Siti Aisyah
Universitas Tama Jagakarsa

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. DCI INDONESIA, TBK Siti Aisyah; H. Malikuddin Sembiring; Arif Riyanto
Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 2 No. 6 (2023): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : CV SWA Anugrah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8734/musytari.v2i6.1231

Abstract

Disiplin kerja dan motivasi sangat penting dalam meningkatkan kinerja pegawai. Disiplin kerja menjadi tolak ukur ketaatan seseorang dalam bertingkah laku pada lingkungan sekitar dan tanggung jawab atas setiap beban kerja yang diberikan guna menghasilkan kinerja yang baik. Motivasi pada karyawan perlu ditingkatkan guna karyawan dapat menghasilkan kinerja yang efektif dan efisien, jika karyawan yang tidak memiliki tingkat disiplin dan motivasi yang tinggi, maka akan sulit untuk bekerja dengan bersungguh-sungguh sehingga menghasilkan kinerja yang buruk. Apabila adanya peran perusahaan dalam menciptakan disiplin kerja dan motivasi terhadap karyawannya, maka para karyawan menghasilkan kinerja yang baik sesuai dengan harapan perusahaan agar tercapainya tujuan yang telah ditentukan oleh perusahaan. Penelitian berjudul Pengaruh Disiplin Kerja Dan Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. DCI Indonesia, Tbk. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tingkat disiplin kerja karyawan, mengetahui tingkat motivasi kerja karyawan dan kinerja karyawan serta untuk mengetahui pengaruh disiplin kerja dan motivasi terhadap kinerja pegawai di PT. DCI Indonesia, Tbk. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dan verifikatif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada PT. DCI Indonesia, Tbk diperoleh nilai Uji T pada variabel Disiplin Kerja terhadap variabel Kinerja Karyawan secara parsial dengan nilai thitung 4,290 > ttabel 1,996 dan nilai signifikan sebesar 0,001 < 0,05. Dapat disimpulkan bahwa variabel Disiplin Kerja berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Pada Variabel Motivasi diketahui nilai thitung 3,950 > ttabel 1,996 dengan tingkat signifikan sebesar 0,001 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa variabel Motivasi berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Pengujian hipotesis secara simultan dengan Uji F, variabel Disiplin Kerja dan Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan memperoleh hasil Fhitung dan Ftabel sebesar 25,621 dan 3,12 atau Fhitung > Ftabel dapat dikatakan bahwa Disiplin Kerja dan Motivasi secara simultan berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Serta hasil Uji Koefisien Determinasi (R Square) menunjukan bahwa disiplin kerja dan motivasi secara bersama-sama mempunyai pengaruh sebesar 41,2% terhadap kinerja karyawan. Sedangkan sisanya sebesar 58,8% dipengaruhi oleh faktor lain diluar penelitian ini.
Analisis Kinerja Perusahaan Menggunakan Balanced Scorecard : Studi Kasus pada PT Qirindo Tekhnik Mandiri Kota Jakarta Barat Siti Aisyah; Wati Rosmawati; Shofia Arsy
Journal Of Business, Finance, and Economics (JBFE) Vol 6 No 2 (2025): Desember : Journal Of Business, Finance, and Economics (JBFE)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jbfe.v6i2.7456

Abstract

This study aims to analyze the performance of PT Qirindo Tekhnik Mandiri by applying the Balanced Scorecard approach after the fire incident that disrupted business operations in early 2025. Balanced Scorecard was chosen because it provides a comprehensive measurement framework that evaluates performance through four perspectives: financial, customer, internal business process, and learning and growth. This research employed a descriptive method with both qualitative and quantitative approaches. Primary data were obtained through semi-structured interviews with the President Director, while secondary data were derived from financial statements from 2021 to 2024. The findings indicate that the company showed an improvement in financial performance in 2023, followed by a decline in 2024 due to operational disruption and increased costs. The fire incident also caused revenue decline and asset losses at the beginning of 2025, although the company succeeded in maintaining cash flow by implementing emergency funding strategies and cost adjustments. From the customer perspective, trust and loyalty remained stable due to transparent communication and service enhancements. Internal business processes demonstrated improvements in operational standards and the adoption of digital systems. In the learning and growth perspective, employee training and capacity strengthening activities were consistently carried out to support operational recovery. Overall, the Balanced Scorecard helped provide a clear performance evaluation and guide strategic recovery efforts post-crisis.