Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

IMPLEMENTASI KOMUNIKASI INTERNAL DALAM MENINGKATKAN KINERJA KARYAWAN PADA SUB BAGIAN KOMISI IV SEKRETARIAT DPRD KOTA PALEMBANG Nur Indah Pratiwi; Ahmad Muhaimin
Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 1 No. 12 (2023): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : CV SWA Anugrah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8734/musytari.v2i5.1181

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai penerapan komunikasi secara internal pada sub bagian komisi IV DPRD Kota Palembang dalam meningkatkan kinerja karyawannya. Berbagai faktor kurangnya kinerja karyawan ini dikarenakan kurangnya komunikasi antar karyawan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang menggunakan teknik mengobservasi, mendeskripsi pengumpulan infomasi lewat metode wawancara. Penerapan komunikasi internal atau komunikasi antar karyawan yang dilakukan ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja karyawan sub bagian komisi IV dalam menjalankan tugasnya sesuai dengan peraturan perundang-undaangan bidang kesejahteraan masyarakat. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori perilaku manusia yang diartikan sebagai pemahaman bahwa komunikasi internal berhubungan dengan peningkatan kinerja karyawan, komunikasi yang baik dan positif dapat meningkatan kepuasan kerja setiap karyawan.hasil dan pembahasan dari penelitian ini ialah penerapan komunikasi internal antara lain keterbukaan, memberikan umpan balik yang positif, adanya kerja sama tim dan kolaborasi yang baik ini dapat meningkatan kinerja karyawan sub bagian komisi IV secretariat DPRD Kota Palembang.
Mate Taon seasonal calendar, ethnographic communication study of Semende Darat community Yenrizal Yenrizal; Ahmad Muhaimin
Jurnal ASPIKOM - Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 9, No 1 (2024): Jurnal ASPIKOM
Publisher : Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24329/aspikom.v9i1.1421

Abstract

The Mate Taon calendar is a seasonal calendar typically used by the Semende Darat community, Muara Enim Regency, South Sumatra. This calendar serves as a reference for the agricultural activities of the community established by their ancestors. The aim of this research is to understand the characteristics of mate taon as well as the current knowledge and understanding of the community. This qualitative research employed the ethnographic communication approach. The findings indicate that mate taon represents the community's interpretation of the local natural environment since the time of the puyang and has persisted to the present day. Currently, there are variations in the understanding of the mate taoncalendar, categorized among older generations, adults, and youth. The older generation tends to have a better understanding of mate taon, while adults also comprehend it, albeit not in a substantial manner. In contrast, the youth's understanding is largely superficial. Overall, mate taon continues to be practiced, although it is not substantially understood by the younger generation.
Penguatan Fungsi BKPRMI melalui Komunikasi Kolaboratif di Lembaga TPA/TKA Kabupaten Ogan Ilir Sulthaanah Maharani; Dina Cassa Putri; Ahmad Muhaimin; M. Mifta Farid
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4549

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali bagaimana penguatan fungsi BKPRMI melaluikomunikasi kolaboratif dalam memperkuat legalitas dan operasional lembaga nonformal TPA/TKA di Kabupaten Ogan Ilir, khususnya di Kecamatan Indralaya danIndralaya Utara. Program pengabdian masyarakat dilakukan oleh tim dari Fakultas IlmuSosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Raden Fatah Palembang, meliputi pendampinganlegalitas lembaga, pelatihan komunikasi kolaboratif antar guru dan pengurus BKPRMI,serta koordinasi antar kecamatan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatifdengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan pendampingan. Hasilmenunjukkan bahwa komunikasi kolaboratif melalui pelatihan, grup WhatsApp danpendampingan individu telah meningkatkan kesadaran guru TPA/TKA terhadappentingnya legalitas, memperkuat jejaring antar lembaga, dan memfasilitasi proseslegalisasi yang sebelumnya terhambat oleh lemahnya koordinasi dan keterbatasansumber daya manusia. Implikasi penelitian ini merekomendasikan pengembanganmodel komunikasi kolaboratif berkelanjutan yang melibatkan BKPRMI, Kemenag, guru,dan mahasiswa pendamping sebagai katalisator.
Optimalisasi Legalitas Lembaga TPA/TKA BKPRMI melalui Strategi Komunikasi Partisipatif di Kabupaten Ogan Ilir Raga Setio Sukma; Fauziah Jelita Aprilia; Ahmad Muhaimin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4565

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan strategi komunikasi partisipatif dalam upayamengoptimalkan legalitas lembaga Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) dan Taman Kanak-Kanak AlQur’an (TKA) di bawah naungan BKPRMI Kabupaten Ogan Ilir. Kegiatan pengabdian masyarakatdilakukan oleh tim FISIP UIN Raden Fatah Palembang melalui pendekatan komunikasi partisipatif yangmelibatkan dosen, mahasiswa, dan pengurus BKPRMI. Metode yang digunakan adalah kualitatif denganobservasi, wawancara, dan pendampingan administratif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa strategikomunikasi partisipatif meningkatkan pemahaman guru TPA/TKA terhadap mekanisme legalisasi melaluisistem SIPDARLPQ dan EMIS Kementerian Agama, memperkuat koordinasi antarlembaga, danmendorong terciptanya sinergi antara BKPRMI dan instansi pemerintah. Temuan ini menegaskanpentingnya komunikasi dua arah, keterlibatan aktif, dan kolaborasi berkelanjutan dalam meningkatkankapasitas kelembagaan pendidikan nonformal Islam
Komunikasi Lingkungan dalam Konflik Ruang Publik (Studi Kasus Kemacetan dan Aktivitas Pedagang Kaki Lima di Sekitar Kampus UIN Raden Fatah Palembang) Maya Zebina Cahyani; Ahmad Muhaimin; Muhamad Arif Setiawan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5265

Abstract

Konflik ruang publik di sekitar Kampus UIN Raden Fatah Palembang muncul akibataktivitas PKL yang menggunakan trotoar dan bahu jalan hingga menyebabkan kemacetandan terganggunya kenyamanan pengguna jalan. Penelitian ini menggunakan metodekualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk menganalisisperan komunikasi lingkungan dalam penyelesaian konflik. Hasil menunjukkan bahwadialog partisipatif, sosialisasi, dan kolaborasi antar pihak mampu menciptakankesepahaman dan menjadi strategi penataan ruang publik yang harmonis.
Ruang Publik Digital Sebagai Panggung Performatif Studi Etnografi Digital Pada Food Content Nanakoot Di Instagram Yanah Agustin; Ahmad Muhaimin; Muslimin Ritonga
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6800

Abstract

Perkembangan media sosial telah mengubah ruang publik menjadi arena digital yang bersifat terbuka, partisipatif, dan sarat dengan praktik performatif. Instagram tidak hanya berfungsi sebagai media berbagi informasi, tetapi juga sebagai panggung tempat individu membangun citra diri dan menjalin keterikatan dengan audiens. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana akun Instagram @nanakoot sebagai food content creator memanfaatkan ruang publik digital sebagai panggung performatif dalam membentuk citra diri dan membangun keterikatan dengan audiens. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi digital (netnografi). Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif terhadap unggahan konten, caption, serta interaksi di kolom komentar pada periode 28-31 oktober 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik performativitas Nanakoot tampak melalui empat elemmen utama, yaitu visual, verbal, konsistensi, dan interaksi. Keempat elemen tersebut berperan dalam membangun persona yang autentik, mudah dikenali, serta menciptakan hubungan emosional dengan audiens. Temuan ini mengaskan bahwa instagram berfungsi sebagai ruang publik digital yang tidak hanya memfasilitasi komunikasi, tetapi juga menjadi arena pertunjukan simbolik yang membentuk identitas dan keterikatan sosial antara kreator dan pengikutnya.