Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERANAN POLA HIDUP SEHAT TERHADAP TINGKAT KEBUGARAN JASMANI ATLET BOLA VOLI SMA INSAN CENDEKIA SYECH YUSUF KAB. GOWA Nurul Musfira A; Arviandi Marsuki; Reza Mahyuddin
SEMINAR NASIONAL DIES NATALIS 62 Vol. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional UNM ke-62 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The life of modern society is busy every day with work, going to work in the morning and coming home in the afternoon, even late at night. In addition, they usually pay little attention to eating and physical activity, even though most of the work in the office is done sitting down, so that the person is physically inactive. Gowa Regency, this study used a descriptive research method which is a method for examining the status of human groups, an object, a set of conditions, a system of thought, or a class of events at the present time. This research was carried out in Kab. Gowa. The collection of physical fitness data is carried out using a standardized test, namely the Indonesian Physical Fitness Test (TKJI). TKJI is divided into 4 age groups, namely: 6-9 years, 10-12 years, 13-15 years, and 16-19 years. In this study, the research subjects were Insan Cendekia SMA, totaling 20 people. The instruments used in this study were to measure a healthy lifestyle and measure the level of physical fitness of Gowa Cendekiawan High School students. The number of players in each rating category obtained by players is very good 0%, good 25%, enough 55%, less 20% and very less 0%. Based on the results of the normality analysis, it can be seen that the normality test data is normally distributed. This is evidenced by the Kolmogorov-Smirnov sig value greater than α = 0.05 (0.279 > 0.05) and the Shapiro-Wilk Sig value greater than α = 0.05 (0.807 > 0.05. If if the Sig value is less than α=0.05 then the data is not normally distributed whereas if the Sig value is greater than the value α=0.05 then the data is normally distributed.The results of a healthy lifestyle survey are that the category is always in accordance with a healthy lifestyle 0% , often 95%, sometimes 5% and never 0%.The results of the correlation value of the relationship between a healthy lifestyle and the level of physical fitness is 0.126, meaning that the level of the relationship is quite close.With the results of the analysis above, there is a relationship between a healthy lifestyle and a level of fitness physical high school scholars, Gowa regency.
Pengaruh Latihan Ladder Drill terhadap Peningkatan Kelincahan Siswa Ekstrakurikuler di SMK Negeri 3 Kabupaten Barru Nurul Musfira A; Reza Mahyuddin
Jurnal Inovasi Olahraga Vol. 5 No. 01 (2026): February Issue, 2026
Publisher : Pusat Pengembangan Olahraga Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53905/jiojurnal.v5i01.204

Abstract

Purpose of the study: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan ladderrill terhadap peningkatan kelincahan siswa ekstrakurikuler di SMK Negeri 3 Kabupaten Barru. Materials and methods: Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain two group pretest-posttest no control design . Sampel penelitian berjumlah 30 siswa yang dipilih menggunakan teknik random sampling . Instrumen yang digunakan adalah tes kelincahan shuttle run yang dilakukan sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) perlakuan. Data dianalisis menggunakan uji statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, serta uji hipotesis menggunakan uji beda berpasangan (paired sample t-test ). Result: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai kelincahan siswa mengalami peningkatan dari 20,27 detik pada pretest menjadi 18,46 detik pada posttest. Hasil uji hipotesis diperoleh nilai thitung sebesar 8,701 dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan latihan tangga bor terhadap peningkatan kelincahan siswa. Conclusions: Dengan demikian, latihan tangga bor terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan kelincahan siswa ekstrakurikuler. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan latihan ladder drill sebagai salah satu metode latihan dalam program pelatihan kondisi fisik di lingkungan sekolah.
SOSIALISASI KEBUGARAN FISIK DAN PENCEGAHAN OVERTRAINING PADA BKMF FUTSAL Reza Mahyuddin; Akbar Sudirman; Agus Sutriawan; Nurul Musfira A; Nurliati Syamsuddin
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 02 (2026): APRIL 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan PKM ini membahas tentang kebugaran fisik merupakan komponen penting dalam menunjang performa atlet futsal, terutama dalam menghadapi aktivitas permainan dengan intensitas tinggi. Namun, kurangnya pemahaman mengenai pengelolaan latihan yang tepat dapat meningkatkan risiko terjadinya overtraining yang berdampak pada penurunan performa, kelelahan berlebih, hingga cedera olahraga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi mengenai pentingnya kebugaran fisik serta upaya pencegahan overtraining pada anggota BKMF Futsal. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, dan edukasi prinsip mengenai latihan fisik, pemulihan, pola istirahat, serta pengaturan intensitas latihan yang sesuai. Kegiatan ini diikuti oleh anggota BKMF Futsal dengan antusiasme yang tinggi selama proses sosialisasi berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya menjaga kebugaran fisik dan mengenali tanda-tanda overtraining dalam aktivitas latihan maupun pertandingan. Melalui kegiatan ini diharapkan anggota BKMF Futsal mampu menerapkan pola latihan yang lebih terukur, efektif, dan aman sehingga dapat mendukung peningkatan performa olahraga sekaligus meminimalkan risiko cedera dan kelelahan berlebih.