Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN ORANG TUA DALAM MENJAGA KEPERCAYAAN DIRI DAN EMOSI ANAK BINAAN DI LPKA Igo Pebri Asah Saputra; Ali Muhammad
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 5 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : CV SWA Anugrah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v1i5.770

Abstract

Peran orang tua menjadi suatu hal yang penting dalam menjaga rasa percaya diri dan kestabilan emosi Anak Binaan. Hal itu dikarenakan orang tua menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi perubahan rasa kepercayaan diri dan kestabilan emosi Anak Binaan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan mengenai bagaimana peran orang tua dalam menjaga kepercayaan diri dan emosi Anak Binaan di LPKA. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kajian literatur atau library research dengan mengumpulan artikel, buku, dan literatur lainnya yang relevan dengan topik penelitian. Pada penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa orang tua memiliki peranan yang penting dalam menjaga rasa percaya diri dan kestabilan emosi pada Anak Binaan di LPKA. Peran yang dilakukan orang tua yaitu dengan memberikan pujian, cinta dan kasih sayang, dan memboleh Anak berpikir dan mengambil keputusan sendiri.
OPTIMALISASI PERAN KELOMPOK MASYARAKAT PEDULI PEMASYARAKATAN DALAM MEMPERSIAPKAN REINTEGRASI SOSIAL BAGI KLIEN PEMASYARAKATAN DI GRIYA ABHIPRAYA CIRA BAPAS KELAS I JAKARTA TIMUR-UTARA Igo Pebri Asah Saputra; Jonathan Tri Anggoro Putra
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 3 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v2i3.2009

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi implementasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Jakarta Timur - Utara dan implikasinya terhadap pengembangan strategi intervensi sosial. Studi ini mencakup inisiasi kegiatan sosial, asesmen klien, sosialisasi organisasional, dan perencanaan intervensi. Temuan menunjukkan bahwa model KKN secara efektif meningkatkan kompetensi mahasiswa Politeknik Ilmu Pemasyarakatan, menjadi dasar kurikulum pendidikan di institusi serupa. Implikasinya mencakup potensi adopsi metode intervensi sosial terstruktur, penguatan kolaborasi antara lembaga pemasyarakatan dan masyarakat, serta pengembangan program rehabilitasi yang efektif. Studi kasus Griya Abhipraya menyoroti dampak positif dari pendekatan rehabilitasi sosial pada tingkat makro. Kerjasama dengan Yayasan Karitas Sani Madani menegaskan pentingnya keterlibatan multi-stakeholder dalam upaya rehabilitasi sosial.