Jayaputra
Program Studi Agroekoteknololgi, Fakultas Pertanian, Universitas Mataram

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Kerapatan Tanaman Refugia Kacang Tanah Terhadap Intensitas Serangan Hama Ulat Daun (Spodoptera exigua Hubner) pada Bawang Merah I Ketut Ngawit; Jayaputra; Filadoris Jodi Putra Nangur
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v2i3.3088

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi yang komprehensif tentang invasi, kolonisasi dan intensitas serangan hama Spodoptera exigua Hubner, pada tanaman bawang merah dengan beberapa tingkat kerapatan tanaman refugia kacang tanah. Metode penelitian eksperimen, dengan rancangan acak lengkap yang terdiri atas lima perlakuan kerapatan populasi refugia, yitu R0 tanaman bawang merah tampa perlakuan refugia tanaman kacang tanah, R1, R2, R3 dan R4 tanaman bawang merah dengan perlakuan refugia 1, 2, 3 dan 4 baris tanaman kacang tanah yang ditatam pada sisi guludan bawang merah yang jaraknya 10 cm dari barisan tanaman bawang merah terluar. Parameter yang diamati meliputi intensitas serangan hama S. exigua dan bobot umbi segar bawang merah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Perlakuan kerapatan refugia kacang tanah pada bawang merah berpengaruh terhadap intensitas serangan hama S. exigua dan hasil bawang merah. Tanaman bawang merah dengan tanpa refugia dan refugia satu baris tanaman kacang tanah mengalami intensitas serangan hama S. exigua dengan kriteria sedang, dengan persentase serangan berkisar antara >20% - ≤40%. Tanaman bawang merah dengan refugia 2, 3 dan 4 baris tanaman kacang tanah mengalami intensitas serangan hama S.exigua dengan kriteria sangat rendah, dengan persentase serangan berkisar antara > 0% - ≤ 10%. Tanaman bawang merah yang mengalami serangan hama S.exigua dengan kriteria sangat rendah, hasil bobot umbi segar yang diperoleh lebih tinggi dibandingkan dengan tanaman yang mengalami serangan sedang. Hubungan tanaman bawang merah yang terserang hama S. exigua dengan hasil bobot umbi segarnya menunjukkan korelasi yang kuat, signifikan dan berkorelasi negatif.
Pengaruh Pemberian Pupuk Cair Bioextrim Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Dua Varietas Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Halimatussakdiah; Kisman; Jayaputra
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v2i3.3558

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk cair Bioextrim terhadap pertumbuhan dan hasil dua varietas bawang merah. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama yaitu faktor Bioextrim yang terdiri dari 4 taraf perlakuan: 1. B0 (tanpa perlakuan) 2. B1 (5 ml/L air) 3. B2 (10 ml/L air) 4. B3 (15 ml/L air), dan faktor kedua terdiri dari dua taraf: 1.Varietas Tajuk 2.Varietas Bima Brebes. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analysis of variance (ANOVA) dengan taraf 5%. Jika hasil keragaman berbeda nyata maka dilakukan uji lanjut menggunakan BNJ 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara faktor Bioextrtim dengan faktor varietas. Tetapi, pemberian konsentrasi pupuk cair bioextrtim berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah anakan dan jumlah daun 42 hst dan 49 hst. Sedangkan penggunaan varietas berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman 7 hst dan 14 hst, jumlah anakan, dan jumlah daun 42 hst dan 49 hst.
Induksi Pembungaan Manggis (Garcinia mangostana L.) Menggunakan Paklobutrazol Baiq Fhariska Anggraini; Nurrachman; Jayaputra
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v2i3.3568

Abstract

Produksi manggis di Indonesia masih tergolong rendah dan tidak stabil setiap tahunnya. Hal ini disebabkan oleh pembungaan manggis yang bersifat biennial bearing dan perubahan iklim terutama curah hujan. Curah hujan yang tinggi dapat menyebabkan kerontokan pada bunga dan buah manggis sehingga dapat menurunkan produksi manggis. Agar tanaman manggis berbuah setiap musim dapat dilakukan dengan mengaplikasikan paklobutrazol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian paklobutazol terhadap waktu pembungaan dan hasil tanaman manggis. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan. Berbagai konsentrasi paklobutrazol yang diberikan yaitu tanpa perlakuan paklobutrazol (P0), paklobutazol 1.500 ppm/pohon (P1), 2.000 ppm/pohon (P2), dan 2.500 ppm/pohon (P3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan paklobutazol dapat mempercepat pembungaan dengan meningkatkan rasio C/N pada tanaman manggis. Konsentrasi paklobutrazol 2.000 ppm/pohon (P2) merupakan konsentrasi paling baik dalam meningkatkan jumlah bunga dan jumlah buah tanaman manggis.