Triya Yestika Saleha
Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Promosi Kesehatan Tentang Malnutrisi Balita Sebagai Upaya Meningkatkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat di Kabupaten Garut Novi Enis Rosuliana Rosuliana; Triya Yestika Saleha; Yasmin Nur M; Nabila Azarini
SIGDIMAS Vol. 1 No. 01 (2023): Publikasi Kegiatan Pengabdian Masyarakat
Publisher : SIGDIMAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Gizi seimbang merupakan gizi yang sesuai dengan kebutuhan tubuh, diperoleh dari makanan sehari-hari, sehingga tubuh mampu beraktivitas, terhindar dari penyakit, dan sehat. Balita merupakan usia 12-59 bulan yang mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat, terutama pada usia 3 tahun pertama. Apabila nutrisi yang diberikan pada balita kurang atau tidak memenuhi angka kecukupan gizinya, maka beresiko terjadinya masalah gizi, diantaranya kondisi malnutrisi atau gizi buruk. Data malnutrisi balita terbanyak tahun 2021 adalah di Kabupaten Garut, yang disebabkan oleh beberapa faktor berupa pola pengasuhan, pemberian MPASI dan pengetahuan. Hasil pemberian Pendidikan Kesehatan tentang malnutrisi balita menunjukkan terjadi peningkatan rerata skor peserta dalam menjawab kuesioner pengetahuan tentang malnutrisi dari 3,24 menjadi 6,98 setelah diberikan Pendidikan Kesehatan. Perubahan nilai tersebut menunjukkan bahwa terjadi peningkatan skor pengetahuan diatas 100%. Harapannya pemberian Pendidikan Kesehatan terus ditingkatkan dengan menggunakan metode yang lebih meningkatkan pengetahuan serta keterampilan masyarakat tentang malnutrisi balita dalam hal pencegahan dan penanganannya.
Kompetensi Dosen dan Prestasi Akademik di Pendidikan Tinggi Vokasional: Peran Mediasi Motivasi Belajar Mahasiswa Tetet Kartilah; Peni Cahyati; Yanyan Bahtiar; Syaukia Adini; Triya Yestika Saleha; Halida Nurul Fazar
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 8 (2026): Volume 8 Nomor 8 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i8.25635

Abstract

ABSTRACT Vocational education, especially at the Diploma III (DIII) level, has a strategic role in preparing students to enter the workforceby strengthening technical skills and developing professional attitudesrelevant to industry needs. In this context, lecturer competence as afacilitator of the learning process becomes a very important and necessaryelement, students can develop in the learning process and form professionalism.as students. The purpose of this study is to explore the relationship betweenlecturer competence from the student perspective and student motivation at PoltekkesTasikmalaya as a vocational education institution for health workers. This research method is quantitative with adescriptive, correlational, or explanatory (regression) design. Sampling byrandom sampling in each study program, as many as 35 people. The results of the analysis show thatLecturer competence has a very strong relationship with student learning motivation (r = 0.976; p = 0.000) and is proven to be a significant predictorin the regression model (B = 1.087; p = 0.000). The R² value of 0.952 indicatesthat 95.2% of the variation in student learning motivation is influenced bylecturer competence, very strongly.   Keywords: Academic, Lecturer, Student, Vocational Education.  ABSTRAK Pendidikan vokasi, terutama pada jenjang Diploma III (DIII), memiliki peran strategis dalam mempersiapkan mahasiswa memasuki dunia kerja melalui penguatan keterampilan teknis serta pembentukan sikap profesional yang relevan dengan kebutuhan industri. Dalam konteks tersebut, kompetensi dosen sebagai fasilitator proses pembelajaran menjadi elemen yang sangat penting dan dibutuhkan, mahasiswa dapat berkembang dalam proses belajar dan pembentukan profesionalisme menjadi mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi hubungan antara kompetensi dosen dari perspektif mahasiswa dan motivasi mahasiswa di Poltekkes Tasikmalaya sebagai institusi Pendidikan viokasi tenaga Kesehatan. metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional atau explanatory (regresi). Pengambilan sampel dengan random sampling pada setiap prodi, sebanyak 35 orang. hasil analisis menunjukkan bahwa kompetensi dosen memiliki hubungan yang sangat kuat dengan motivasi belajar mahasiswa (r = 0,976; p = 0,000) dan terbukti sebagai prediktor signifikan dalam model regresi (B = 1,087; p = 0,000). Nilai R² = 0,952 mengindikasikan bahwa 95,2% variasi motivasi belajar mahasiswa dipengaruhi oleh kompetensi dosen, sangat kuat. Kata Kunci: Akademisi, Dosen, Mahasiswa, Pendidikan Vokasi.