R S Iswari
Jurusan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Semarang

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGARUH EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa oleifera) TERHADAP KUALITAS SPERMA TIKUS HIPERGLIKEMIA D A Saputri; W Christijanti; L Lisdiana; R S Iswari
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 9 (2021)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas sperma merupakan faktor fertilitas yang terdiri dari parameter konsentrasi, motilitas dan viabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ekstrak daun kelor (Moringa oleifera) terhadap kualitas sel spermatozoa tikus putih dalam kondisi hiperglikemia. Hiperglikemia dilakukan dengan induksi aloksan 125 mg/KgBB. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari kelompok kontrol (+), P1 (ekstrak 200mg), P2 (ekstrak 400mg), P3 (ekstrak 600mg). Pemberian esktrak daun kelor selama 21 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi sperma kelompok K(+) berbeda nyata dengan P2 dengan nilai (0,018) dan P3 (0,027). Rerata tertinggi pada P2 sebesar 109.600.000±50663596,398. Motilitas sperma K(+) berbeda nyata dengan P1, P2 dan P3 dengan nilai (0,000). Rerata tertinggi ada ada P2 sebesar 63,60±2,608. Viabilitas sperma K(+) berbeda nyata dengan P2 dengan nilai (0,027) dan P3 (0,016). Rerata tertinggi P3 sebesar 52,40±27,808. Simpulan yang diambil adalah ekstrak daun kelor dapat meningkatkan kualitas sperma tikus putih hiperglikemia.
EFEK EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa oleifera) TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH TIKUS DIABETES INDUKSI ALOKSAN S Yasaroh; W Christijanti; L Lisdiana; R S Iswari
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 9 (2021)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes melitus merupakan gangguan metabolik yang ditandai dengan kenaikan kadar glukosa darah yang melebihi batas normal. Daun kelor memiliki manfaat sebagai antidiabetes. Kandungan senyawa flavonoid dalam daun kelor berperan sebagai antidiabetes yaitu mendukung regulasi pencernaan karbohidrat, pensinyalan insulin, sekresi insulin, pengambilan glukosa, dan deposisi adiposa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek ekstrak daun kelor (Moringa oleifera) dalam menurunkan kadar glukosa darah tikus diabetes induksi aloksan. Penelitian ini menggunakan 20 tikus dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan dengan masing-masing kelompok berjumlah 5 ekor tikus. Pembuatan tikus diabetes melalui induksi aloksan secara intrapetional dengan dosis 125 mg/KgBB. Dosis daun kelor yang digunakan yaitu 200 mg/KgBB, 400 mg/KgBB, 600 mg/KgBB. Pengambilan glukosa darah dilakukan sebelum induksi aloksan, pada hari ke-0, 14 dan 21. Hasil One Way Anova pada hari ke-0 tidak berpengaruh signifikan (p>0,05), sedangkan pada hari ke-14 dan ke-21 berpengaruh signifikan menurunkan kadar glukosa darah (p<0,05). Kelompok kontrol diabetes berbeda nyata dengan masing-masing kelompok perlakuan dengan dosis yang berbeda.
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BLACK GARLIC TERHADAP KADAR ALANINE AMINOTRANSFERASE (ALT) DAN ASPARTATE AMINOTRANSFERASE (AST) TIKUS YANG DIPAPAR ASAP ROKOK D Susanto; L Lisdiana; W Christijanti; R S Iswari
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 9 (2021)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asap rokok menyebabkan timbulnya radikal bebas yang dapat merusak berbagai organ salah satunya organ hati. Untuk memperbaiki kerusakan sel hati akibat radikal bebas, maka diperlukan upaya untuk memberikan asupan antioksidan eksogen. Salah satu sumber antioksidan eksogen adalah ekstrak Black Garlic. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak Black Garlic terhadap kadar ALT dan AST tikus yang dipapar asap rokok. Metode penelitian yaitu eksperimental laboratorik dengan rancangan penelitian post test only control group design. Sampel hewan uji yang digunakan 25 ekor tikus jantan galur wistar yang dibagi menjadi 5 kelompok. Kelompok (P1) kontrol negatif, kelompok (P2) kontrol positif hanya dipapar asap rokok, kelompok (P3, P4 dan P5) merupakan perlakuan yang dipapar asap rokok dan diberi ekstrak Black Garlic secara berurutan dengan dosis 250, 500, 1000 mg/kgBB. Data kadar ALT-AST dianalisis menggunakan uji ANOVA one way dan uji lanjut Duncan. Parameter yang diteliti yaitu kadar ALT dan AST serum darah tikus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ekstrak Black Garlic dosis 1000 mg/kgBB berpengaruh signifikan menurunkan terhadap kadar AST hati tikus yang dipapar asap rokok dan tidak berpengaruh signifikan terhadap kadar ALT tikus yang dipapar asap rokok.
EFEK EKSTRAK BLACK GARLIC TERHADAP KUALITAS SPERMATOZOA TIKUS SETELAH DIPAPAR ASAP ROKOK N Amida; L Lisdiana; W Christijanti; R S Iswari
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 9 (2021)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek ekstrak Black garlic terhadap kualitas spermatozoa tikus setelah dipapar asap rokok. Asap rokok mengandung nikotin dan senyawa berbahaya lain yang menjadi sumber eksogen radikal bebas dalam tubuh. Radikal bebas atau sering disebut Reactive Oxygen Species (ROS) dengan kadar tinggi menyebabkan stress oksidatif yang bisa menyebabkan kerusakan pada sperma. ROS yang tinggi akibat paparan asap rokok juga berpengaruh terhadap regulasi endokrin yang berakibat pada terganggunya proses spermatogenesis. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan acak lengkap yang dilaksanakan selama 30 hari. Subyek penelitian ini adalah 25 ekor tikus jantan galur wistar yang dibagi dalam lima kelompok. Kelompok pertama adalah kontrol negatif, kedua adalah kontrol positif (K+) yang hanya dipapar asap rokok, sedangkan tiga kelompok lainnya adalah KP1, KP2, dan KP3 yang merupakan kelompok perlakuan yang dipapar asap rokok dan diberi ekstrak Black garlic secara berurutan dengan dosis 250 mg, 500 mg, dan 1000 mg. Analisis data menggunakan uji One Way Anova yang dilanjutkan dengan uji LSD. Data yang diamati dalam penelitian ini adalah kualitas spermatozoa yang mencakup konsentrasi, viabilitas, dan motilitas spermatozoa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak Black garlic dapat mencegah dan menurunkan kerusakan spermatozoa tikus setelah dipapar asap rokok.
KADAR ALT DAN AST SERTA STRUKTUR HISTOLOGIS HEPAR TIKUS HIPERLIPIDEMIA YANG DISUPLEMENTASI EKSTRAK DAUN PEPAYA JEPANG (Cnidoscolus chayamansa) R S Iswari; M Dafip; A H Mumtaz
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 9 (2021)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun papaya jepang (Cnidoscolus chayamansa) terhadap kerusakan histologis hepar pada tikus hiperlipidemia, dilihat dari kadar ALT, AST dan gambaran struktur histologis hepar. Rancangan penelitian menggunakan Post Test Control Group Design. Sebanyak 30 ekor tikus wistar, secara random dibagi menjadi 6 kelompok yaitu kelompok kontrol normal (K0), kelompok kontrol negatif (K-1)/tikus hiperlipidemia, kelompok kontrol positif (K-)/ tikus diinduksi kolesterol dan diberi suplemen atorvastatin dan 3 kelompok perlakuan yaitu: K1 / tikus diinduksi kolesterol dan diberi ekstrak daun pepaya jepang 100 mg/kgBB/hari, K2 / tikus diinduksi kolesterol dan diberi ekstrak daun pepaya jepang 200 mg/kgBB/hari, dan K3 / tikus diinduksi kolesterol dan diberi ekstrak daun pepaya jepang 400 mg/kgBB/hari. Perlakuan dilakukan selama 30 hari. Hari ke-31 diambil darah, diukur kadar ALT, AST, dibedah diambil organ hepar, dibuat preparat dan diamati tingkat kerusakan sel. Hasil penelitian menunjukkan terjadi penurunan (1) kadar ALT, AST dan tingkat kerusakan stuktur pada kelompok yang diberi ekstrak daun pepaya jepang dibanding kontrol negatif (K1); dan (2) tidak terjadi perbedaan yang signifikan antara K0, K+, K1, K2, dan K3. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa ekstrak daun papaya jepang berpengaruh menurunkan kerusakan histologis hati tikus dan berpotensi mencegah kerusakan hati pada kondisi hiperlipidemia.