Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Literasi Kepatuhan 5.0 Mengoptimalkan Notifikasi Dan Edukasi Mandiri Pada Dashboard Coretax Bagi Pelaku Usaha UKM Tangan Terampil Kota Semarang Citra Andriani Kusumawati; Asih Niati; Tri Rinawati; Naini Rizka Amalia
WASANA NYATA Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v10i1.2197

Abstract

Transformasi digital administrasi perpajakan melalui implementasi Coretax oleh Direktorat Jenderal Pajak bertujuan meningkatkan kualitas layanan dan kepatuhan wajib pajak. Namun, masih terdapat pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang belum memanfaatkan fitur-fitur Coretax secara optimal karena rendahnya literasi digital perpajakan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh optimalisasi notifikasi dan edukasi mandiri pada dashboard Coretax terhadap peningkatan literasi kepatuhan pajak pelaku UKM Terampil di Kota Semarang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap pelaku UKM yang telah memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan menggunakan Coretax. Data dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk menguji hubungan antara optimalisasi notifikasi, edukasi mandiri, literasi kepatuhan, dan kepatuhan formal wajib pajak. Hasil penelitian diharapkan menunjukkan bahwa pemanfaatan notifikasi digital dan fitur edukasi mandiri pada dashboard Coretax berpengaruh positif terhadap peningkatan literasi perpajakan serta kepatuhan formal pelaku UKM. Temuan penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi bagi Direktorat Jenderal Pajak dalam mengembangkan layanan edukasi digital yang lebih adaptif, mudah diakses, dan sesuai dengan kebutuhan wajib pajak, sehingga mampu mendukung peningkatan kepatuhan pajak secara berkelanjutan.
Literasi Kepatuhan 5.0 Mengoptimalkan Notifikasi Dan Edukasi Mandiri Pada Dashboard Coretax Bagi Pelaku Usaha UKM Tangan Terampil Kota Semarang Citra Andriani Kusumawati; Asih Niati; Tri Rinawati; Naini Rizka Amalia
WASANA NYATA Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v10i1.2197

Abstract

Transformasi digital administrasi perpajakan melalui implementasi Coretax oleh Direktorat Jenderal Pajak bertujuan meningkatkan kualitas layanan dan kepatuhan wajib pajak. Namun, masih terdapat pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang belum memanfaatkan fitur-fitur Coretax secara optimal karena rendahnya literasi digital perpajakan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh optimalisasi notifikasi dan edukasi mandiri pada dashboard Coretax terhadap peningkatan literasi kepatuhan pajak pelaku UKM Terampil di Kota Semarang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap pelaku UKM yang telah memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan menggunakan Coretax. Data dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk menguji hubungan antara optimalisasi notifikasi, edukasi mandiri, literasi kepatuhan, dan kepatuhan formal wajib pajak. Hasil penelitian diharapkan menunjukkan bahwa pemanfaatan notifikasi digital dan fitur edukasi mandiri pada dashboard Coretax berpengaruh positif terhadap peningkatan literasi perpajakan serta kepatuhan formal pelaku UKM. Temuan penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi bagi Direktorat Jenderal Pajak dalam mengembangkan layanan edukasi digital yang lebih adaptif, mudah diakses, dan sesuai dengan kebutuhan wajib pajak, sehingga mampu mendukung peningkatan kepatuhan pajak secara berkelanjutan.
Pemberdayaan Kelompok Usaha Pembatik Difabel Melalui Capacity Building Berbasis Ecopreneurship di Kabupaten Blora Citra Andriani Kusumawati; Kesi Widjajanti; Eviatiwi Kusumaningtyas Sugiyanto
Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan Kelompok Pembatik Difabel Blora Mustika (DBM) melalui capacity building berbasis ecopreneurship guna meningkatkan kemandirian usaha batik ramah lingkungan. Permasalahan utama mitra mencakup keterbatasan keterampilan produksi, minimnya inovasi desain, dan rendahnya akses pemasaran digital. Metode pelaksanaan dilakukan melalui beberapa tahapan, meliputi identifikasi kebutuhan mitra, pelatihan membatik ergonomis, workshop inovasi desain dan pewarnaan alami, pelatihan digital marketing dan branding, serta pendampingan pemasaran secara online dan offline. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan teknis, efisiensi waktu produksi, serta inovasi produk berupa motif baru dengan pewarna alami yang lebih ramah lingkungan. Transformasi pemasaran digital melalui pemanfaatan marketplace, media sosial, dan katalog digital berhasil memperluas jangkauan konsumen dan meningkatkan volume penjualan. Indikator capaian yang diperoleh antara lain 80% anggota menguasai teknik membatik ergonomis, produktivitas meningkat hingga 40%, serta penjualan digital naik 40% dibandingkan periode sebelum kegiatan. Temuan ini menegaskan bahwa strategi capacity building berbasis ecopreneurship efektif dalam memperkuat kapasitas individu dan kelembagaan kelompok difabel, sekaligus mendorong terciptanya usaha kreatif yang inklusif, berkelanjutan, dan berwawasan lingkungan.