Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MENENTUKAN INDEKS SAIDI DAN SAIFI PADA SALURAN UDARA TEGANGAN MENENGAH DI PT. PLN WILAYAH NAD CABANG LANGSA Jamilah Husna; Zulfadli Pelawi; Yusniati Yusniati
Buletin Utama Teknik Vol 14, No 1 (2018): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suatu sistem daya listrik terdiri tiga komponen yaitu : pusat-pusat tenaga listrik, saluran-saluran transmisi, dan sistem distribusi. Dalam penggunaan daya listrik sistem distribusi merupakan bagian yang penting dalam sistem penyaluran dari sistem tenaga listrik secara keseluruhan, di mana sistem ini berfungsi untuk menyalurkan dan mendistribusikan tenaga listrik secara langsung ke masing-masing beban. Sehingga dalam hal ini perlu ditingkatkan kualitas pelayanan seperti meningkatkan keadaan sistem jaringan dan mampu meminimalkan terjadinya gangguan pada sistem tenaga listrik khususnya pada jaringan distribusi. Melalui pendistribusian tenaga listrik disalurkan hingga dapat dimanfaatkan pelanggan atau masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari. Oleh karena itu agar konsumen/pelanggan dapat menikmati dengan baik, maka sistem jaringan distribusi itu harus handal di segala bidang, baik dalam komponen-komponen sistem maupun operatornya. Upaya peningkatan kinerja pengoperasian jaringan distribusi untuk memperoleh pendistribusian tenaga listrik yang handal diperlukan beberapa cara. Salah satu cara yang umum dilaksanakan adalah dengan memperoleh data-data gangguan berdasarkan jumlah rata-rata gangguan (System Avarage Interruption Duration Index =SAIDI) dan frekuensi gangguan (System Avarage Interruption Frequency Index = SAIFI). Dalam hal ini PT. PLN (Persero) sebagai pemegang satu-satunya kelistrikan di Indonesia menggunakan metode SAIDI dan SAIFI untuk memperoleh jumlah rata-rata gangguan dan jumlah frekuensi gangguan yang digunakan untuk menilai unjuk kerja dimasa lalu dibandingkan dengan memperkirakan dimasa yang akan datang.