p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Buletin Utama Teknik
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH BERDASARKAN TIMBULAN DAN KARAKTERISTIK SAMPAH DI KELURAHAN GEDUNG JOHOR KECAMATAN MEDAN JOHOR KOTA MEDAN M. Nauvan Afriandi; Rumilla Harahap; Jupriah Sarifah
Buletin Utama Teknik Vol 15, No 3 (2020): Edisi Mei
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah merupakan salah satu permasalahan yang tidak dapat dihindari dengan adanya penduduk. Peningkatan jumlah penduduk menyebabkan peningkatan aktifitas penduduk yang berarti juga dapat meningkatkan jumlah timbulan sampah, hal ini disebabkan karena banyaknya sumber sampah yang bermunculan seperti di perumahan, tempat wisata, dan fasilitas umum lainnya yang dapat menyebabkan volume sampah bertambah. Jumlah timbulan sampah dan komposisinya didasarkan hasil sampling yang dilakukan menurut SNI 19-3964-1994, dengan menganalisis sampah yang dihasilkan oleh aktivitas warga. Di Kecamatan Medan Johor, sistem pengelolaan sampah yang tersedia masih terbatas dan masih mengandalkan lahan kosong tempat pembuangan sampahnya dan TPS disana masih kurang baik serta kondisi pewadahan sampah yang ada di Kecamatan Medan Johor masih tercampur atau tanpa pemilahan, sehingga masyarakat yang membuang sampahnya belum dapat melakukan pemilahan untuk berbagai sampah organik dan anorganik. Dilihat dari jumlah penduduk dan besar timbulan sampah maka direncanakan pengumpulan sampah setiap hari, dengan keadaan perumahan yang cukup padat dan memiliki jarak yang sangat berdekatan antara satu rumah dengan rumah lainnya oleh karena itu pengumpulan sampah menggunakan kendaraan bermesin seperti becak atau truk pengangkut sampah untuk mempermudah dan mempercepat proses pengumpulan sampah.
PERBANDINGAN METODE MONONOBE DAN METODE VAN BREEN UNTUK PENGUKURAN INTENSITAS CURAH HUJAN TERHADAP PENAMPANG SALURAN DRAINASE Nadya Al Husna Purba; Anisah Lukman; Jupriah Sarifah
Buletin Utama Teknik Vol 16, No 2 (2021): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Drainase merupakan suatu sistem untuk menyalurkan air hujan. Evaluasi saluran drainase diperlukan untuk mengetahui kapasitas penampang dengan menghitung debit banjir rencana menggunakan metode Rasional dengan membandingkan metode Mononobe dan metode Van Breen pada intensitas curah hujannya . Analisa debit banjir rencana dilakukan dengan menghitung curah hujan rencana dengan metode distribusi yang dipilih yaitu Log Pearson Tipe III. Dari hasil analisa debit banjir rancangan periode ulang 2 tahun di dapat untuk metode Mononobe QRasional = 0,00486 m³/det sedangkan QEksisting = 0,7213 m³/det sementara untuk metode Van Breen QRasional = 0,14575 m³/det sedangkan QEksisting = 0,7213 m³/det pada bagian kanan. Dari hasil perbandingan QRasional dan QEksisting juga dapat diketahui bahwa penampang saluran drainase di JL. R.A. Kartini Kecamatan Lubuk Pakam baik kanan maupun kiri QRasional dengan metode Mononobe layak diigunakan dibangdingkan metode Van Breen. Berdasarkan bentuk penampang drainase, trapesium lebih mampu menampung debit curah hujan dibandingkan dengan bentuk persegi, yaitu dengan QRasional = 0,00486 m³/det sedangkan QEksisiting = 0,7213 m³/detsementara untuk bentuk persegi QRasional = 0,00486 m³/det sedangkan QEksisiting 0,3550 m³/det. Hasil evaluasi menunjukkan saluran drainase pada JL. R.A. Kartini Kecamatan Lubuk Pakam mampu menampung debit banjir rancangan Q2, Q5 dan Q10 dengan metode Mononobe.
EVALUASI PENGENDALIAN BANJIR DI JALAN PASAR V DUSUN 12 DESA TEMBUNG Riduan Siregar; Rumilla Harahap; Jupriah Sarifah
Buletin Utama Teknik Vol 15, No 3 (2020): Edisi Mei
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bertambahnya jumlah penduduk menyebabkan kebutuhan akan pemukiman bertambah dan terjadi perubahan tata gunalahan, hal ini menyebabkan resapan air hujan berkurang akan menyebabkan terjadinya banjir/genangan bila hujan turun dalam waktu satu jam saja.Evaluasi saluran drainase diperlukan untuk mengetahui kapasitas penampang menghitung debit banjir rencana menggunakan debit rasional,dengan melakukan pemecahan permasalahan pengendalian banjir yang terjadi pada lokasi penelitian hasil evaluasi menunjukan adanya perbedaan debit eksisting dan debit rasional sehingga tidak dapat mengalirkan air dengan baik dikarenakan kapasitas yang berbeda disetiap dimensinya, penampang saluran pada kedua sisi jalan sama yaitu berbentuk persegi. Dari hasil perhitungan yang dilakukan saluran drainase tidak dapat menampung air hujan karena debit eksisting lebih kecil dari debit rasional atau Qeks = 0,9139 m3/det Qras = 1,1690 m3/det. Maka dilakukan perencanaan ulang untuk saluran drainase di Jalan Pasar V Dusun 12 Kecamatan Percut Sei Tuan.
ANALISA DAYA DUKUNG BORED PILE PADA PROYEK PEMBANGUNAN JEMBATAN KA BH. 38 DI BAJA LINGGEI KABUPATEN SERDANG BEDAGAI Desrina Sari; Bangun Pasaribu; Jupriah Sarifah
Buletin Utama Teknik Vol 16, No 2 (2021): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pondasi adalah struktur bagian bawah dari konstruksi bangunan yang berhubungan langsung dengan tanah dan merupakan suatu pekerjaan yang sangat penting dalam pekerjaan teknik sipil, karena pondasi inilah yang akan memikul dan menahan suatu beban yang bekerja di atasnya. Dalam perencanaan pondasi perlu diperhitungkan besar beban yang diterima dan daya dukung tanah setempat. Setiap pondasi harus mampu mendukung beban sampai batas keamanan yang telah ditentukan, pada perencanaan pondasi ini ditujukan pada Proyek Pembangunan Jembatan Kereta Api Di Baja Linggei, Tujuan dari studi ini untuk mengetahui besar daya dukung tiang yang dapan menahan beban tersebut, untuk memahami tentang pondasi, dan Kereta Api. Pondasi yang digunakan pada proyek pembanguna jembatan kereta api  ini adalah pondasi tiang bor . Kereta api yang biasa melintas pada rel tersebut adalah kkereta api rel konvensional. nilai daya dukung pondasi tiang bore pile, untuk dimana kapasitas daya dukung pondasi tiang dihitung berdasarkan data Standart Penetration Test (SPT) dengan menggunakan Metode Reese Wright. Daya dukung tiang bor pada kedalaman 18 meter untuk mengambil kondisi tanah yang seragam pada 3 titik dengan daya dukung rata-rata sebesar 113,5796 ton. Daya dukung tiang kelompok dengan jumlah tiang 15 buah didapat sebesar 1691,768 ton.