dapat menjamin kesehatan yang lebih baik dan telah mengurangi makanan hewani, serta meningkatkan asupan makanan nabati, terutama buah-buahan dan sayuran. Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mempelajari lebih lanjut dampak diet vegetarian pada pasien kanker payudara.
“Dismenore Bukan Hambatan” Aksi Inovasi Edukasi Kesehatan Reproduksi Untuk Mengurangi Nyeri Dismenorea Pada Remaja Putri Linda Rofiasari; Yakobus Lau De Yung Sinaga; Intan Yusita; Cici Valiani; Diah Adni Fauziah; Suherdin Suherdin
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/qssk4972

Abstract

Dismenore merupakan gangguan ginekologis yang paling sering dialami remaja putri dengan prevalensi mencapai 64,25% di Indonesia yang berdampak signifikan terhadap produktivitas akademik, menyebabkan absensi sekolah dan penurunan konsentrasi belajar, namun tingkat pengetahuan remaja tentang penanganan dismenore masih rendah dengan 8 dari 10 remaja putri tidak mengetahui cara penanganan yang tepat. Program "Dismenore bukan Hambatan" bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja putri dalam memahami serta melakukan upaya pengurangan nyeri dismenore secara mandiri, aman, dan efektif. Kegiatan dilaksanakan di SMA Mekar Arum dengan 42 peserta melalui tiga tahapan: (1) pre-test, pemaparan materi oleh pakar, dan pembentukan grup konseling; (2) demonstrasi praktik penanganan non-farmakologis termasuk pembuatan minuman JESOMA, kompres hangat, massage, dan pemeriksaan hemoglobin; (3) layanan konseling berkelanjutan dan post-test dengan analisis data menggunakan Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan skor pengetahuan dari pretest (Mean=17,24; SD=1,61) ke posttest (Mean=18,14; SD=1,76) dengan Z=-3,07, p=0,002, dan effect size r=0,47 (kategori medium). Program edukasi kesehatan reproduksi dengan pendekatan terstruktur, demonstrasi praktik, dan konseling berkelanjutan terbukti efektif meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang dismenore dan penanganannya, sehingga memberdayakan mereka untuk mengelola dismenore secara mandiri dan tidak menjadikannya hambatan dalam aktivitas akademik.