Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pelatihan penggunaan primavera dalam pengabdian masyarakat : meningkatkan efisiensi sistem informasi manajemen konstruksi Revianty Nurmeyliandari; Febriyanti Panjaitan; Mukhlis Nahriri Bastam; Ratih Baniva; Saskia Malikha Putri
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.23238

Abstract

Abstrak Kurangnya pemahaman karyawan tentang konsep manajemen proyek dan penggunakan Primavera menurunkan efisiensi proyek, terutama dalam perencanaan dan pengambilan keputusan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam tentang konsep-konsep manajemen proyek dan mengembangkan keterampilan praktis dalam menggunakan aplikasi Primavera. Direktur CV KEINARRA menyadari pentingnya meningkatkan efisiensi dalam manajemen proyek, sehingga tim pengabdian diberi tugas untuk melatih sejumlah karyawan, terutama dalam penguasaan aplikasi Primavera. Metode pelatihan meliputi demonstrasi praktis, dan latihan langsung dengan studi kasus yang relevan. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta, dengan nilai pretest rata-rata sebesar 68.79% dan posttest sebesar 88.46%. Peserta mampu merancang jadwal proyek yang realistis, mengelola sumber daya dengan lebih efektif, dan membuat keputusan yang lebih baik dalam menghadapi perubahan dan risiko. Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan untuk memperkuat kolaborasi tim, membangun kemampuan analitis, dan meningkatkan kualitas serta kesuksesan keseluruhan proyek konstruksi yang mereka kelola. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini tidak hanya memberikan pengetahuan baru kepada peserta, tetapi juga memastikan bahwa mereka dapat mengimplementasikan langsung materi yang telah dipelajari, sehingga membantu meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan proyek di CV KEINARRA. Kata kunci: sistem informasi; manajemen proyek; penjadwalan; primavera; pelatihan Abstract The lack of employee understanding of project management and Primavera software hinders project efficiency, especially in planning and decision-making. This community service activity aims to provide a deep understanding of project management concepts and develop practical skills using the Primavera application. The director of CV KEINARRA recognizes the importance of improving project management efficiency; thus, the service team is tasked with training several employees, especially in mastering the Primavera application. Training methods include practical demonstrations and hands-on exercises with relevant case studies. The results show a significant improvement in participants' understanding, with an average pretest score of 68.79% and a posttest score of 88.46%. Participants are able to design realistic project schedules, manage resources more effectively, and make better decisions when facing changes and risks. Additionally, this training aims to strengthen team collaboration, build analytical skills, and enhance the quality and overall success of the construction projects they manage. Thus, this community service activity not only provides new knowledge to participants but also ensures they can directly implement the learned material, thereby improving the efficiency and effectiveness of project management at CV KEINARRA. Keywords: information system; project management; scheduling; primavera; training
Pelatihan dan pendampingan analisis Lalu Lintas Harian Rata-Rata (LHR) bagi tenaga teknik CV. Keinarra untuk mendukung perencanaan rekayasa transportasi berbasis data Mukhlis Nahriri Bastam; Revianty Nurmeyliandari; Dimas Bayu Endrayana; Fathoni Usman; Muhammad Firdaus; Denie Chandra; Sumi Amariena Hamim
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 3 (2026): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i3.39446

Abstract

AbstrakPerencanaan transportasi yang efektif membutuhkan data lalu lintas yang akurat dan representatif. Salah satu indikator penting dalam analisis lalu lintas adalah Lalu Lintas Harian Rata-Rata (LHR) atau Average Daily Traffic (ADT), yang menunjukkan jumlah rata-rata kendaraan yang melintas pada suatu ruas jalan dalam periode satu hari. Namun, keterbatasan kompetensi tenaga teknis dalam melakukan survei dan analisis data lalu lintas sering menjadi kendala dalam penerapan perencanaan transportasi berbasis data. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan tenaga teknik CV. Keinara dalam melakukan survei, pengolahan, dan analisis data LHR untuk mendukung perencanaan rekayasa transportasi. Metode kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan pelatihan, penyampaian materi teori, praktik survei lalu lintas, pendampingan pengolahan data, serta evaluasi melalui pretest dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep survei lalu lintas dan teknik perhitungan LHR. Nilai rata-rata pretest peserta sebesar 56,3 meningkat menjadi 82,4 pada posttest setelah pelatihan. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan dan pendampingan mampu meningkatkan kompetensi tenaga teknik dalam pengolahan data lalu lintas. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat mendukung implementasi perencanaan transportasi yang lebih akurat dan berbasis data di lingkungan perusahaan. Kata kunci: LHR; rekayasa transportasi; survei lalu lintas; pelatihan teknis; transportasi berbasis data. AbstractEffective transportation planning requires accurate and representative traffic data. One important indicator in traffic analysis is Average Daily Traffic (ADT), which shows the average number of vehicles passing through a road section in a day. However, the limited competence of technical personnel in conducting traffic surveys and data analysis is often a challenge in implementing data-based transportation planning. This community service activity aims to improve the technical staff of CV. Keinara's ability to conduct surveys, process, and analyze ADT data to support transportation engineering planning. The methods used in this activity include identifying training needs, delivering theoretical material, conducting traffic survey practices, providing assistance in data processing, and evaluating through pre- and post-tests. The results of the activity showed an increase in participants' understanding of traffic survey concepts and LHR calculation techniques. The average pretest score of participants was 56.3, increasing to 82.4 on the posttest after training. This shows that training and mentoring activities can improve the competence of technical personnel in traffic data processing. Thus, this activity is expected to support the implementation of more accurate and data-based transportation planning within the company. Keywords: LHR; transportation engineering; traffic survey; technical training; data-based transportation.
Implementasi pelatihan project scheduling sebagai upaya peningkatan kapabilitas manajemen waktu pada praktisi jasa konsultansi (CV. Dwipayana Graha) Revianty Nurmeyliandari; Mukhlis Nahriri Bastam; Sumi Amariena Hamim; Dimas Bayu Endrayana; Jeany Deafisca
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 3 (2026): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i3.38791

Abstract

AbstrakKeterlambatan proyek konstruksi masih menjadi permasalahan utama yang berdampak pada peningkatan biaya dan menurunnya kinerja perusahaan. Salah satu penyebabnya adalah rendahnya kapabilitas manajemen waktu dan penyusunan project scheduling pada praktisi konstruksi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapabilitas manajemen waktu praktisi jasa konsultansi di CV. Dwipayana Graha melalui pelatihan project scheduling. Kegiatan pengabdian ini menerapkan metode pelatihan dengan desain pre-test dan post-test guna mengevaluasi efektivitas program terhadap peningkatan kompetensi serta pemahaman peserta dalam merencanakan dan mengendalikan jadwal proyek. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor dari hasil pre-test  56,40 menjadi hasil post-test 82,73 yang berarti terjadi peningkatan kompetensi secara signifikan. Pelatihan ini efektif meningkatkan kemampuan peserta dalam perencanaan dan pengendalian jadwal proyek serta berpotensi memperkuat kinerja organisasi secara berkelanjutan. Kata kunci: project scheduling; manajemen waktu; pelatihan konstruksi; pre-test dan post-test. AbstractProject delays in the construction industry remain a major issue that leads to cost overruns and decreased organizational performance. One of the primary causes is the limited capability of construction practitioners in time management and project scheduling. This community service program aims to improve the time management capabilities of consulting service practitioners at CV. Dwipayana Graha through project scheduling training. The community service program employed a training method using a pre-test and post-test design to evaluate the effectiveness of the program in improving participants’ competence and understanding in planning and controlling project schedules. The results indicate an increase in the average score from 56.40 in the pre-test to 82.73 in the post-test, demonstrating a significant improvement in participants’ competencies. The training program proved effective in enhancing participants’ abilities in project schedule planning and control and has the potential to strengthen organizational performance in a sustainable manner. Keywords: project scheduling; time management; construction training; pre-test and post-test.
Tinjauan Faktor Utama Yang Mempengaruhi Produktivitas Tenaga Kerja Pada Proyek Konstruksi Dengan Pendekatan Peringkat Relative Importance Index (RII) Revianty Nurmeyliandari Nurhendi; Mukhlis Nahriri Bastam
Jurnal Deformasi Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v9i2.17136

Abstract

Industri konstruksi, sebagai sektor ekonomi fundamental di banyak negara, memainkan peran yang sangat penting dalam pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur. Produktivitas tenaga kerja konstruksi menjadi kunci utama dalam menjaga efisiensi dan keberlanjutan proyek-proyek konstruksi. Oleh karena itu, penting untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas tenaga kerja konstruksi agar dapat mengidentifikasi dan mengatasi hambatan yang mungkin timbul serta meningkatkan kinerja keseluruhan proyek. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor utama yang mempengaruhi produktivitas tenaga kerja konstruksi dengan pendekatan peringkat Relative Importance Index (RII). Melalui studi literatur sebanyak 29 faktor yang dikelompokkan dalam faktor buruh, manajemen, bahan dan peralatan, eksternal telah diidentifikasi sebagai faktor yang mempengarui produktivitas tenaga kerja konstruksi Penelitian ini juga mempertimbangkan persepsi manajer proyek yang terlibat dalam proyek konstruksi di Palembang untuk menjawab pertanyaan melalui kuisioner. Hasil analisis peringkat faktor dengan RII menujukkan bahwa pengalaman dan keterampilan buruh dalam kelompok faktor buruh mendapatkan rangking pertama dengan nilai RII 85.33%. Selanjutnya diurutan kedua sampai dengan kesepuluh sebagai berikut ketersediaan bahan dan peralatan (84.67%), pengawasan yang kurang (82.67%),perencanaan dan penjadwalan proyek yang buruk (82%), metode pekerjaan yang tepat (81.33%), kerja semula (rework)(80.67%), keterlamabatan bahan di lokasi (80.67%), ketidakhadarian pengawas (80%), kurangnya koordinasi dan komunikasi dengan pekerja (79.33%) dan pengawas yang terampil (78%). Kesimpulannya untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja dalam konstruksi, perusahaan harus memperhatikan semua aspek yang terkait dengan faktor-faktor tersebut. Dengan pendekatan yang komprehensif terhadap semua aspek ini, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi dan hasil akhir proyek konstruksi
Analisis Survei Awal Produktivitas Tenaga Kerja Konstruksi Di Palembang Revianty Nurmeyliandari Nurhendi; Mukhlis Nahriri Bastam
Jurnal Deformasi Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/xe1f3k15

Abstract

Industri konstruksi sangat mengandalkan produktivitas tenaga kerja untuk mencapai efisiensi dan kualitas hasil kerja. Faktor-faktor yang memengaruhi produktivitas tenaga kerja konstruksi memiliki dampak langsung terhadap keberhasilan proyek. Berbagai penelitian telah dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor tersebut, baik yang mendukung maupun menghambat produktivitas. Dengan memahami faktor-faktor ini, manajemen konstruksi dapat mengambil langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas, sehingga target proyek terkait biaya, kualitas, dan waktu dapat tercapai.Penelitian ini bertujuan mengungkap faktor-faktor yang memengaruhi produktivitas tenaga kerja konstruksi melalui survei awal. Metode yang digunakan adalah kuesioner yang disebarkan kepada tenaga kerja konstruksi yang terlibat dalam berbagai proyek. Sebanyak 51 item faktor diidentifikasi melalui kajian literatur dan dikategorikan ke dalam lima kelompok: individu, manajemen, bahan dan peralatan, keuangan, dan eksternal. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS untuk menentukan faktor-faktor yang paling berpengaruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 51 item faktor, hanya 38 yang secara signifikan berkontribusi terhadap produktivitas tenaga kerja konstruksi. Temuan ini dapat menjadi acuan untuk penelitian lanjutan dan upaya peningkatan produktivitas di industri konstruksi
Eksplorasi Faktor Penentu Dalam Preferensi Moda Transportasi Publik: Studi Empiris Pada Bus Trans Musi Palembang Andi Supriyadi; Mukhlis Nahriri Bastam; Firdaus Firdaus
Jurnal Deformasi Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/c4d19q93

Abstract

Sektor transportasi di Indonesia menghadapi berbagai tantangan kompleks, termasuk ketergantungan yang tinggi pada layanan ojek dan kemacetan lalu lintas yang merugikan ekonomi serta kesehatan masyarakat. Meskipun telah dilakukan berbagai inisiatif, peningkatan jumlah kendaraan pribadi mengindikasikan perlunya penelitian lebih lanjut untuk merumuskan strategi dan kebijakan yang lebih efektif dalam mempromosikan penggunaan transportasi umum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil demografis pengguna Bus Trans Musi, mengidentifikasi faktor-faktor kunci dan indikator yang mempengaruhi penggunaan layanan ini, serta mengevaluasi hubungan antara faktor-faktor tersebut. Model konseptual yang diusulkan dalam studi ini mengintegrasikan Teori Perilaku Terencana (TPB), Teori Kepuasan Pelanggan, dan variabel Kebijakan Manajemen Transportasi. Dengan melibatkan 155 responden yang merupakan pengguna Bus Trans Musi di Palembang, hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas penumpang adalah perempuan (80%) berusia antara 10-25 tahun (70%). Sebagian besar penumpang adalah pekerja (45,3%) dan pelajar (38,7%), serta memiliki kendaraan pribadi (91,3%). Model konseptual yang dikembangkan mencakup 7 variabel dan 22 item pengukuran yang memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Dari 16 hipotesis yang menghubungkan variabel laten, 11 hipotesis diterima dengan signifikansi positif, sementara 5 hipotesis ditolak karena kurangnya signifikansi positif. Temuan ini memberikan wawasan berharga untuk pengembangan strategi dan kebijakan transportasi yang lebih efektif di masa depan
Menilai Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produktivitas Tenaga Kerja Konstruksi dengan Perspektif Kontraktor Revianty Nurmeyliandari Nurhendi; Mukhlis Nahriri Bastam
Jurnal Deformasi Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v10i2.20156

Abstract

Produktivitas tenaga kerja merupakan aspek krusial dalam keberhasilan proyek konstruksi, karena berkaitan langsung dengan ketepatan waktu, biaya, dan kualitas hasil pekerjaan. Berbagai penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa faktor internal seperti manajemen, ketersediaan material, serta keterampilan tenaga kerja memiliki pengaruh lebih signifikan dibandingkan faktor eksternal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor utama yang memengaruhi produktivitas tenaga kerja konstruksi melalui pendekatan Relative Importance Index (RII).Metode penelitian dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada kontraktor di wilayah penelitian, menggunakan skala Likert 1–5 untuk menilai tingkat pengaruh masing-masing faktor. Data yang diperoleh dianalisis dengan perhitungan RII, sehingga menghasilkan peringkat faktor berdasarkan tingkat kepentingannya. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketersediaan bahan dan peralatan di lokasi (84,57%), pengawasan pekerjaan buruh (84,00%), serta pengalaman buruh (82,29%) menempati peringkat teratas sebagai faktor paling berpengaruh. Sebaliknya, faktor eksternal seperti bencana alam (67,43%), kondisi ekonomi negara (66,29%), dan demonstrasi buruh (65,71%) memiliki pengaruh relatif lebih rendah. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan produktivitas dapat dicapai melalui optimalisasi rantai pasok material, penguatan sistem manajemen, serta peningkatan keterampilan tenaga kerja. Kontribusi penelitian ini adalah memberikan dasar empiris bagi kontraktor dan pemangku kepentingan untuk menyusun strategi peningkatan produktivitas yang lebih tepat sasaran dalam sektor konstruksi
Perencanaan Desain Tugu Batas Desa Ujan Mas Kota Pagar Alam Rosyani Dwi Sastika Putri; Debby Sinta Devi; Mukhlis Nahriri Bastam; Ahmad Khoirul
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 6 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v5i6.11143

Abstract

The construction of the village boundary monument is a form of community service that aims to provide clarity on the administrative boundaries of an area and strengthen village identity. This activity was carried out by lecturers and students of Indo Global Mandiri University in Ujan Mas Village, Jangkar Mas Village, Pagar Alam City, South Sumatra Province, considering that this village does not have a clear boundary marker. The method of implementing this activity consists of several stages, namely location surveys, designing designs using AutoCAD, preparing a Budget Plan (RAB) with Microsoft Excel, making 3D designs using SketchUp and building monuments according to agreed designs. The survey was conducted to determine the strategic location in accordance with the administrative boundaries of the village, while the design was made by considering the aesthetic aspects and character of the village. The preparation of the RAB aims to manage cost needs effectively, so that development can run according to the available budget, the Budget Plan needed for the construction of the village boundary monument is IDR 9,526,500. The result of this activity is a village boundary monument that not only functions as an area marker, but also as a symbol of village identity that strengthens cultural values and clarifies administrative boundaries. The existence of this monument is expected to support more organized regional management and provide long-term benefits for the Ujan Mas Village community.