Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

PENERAPAN METODE INTERACTIVE DEVELOPMENT DALAM PEMBELAJARAN KETERAMPILAN BERBICARA DI MERCURY EDUCATION CENTRE (MEC) PAMEKASAN Ayuanita, Kristanti
NUANSA: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Keagamaan Islam Vol 14, No 2 (2017)
Publisher : STAIN PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.388 KB) | DOI: 10.19105/nuansa.v14i2.1645

Abstract

The purpose of this study is to know how is the application of Interactive development method in teaching speaking skill in Mercury Education Centre (MEC) Pamekasan, what are the difficulties in applying interactive development method in teaching speaking skill in Mercury Education Centre (MEC) Pamekasan. The researcher uses qualitative approach with descriptive kind of research. The data collection means are observation, interview, field notes and data documentation. To check the validity of the data, the researcher uses the techniques of  longer observation, triangulation. The research result show that the interactive development method started with giving motivation in the beginning and the end of the class. After that the students are given some minutes to pronounce vocabulary and to make sentences to do debate or presentation. While the difficulties faced are the different ability to memorize words, the large amount of the students in a class, the students’ condition, and also the different atmosphere between the school and Mercury. The effort done by the teacher coping these difficulties are giving more motivation, giving reward or appreciation, making the target system arranging to send the mentor to go on seminar on it.
The Visual Students’ Problems in Listening Class at the Third Semester Students of IAIN MADURA Wulandari, Isrok; Ayuanita, Kristanti
PANYONARA: Journal of English Education Vol 1, No 1 (2019): PANYONARA: Journal of English Education
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.867 KB) | DOI: 10.19105/panyonara.v1i1.2520

Abstract

All of the students that have different learning style learn in listening class include the visuals students. This research investigates: how the visual students learn in listening class at the third-semester students of IAIN Madura (Previously STAIN Pamekasan) and what kind of difficulties faced by visual students in listening class and what factors that make the visual students difficult to comprehend the material in listening class. This is qualitative research. The researcher obtained the data through observation, interview and documentation. The results of this research are the visual students in listening class like doodle and some of them like movies. The difficulties faced by the visual students in listening class are: difficult to answer the question directly and difficult to concentrate when they listened the material. The most factor that makes the visual students difficult to comprehend the material because the situation is crowded. From this research, it is also found that not all of the visual students in listening class like watch movies have a problem or difficult with the verbal or oral instruction, they loss their concentration and can learn in the noise or crowded situation of listening class.
Optimalisasi Pembelajaran Keterampilan Menyimak Berita di SMPI Nurul Yaqin Bujur Timur Batu Marmar Pamekasan Toyyibah, Toyyibah; Ayuanita, Kristanti
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v1i1.2992

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan optimalisasi pembelajaran keterampilan menyimak berita di SMPI Nurul Yaqin Bujur Timur Batu Marmar Pamekasan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Jenis penelitian ini adalah fenomenologis.  Analisis data dilakukan dengan teknik reduksi data, model, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah: (1)  cara mengoptimalisasi keterampilan menyimak berita meliputi (a) memberikan latihan setiap satu minggu dua kali dengan memberikan tugas pekerjaan rumah, (b) memakai audio visual, (c) menyuruh siswa untuk membaca bahan simakan ke depan, dan (d) memberikan pendekatan individual terhadap peserta didik yang memiliki pola menyimak yang berbeda, (2)  problematika optimalisasi pembelajaran keterampilan menyimak berita meliputi (a) kehilangan konsentrasi, (b) keterbatasan media, (c) ruang kelas yang sempit, (d) faktor lingkungan, (e) keterbatasan IQ, (f) pembicara kurang menarik dan bahan ajar yang masih minim, dan (g) faktor fisik, serta (3)  solusi dari problematika keterampilan menyimak berita meliputi  (a) memaksimalkan bahan ajar, (b) memperbanyak praktik, seperti menyimak berita dan memberi tugas, (c) menyediakan media yang menarik atau bahan simakan yang menarik, dan (d) mempersiapkan penguasaan materi, media dan metode.
NILAI DIDAKTIS DALAM CERITA RAKYAT KE’ LESAP PENDEKAR KAMARDIKA’AN E POLO MADURA PERSPEKIF ALI M. NATSIR Arifin, Samsul; Ayuanita, Kristanti
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v1i2.2983

Abstract

Cerita rakyat Ke’ Lesap merupakan cerita yang kejadiannya sekitar tahun 1750 dan menjadi cerita legenda di pulau Madura. Keberadaan cerita rakyat Ke’ Lesap Pendekar Kamardika’an E Polo Madura hampir tidak dikenal oleh masyarakat saat ini. Hal itu karena masyarakat generasi saat ini cenderung fokus dalam dunia digital sehingga kebudayaan mendengar dan membaca cerita rakyat di Pulau Madura perlahan-lahan mulai ditinggalkan. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menguraikan nilai-nilai didaktis yang terdapat dalam cerita rakyat dan mendeskripsikan fungsi dari nilai-nilai tersebut. Metode analisis data dilakukan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik simak dan mencatat nilai-nilai didaktis yang terkandung dalam cerita rakyat Ke’ Lesap Pendekar Kamardika’an E Polo Madura. Sumber data yang dianalisis adalah cerita rakyat Ke’ Lesap Pendekar Kamardika’an E Polo Madura yang berupa buku berbahasa Madura kemudian oleh peneliti menerjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Cerita tersebut memiliki nilai intelektual, nilai sosial, nilai moral, nilai ketuhanan/agama, nilai kehendak/cita-cita. Fungsi cerita rakyat tidak hanya sebagai penghantar anak-anak ketika mau tidur, tetapi  mendidik dalam hal kebaikan.
Kajian Ekologi Cerpen Digital Berbasis Web dan Implementasinya dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra Masyithah Maghfirah Rizam; Kristanti Ayuanita
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 2024: SPECIAL EDITION: LALONGET V
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.vi.17362

Abstract

This study examines the ecological values in web-based digital short stories and their implementation in Indonesian Language and Literature learning. The data were collected from three short stories titled Penyumbang Sampah ke Sungai (Garbage Contributor to the River), Rumahku Kebanjiran (My House Flooded), and Banjir (Flood). This research employs a descriptive qualitative method with an ecocriticism approach to identify the ecological values embedded in these short stories. The findings reveal that the stories effectively depict the impact of human behavior on the environment, such as pollution, deforestation, and flooding. The ecological values in these stories can be implemented in learning to raise students' awareness of environmental issues, enhance critical thinking skills, and encourage real action in preserving nature. This study concludes that ecology-based digital literature can serve as a relevant and effective medium in language and literature learning, supporting environmental education in schools.
NILAI DIDAKTIS DALAM CERITA RAKYAT KE’ LESAP PENDEKAR KAMARDIKA’AN E POLO MADURA PERSPEKIF ALI M. NATSIR Samsul Arifin; Kristanti Ayuanita
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v1i2.2983

Abstract

Cerita rakyat Ke’ Lesap merupakan cerita yang kejadiannya sekitar tahun 1750 dan menjadi cerita legenda di pulau Madura. Keberadaan cerita rakyat Ke’ Lesap Pendekar Kamardika’an E Polo Madura hampir tidak dikenal oleh masyarakat saat ini. Hal itu karena masyarakat generasi saat ini cenderung fokus dalam dunia digital sehingga kebudayaan mendengar dan membaca cerita rakyat di Pulau Madura perlahan-lahan mulai ditinggalkan. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menguraikan nilai-nilai didaktis yang terdapat dalam cerita rakyat dan mendeskripsikan fungsi dari nilai-nilai tersebut. Metode analisis data dilakukan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik simak dan mencatat nilai-nilai didaktis yang terkandung dalam cerita rakyat Ke’ Lesap Pendekar Kamardika’an E Polo Madura. Sumber data yang dianalisis adalah cerita rakyat Ke’ Lesap Pendekar Kamardika’an E Polo Madura yang berupa buku berbahasa Madura kemudian oleh peneliti menerjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Cerita tersebut memiliki nilai intelektual, nilai sosial, nilai moral, nilai ketuhanan/agama, nilai kehendak/cita-cita. Fungsi cerita rakyat tidak hanya sebagai penghantar anak-anak ketika mau tidur, tetapi  mendidik dalam hal kebaikan.
Optimalisasi Pembelajaran Keterampilan Menyimak Berita di SMPI Nurul Yaqin Bujur Timur Batu Marmar Pamekasan Toyyibah Toyyibah; Kristanti Ayuanita
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 1 No. 1 (2019)
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v1i1.2992

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan optimalisasi pembelajaran keterampilan menyimak berita di SMPI Nurul Yaqin Bujur Timur Batu Marmar Pamekasan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Jenis penelitian ini adalah fenomenologis.  Analisis data dilakukan dengan teknik reduksi data, model, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah: (1)  cara mengoptimalisasi keterampilan menyimak berita meliputi (a) memberikan latihan setiap satu minggu dua kali dengan memberikan tugas pekerjaan rumah, (b) memakai audio visual, (c) menyuruh siswa untuk membaca bahan simakan ke depan, dan (d) memberikan pendekatan individual terhadap peserta didik yang memiliki pola menyimak yang berbeda, (2)  problematika optimalisasi pembelajaran keterampilan menyimak berita meliputi (a) kehilangan konsentrasi, (b) keterbatasan media, (c) ruang kelas yang sempit, (d) faktor lingkungan, (e) keterbatasan IQ, (f) pembicara kurang menarik dan bahan ajar yang masih minim, dan (g) faktor fisik, serta (3)  solusi dari problematika keterampilan menyimak berita meliputi  (a) memaksimalkan bahan ajar, (b) memperbanyak praktik, seperti menyimak berita dan memberi tugas, (c) menyediakan media yang menarik atau bahan simakan yang menarik, dan (d) mempersiapkan penguasaan materi, media dan metode.
Model Pembelajaran Menyimak Kritis Melalui Media Interaktif pada Mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia IAIN Madura Kristanti Ayuanita; Moh. Hafid Effendy
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v4i1.6338

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya problematika ketika usai kegiatan menyimak kurang lebih hanya ada 4-5 mahasiswa yang aktif berdiskusi dan yang lainnya hanya diam tidak mengungkapkan pendapatnya. Proses menyimak memerlukan perhatian serius dari mahasiswa. Oleh karena itu, perlu adanya model pembelajaran yang diterapkan dosen kepada mahasiswa yang inovatif guna mengubah pola pembelajaran ke arah yang lebih baik. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa dosen menggunakan semua media yang ada di laboratorium utamanya media audio visual yang bisa digunakan secara interaktf. Selain itu, media interaktif adalah media audio visual yang digunakan dosen pengajar sebagai alat bantu dalam menyampaikan materi pembelajaran keterampilan menyimak kritis. Dalam hal ini dosen menggunakan komputer, proyektor, seperangkat multimedia lengkap dengan headset di masing masing kursi. Media audio visual dipilih dari sumber internet seperti di youtube yang berupa rekaman materi yang dipilih sedemikian rupa untuk membantu proses menyimak kritis agar lebih mudah dipahami mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia IAIN Madura. Di sisi lain, mahasiswa merasa terbantu dalam hal menyimak dengan menggunakan media interaktif. Sebaliknya mereka merasa bosan jika pembelajaran keterampilan menyimak hanya diisi dengan diskusi atau metode ceramah. Mereka kurang konsentrasi dan terkadang mudah mengantuk. Adapun faktor pendukung dalam pembelajaran keterampilan menyimak ini adalah kondisi kelas yang kondusif ditambah dengan multimedia yang membantu jalannya proses belajar mengajar keterampilan menyimak kritis. Faktor penghambatnya terletak pada perangkat laboratorium, dalam hal ini headset yang tidak semuanya berfungsi dengan baik. Pada media yang digunakan, jika durasi terlalu panjang, mahasiswa akan kesulitan untuk menyimpulkan keseluruhan isi dari bahan simakan yang di sajikan.
Pemanfaatan Google Docs dalam Kolaborasi Real-Time Pembelajaran Menyunting Teks Masyithah Maghfirah Rizam; Kristanti Ayuanita
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 2023: SPECIAL EDITION: LALONGET IV
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.vi.11759

Abstract

Group text editing is done manually when dealing with printed text, so the process certainly uses more paper and is not practical. So, the use of Google Docs in real-time collaborative learning to edit text needs to be done to overcome the impracticality of editing using printed text. When learning to edit text in groups, it will also be more practical, effective and efficient if you use Google Docs. Google Docs can connect editors at one time to edit text together. The advantage is of course that it is more sophisticated than editing the respective printed text which then still needs to be discussed and retyped. Through Google Docs, typing is done in real-time.
Kajian Ekologi Cerpen Digital Berbasis Web dan Implementasinya dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra Masyithah Maghfirah Rizam; Kristanti Ayuanita
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 2024: SPECIAL EDITION: LALONGET V
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.vi.17362

Abstract

This study examines the ecological values in web-based digital short stories and their implementation in Indonesian Language and Literature learning. The data were collected from three short stories titled Penyumbang Sampah ke Sungai (Garbage Contributor to the River), Rumahku Kebanjiran (My House Flooded), and Banjir (Flood). This research employs a descriptive qualitative method with an ecocriticism approach to identify the ecological values embedded in these short stories. The findings reveal that the stories effectively depict the impact of human behavior on the environment, such as pollution, deforestation, and flooding. The ecological values in these stories can be implemented in learning to raise students' awareness of environmental issues, enhance critical thinking skills, and encourage real action in preserving nature. This study concludes that ecology-based digital literature can serve as a relevant and effective medium in language and literature learning, supporting environmental education in schools.