Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Cara Meningkatkan Penghasilan Berdasarkan Isyarat Ayat Al-Qur’an Apipudin Apipudin; Topan Sukma Saputra; Mulyadi Mulyadi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i6.6413

Abstract

Makna al-Qur’an tidak hanya terbatas pada makna teks (lafadz), tetapi sangatlah berlapis. Dari mulai makna lafadz (teks), makna isyarat, makna ibrah, makna lathaif dan makna haqaiq. Makna isyarat, makna ibrah, makna lathaif, dan makna haqaiq tidak Nampak pada teks, tetapi tersembunyi dibalik teks tersebut. Penelitian ini bertujuan mengungkap secara analisis makna isyarat dalam al-Qur’an khususnya dalam menambah penghasilan. Kajian ini menggunakan metode deskriptif analisis terhadap teks-teks al-Qur’an khususnya yang mengisyaratkan penambahan pengahasilan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu mengumpulkan ayat-ayat yang mengisyaratkan penambahan penghasilan. Kajian ini termasuk kajian pustaka yang terdiri dari sumber primer dan skunder. Sumber primer dalam kajian ini ayat-ayat al-Qur’an. Sementara sumber skunder dalam kajian ini berupa hadis, jurnal, internet dan kajian terdahulu yang ada hubungannya baik langsung maupun tidak langsung. Dalam penelitian ini ayat-ayat yang menunjukan cara meningkatkan penghasilan, baik secara isyarat, maupun berupa ayat langsung
Salam kepada non muslim dalam Al-qur’an analisis penafsiran Syaikh Nawawi Albantani dalam tafsir Maharah Labid Apipudin Apipudin; Budi Santosa
Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 9 (2022): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini mengungkap penafsiran Syaikh Nawawi al-Bantani pada surat al-Nisa ayat 86 tentang kebolehan salam kepada non muslim. Ungensi dari artikel ini adalah bantahan terhadap larangan salam kepada non muslim. Lewat artikel ini penulis hendak mengungkap penafsiran ulama-ulama yang sejalan dengan Syaikh Nawawi al-Bantani dalam menfasiran surat al-Nisa ayat 86. Melalui analisis terhadap ayat al-Qur’an, diketumakan surat al-Nisa ayat 70, bahwa manusia (bani adam) dimuliakan Tuhan. Kata manusia (Bani Adam) dalam al-Qur’an meng-isyaratkan tidak dibatasi agama, Islam atau bukan Islam. Dengan demikian batasan salam hanya kepada muslim yang ditafsirkan sebagain ulama didasarkan pada surat al-Nisa ayat 86, terbantahkan oleh surat al-Nisa ayat 70. Hal yang menarik lainnya, dalam artikel ini akan memetakan para mufasir dalam menafsirkan surat al-Nisa, baik kubu yang memahmi larangan salam kepada non muslim, maupun yang membolehkannya.
HUBUNGAN TASAWUF DENGAN EKONOMI (KORELASI TAWAKAL DENGAN MANAJEMEN) Apipudin, Apipudin; Novianto , Novianto; Prajaka , Sandhi
El-Iqthisadi Volume 6 Nomor 2 Desember 2024
Publisher : Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah dan Hukum Uin Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/el-iqthisady.vi.53848

Abstract

Abstrak Tawakal dan manajemen sangat erat hubungannya. Hubungan keduanya tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lain. Jika orang bertasawuf, pasti bertawakal, dan ketika sesorang tawakal pasti dalam hidupnya termenej dalam segala hal termasuk pengelolaan harta. Demikian juga ketika dalam pengelolaan harta termenej, sebenarnya sudah mengamalakan nilai tasawuf. Penelitian ini termasuk deskriptis analaisis. Dengan pendekatan yang digunakan kajian kepustakaan. Pada penelitian ini akan menggambarkan konsep tawakal dan menggambarkan konsep manajemen. Setelah digambarkan dari dua konsep tersebut dicari benang merahnya. Dengan demikian kajian ini dapat menggugurkan pemahaman pada umumnya yang menganggap bertasawuf menghindari kehidupan dunia khususnya bidang ekonomi. Kata Kunci: Tasawuf, Ekonomi, Tawakal, Manajemen. Abstract Tawakal and management are closely related. The relationship between the two cannot be separated one from the other. If people do tawawuf, they must have tawakal, and when someone has tawakal, his life is managed in all respects, including the management of his life. a person tawakal must be in his life termenej in all respects including property management. Likewise, when the management of wealth is managed, has actually practiced the value of Sufism. This research includes descriptive analaisis. With the approach used literature review. In this research This research will describe the concept of tawakal and describe the concept of management. After describing the two concepts, the common thread is sought. With Thus this study can abort the understanding in general that considers tawakuf to avoid the life of the world, especially the economic field. tawwuf avoids the life of the world especially the economic field. Keywords: Sufism, Economy, Tawakal, Management