Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENERAPAN MICROSOFT PROJECT DALAM PENJADWALAN PROYEK PRAKTIS: PELATIHAN UNTUK TENAGA TEKNIK PADA CV.MARFIS PUTRA PRATAMA Revianty Nurmeyliandari Nurhendi; Febriyanti Panjaitan; Mukhlis Nahriri Bastam; Debby Sinta Devi; Muhammad Andhika Pratama
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.19620

Abstract

ABSTRAKPengelolaan penjadwalan proyek dalam industri konstruksi memiliki peranan sentral dalam menjamin kelancaran dan keberhasilan pelaksanaan proyek. Penggunaan teknologi terkini, seperti perangkat lunak Microsoft Project, telah menjadi kunci dalam memperbaiki efisiensi dan akurasi dalam perencanaan serta pengawasan proyek konstruksi. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mengaplikasikan Microsoft Project dalam pengelolaan penjadwalan proyek bagi perusahaan jasa konstruksi, memungkinkan integrasi yang lebih efisien dan akurat dalam perencanaan serta pemantauan proyek. Kolaborasi erat antara tim pengabdian dan manajemen perusahaan jasa konstruksi menghasilkan penerapan yang berhasil, meningkatkan transparansi pelaporan progres proyek, pengelolaan risiko yang lebih efektif, dan kemampuan menyusun jadwal yang realistis, yang secara keseluruhan berkontribusi pada peningkatan kualitas pengelolaan proyek konstruksi. Kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi berharga dalam mengilustrasikan manfaat nyata dari penerapan Microsoft Project dalam konteks industri konstruksi. Penerapan ini membantu perusahaan jasa konstruksi dalam menghadapi tantangan kompleks penjadwalan proyek dan meningkatkan kualitas pengelolaan proyek secara keseluruhan. Kata kunci: microsoft project; pelatihan; jadwal; konstruksi. ABSTRACTProject scheduling management in the construction industry plays a central role in ensuring smooth and successful project implementation. The use of the latest technology, such as Microsoft Project software, has become key in improving efficiency and accuracy in planning and supervising construction projects. The aim of this program is to implement Microsoft Project in project scheduling management for construction companies, enabling more efficient and accurate integration in project planning and monitoring. The collaboration between the community service team and the construction company management resulted in a successful implementation, increased transparency of project progress reporting, more effective risk management, and the ability to develop realistic schedules, which overall contributed to improving the quality of construction project management. This community outreach activity made a valuable contribution in educating the tangible benefits of Microsoft Project implementation in the context of the construction industry. This application assists construction organizations in dealing with the complex challenges of project scheduling and improves the overall quality of project management Keywords: microsoft project; training; schedule; construction.
Tinjauan Faktor Utama Yang Mempengaruhi Produktivitas Tenaga Kerja Pada Proyek Konstruksi Dengan Pendekatan Peringkat Relative Importance Index (RII) Revianty Nurmeyliandari Nurhendi; Mukhlis Nahriri Bastam
Jurnal Deformasi Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v9i2.17136

Abstract

Industri konstruksi, sebagai sektor ekonomi fundamental di banyak negara, memainkan peran yang sangat penting dalam pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur. Produktivitas tenaga kerja konstruksi menjadi kunci utama dalam menjaga efisiensi dan keberlanjutan proyek-proyek konstruksi. Oleh karena itu, penting untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas tenaga kerja konstruksi agar dapat mengidentifikasi dan mengatasi hambatan yang mungkin timbul serta meningkatkan kinerja keseluruhan proyek. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor utama yang mempengaruhi produktivitas tenaga kerja konstruksi dengan pendekatan peringkat Relative Importance Index (RII). Melalui studi literatur sebanyak 29 faktor yang dikelompokkan dalam faktor buruh, manajemen, bahan dan peralatan, eksternal telah diidentifikasi sebagai faktor yang mempengarui produktivitas tenaga kerja konstruksi Penelitian ini juga mempertimbangkan persepsi manajer proyek yang terlibat dalam proyek konstruksi di Palembang untuk menjawab pertanyaan melalui kuisioner. Hasil analisis peringkat faktor dengan RII menujukkan bahwa pengalaman dan keterampilan buruh dalam kelompok faktor buruh mendapatkan rangking pertama dengan nilai RII 85.33%. Selanjutnya diurutan kedua sampai dengan kesepuluh sebagai berikut ketersediaan bahan dan peralatan (84.67%), pengawasan yang kurang (82.67%),perencanaan dan penjadwalan proyek yang buruk (82%), metode pekerjaan yang tepat (81.33%), kerja semula (rework)(80.67%), keterlamabatan bahan di lokasi (80.67%), ketidakhadarian pengawas (80%), kurangnya koordinasi dan komunikasi dengan pekerja (79.33%) dan pengawas yang terampil (78%). Kesimpulannya untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja dalam konstruksi, perusahaan harus memperhatikan semua aspek yang terkait dengan faktor-faktor tersebut. Dengan pendekatan yang komprehensif terhadap semua aspek ini, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi dan hasil akhir proyek konstruksi
Analisis Survei Awal Produktivitas Tenaga Kerja Konstruksi Di Palembang Revianty Nurmeyliandari Nurhendi; Mukhlis Nahriri Bastam
Jurnal Deformasi Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/xe1f3k15

Abstract

Industri konstruksi sangat mengandalkan produktivitas tenaga kerja untuk mencapai efisiensi dan kualitas hasil kerja. Faktor-faktor yang memengaruhi produktivitas tenaga kerja konstruksi memiliki dampak langsung terhadap keberhasilan proyek. Berbagai penelitian telah dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor tersebut, baik yang mendukung maupun menghambat produktivitas. Dengan memahami faktor-faktor ini, manajemen konstruksi dapat mengambil langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas, sehingga target proyek terkait biaya, kualitas, dan waktu dapat tercapai.Penelitian ini bertujuan mengungkap faktor-faktor yang memengaruhi produktivitas tenaga kerja konstruksi melalui survei awal. Metode yang digunakan adalah kuesioner yang disebarkan kepada tenaga kerja konstruksi yang terlibat dalam berbagai proyek. Sebanyak 51 item faktor diidentifikasi melalui kajian literatur dan dikategorikan ke dalam lima kelompok: individu, manajemen, bahan dan peralatan, keuangan, dan eksternal. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS untuk menentukan faktor-faktor yang paling berpengaruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 51 item faktor, hanya 38 yang secara signifikan berkontribusi terhadap produktivitas tenaga kerja konstruksi. Temuan ini dapat menjadi acuan untuk penelitian lanjutan dan upaya peningkatan produktivitas di industri konstruksi
Menilai Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produktivitas Tenaga Kerja Konstruksi dengan Perspektif Kontraktor Revianty Nurmeyliandari Nurhendi; Mukhlis Nahriri Bastam
Jurnal Deformasi Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v10i2.20156

Abstract

Produktivitas tenaga kerja merupakan aspek krusial dalam keberhasilan proyek konstruksi, karena berkaitan langsung dengan ketepatan waktu, biaya, dan kualitas hasil pekerjaan. Berbagai penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa faktor internal seperti manajemen, ketersediaan material, serta keterampilan tenaga kerja memiliki pengaruh lebih signifikan dibandingkan faktor eksternal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor utama yang memengaruhi produktivitas tenaga kerja konstruksi melalui pendekatan Relative Importance Index (RII).Metode penelitian dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada kontraktor di wilayah penelitian, menggunakan skala Likert 1–5 untuk menilai tingkat pengaruh masing-masing faktor. Data yang diperoleh dianalisis dengan perhitungan RII, sehingga menghasilkan peringkat faktor berdasarkan tingkat kepentingannya. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketersediaan bahan dan peralatan di lokasi (84,57%), pengawasan pekerjaan buruh (84,00%), serta pengalaman buruh (82,29%) menempati peringkat teratas sebagai faktor paling berpengaruh. Sebaliknya, faktor eksternal seperti bencana alam (67,43%), kondisi ekonomi negara (66,29%), dan demonstrasi buruh (65,71%) memiliki pengaruh relatif lebih rendah. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan produktivitas dapat dicapai melalui optimalisasi rantai pasok material, penguatan sistem manajemen, serta peningkatan keterampilan tenaga kerja. Kontribusi penelitian ini adalah memberikan dasar empiris bagi kontraktor dan pemangku kepentingan untuk menyusun strategi peningkatan produktivitas yang lebih tepat sasaran dalam sektor konstruksi