Kelompok Tani Bangkong Lestari di RW VII Kelurahan Sekaran menghadapi keterbatasan pengetahuan, keterampilan, sarana pertanian perkotaan, dan kapasitas kelembagaan untuk memanfaatkan lahan kosong. Kegiatan ini bertujuan memberdayakan kelompok melalui penerapan pertanian perkotaan terpadu guna mendukung kemandirian pangan. Program dilaksanakan dengan pendekatan berbasis kelompok, komprehensif, dan memanfaatkan potensi lokal melalui empat tahap, yaitu sosialisasi, peningkatan kompetensi, penerapan teknologi, serta monitoring dan evaluasi. Intervensi mencakup pelatihan dan pendampingan budidaya sayuran ramah lingkungan, fasilitasi sistem raised bed, vertikultur, hidroponik, dan akuaponik, serta penguatan manajemen kelompok. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa keempat sistem budidaya yang direncanakan berhasil diterapkan (100%). Sarana produksi telah tersedia dan digunakan untuk membudidayakan tomat, cabai, terung, kangkung, selada, pakcoy, seledri, dan ikan lele. Sebanyak 15 anggota mengikuti penguatan kelembagaan dalam kegiatan ini. Kelompok Tani Bangkong Lestari telah memiliki kepengurusan dan mekanisme pengelolaan fasilitas secara bersama. Mitra juga mampu menggunakan dan merawat sarana yang diberikan. Program ini menghasilkan model pemanfaatan lahan terbatas yang mengintegrasikan produksi pangan, penghijauan lingkungan, dan penguatan kelembagaan. Pendampingan berkelanjutan dan keterlibatan penyuluh pertanian diperlukan agar produksi, pemeliharaan fasilitas, dan kemandirian kelompok dapat dipertahankan.