Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Hubungan Kepatuhan Diet Tinggi Protein Dan  Perawatan Luka Menggunakan Balutan Modern  Dengan Penyembuhan Luka Diabetes Pada Pasien  Diabetes Melitus Di RSUD Sayang Cianjur Tahun 2025 Rini Anggraeni; Weslei Daeli; Siti Kamillah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang sering menimbulkan komplikasi berupa luka diabetes yang sulit sembuh akibat gangguan vaskular, neuropati, dan hiperglikemia kronis. Penyembuhan luka diabetes dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya kepatuhan diet tinggi protein dan perawatan luka menggunakan balutan modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepatuhan diet tinggi protein dan perawatan luka menggunakan balutan modern dengan penyembuhan luka diabetes pada pasien diabetes melitus di RSUD Sayang Cianjur tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian adalah pasien diabetes melitus dengan luka diabetes yang dirawat di RSUD Sayang Cianjur. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepatuhan diet tinggi protein, observasi perawatan luka menggunakan balutan modern, serta penilaian proses penyembuhan luka. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik yang sesuai. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kepatuhan diet tinggi protein dengan penyembuhan luka diabetes serta antara perawatan luka menggunakan balutan modern dengan penyembuhan luka diabetes. Pasien yang patuh terhadap diet tinggi protein dan mendapatkan perawatan luka menggunakan balutan modern memiliki proses penyembuhan luka yang lebih baik.
Hubungan Paparan Iklan Media Sosial Dengan Penggunaan Rokok Elektrik (Vape) Pada Remaja Putri SMK Boash 2 Kota Bogor Tahun 2025 Win Puspita; Weslei Daeli; Bambang Suryadi
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan rokok elektrik (vape) pada remaja putri merupakan perilaku mengkonsumsi atau menghisap rokok elektrik yang dilakukan secara rutin maupun sesekali. Paparan iklan media sosial adalah intensitas remaja putri dalam melihat, membaca, dan mendengar informasi tentang rokok elektrik melalui platform seperti Instagram dan TikTok. Tujuan: Mengetahui hubungan paparan iklan media sosial dengan penggunaan rokok elektrik (vape) pada remaja putri SMK Boash 2 Kota Bogor Tahun 2025. Metode: Desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi seluruh siswi kelas X dan XI berjumlah 110 orang. Teknik total sampling digunakan sehingga seluruh populasi menjadi responden. Instrumen menggunakan kuesioner paparan iklan media sosial dan kuesioner penggunaan vape yang telah valid dan reliabel. Analisis data secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil: Responden terbanyak berusia 16 tahun (54,5%) dan kelas X (54,5%). Sebanyak 85 siswi (77,3%) terpapar iklan media sosial dan 70 siswi (63,6%) merupakan pengguna vape. Hasil uji statistik diperoleh p-value = 0,001 dan Odds Ratio (OR) = 13,0. Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara paparan iklan media sosial dengan penggunaan rokok elektrik (vape). Pihak sekolah perlu mengadakan program edukasi kesehatan digital dan bekerja sama dengan orang tua dalam pendampingan penggunaan media sosial pada remaja putri.
Hubungan Dukungan Keluarga Terhadap Tingkat Kepatuhan Transfusi Darah Pada Anak Dengan Thalasemia Di RSUD Pasar Rebo 2025 Miranda Gracilia; Bambang Suryadi; Weslei Daeli
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Thalasemia merupakan kelainan darah herediter yang menyebabkan anemia kronis dan membutuhkan transfusi darah seumur hidup. Kondisi ini sering memengaruhi kepatuhan terhadap jadwal transfusi. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan dukungan keluarga terhadap tingkat kepatuhan transfusi darah pada anak dengan thalasemia di RSUD Pasar Rebo, Jakarta Timur. Desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional (cross-sectional); populasi 60 anak thalasemia, sampel 52 responden dipilih dengan purposive sampling. Instrumen: kuesioner dukungan keluarga, dan lembar observasi kepatuhan transfusi. Analisis menggunakan uji Spearman Rank. Hasil diharapkan menunjukkan hubungan signifikan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan dan kepatuhan transfusi darah (p < 0,05).
Hubungan Respon Time Perawat Dan Penerapan Sistem Rujukan Pasien Darurat (SPGDT) Dengan Kepuasan Pasien IGD RSUD Kembangan Tahun 2024 Ria Syntia Paramita; Weslei Daeli; Siti Kamillah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 4 (2025): APRIL 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan pasien gawat darurat memegang peranan yang sangat penting. Sebagai pintu terdepan rumah sakit, Salah satu tujuan dalam pelayanan di rumah sakit adalah kepuasan pelanggan baik itu pasien maupun keluarga. Pasien merasa puas dengan layanan IGD apabila harapan pasien terpenuhi, seperti pelayanan yang cepat, tanggap, sopan, ramah, pelayanan yang optimal dan interaksi yang baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan respon time perawat dan penerapan sistem rujukan pasien darurat dengan kepuasan pasien IGD RSUD Kembangan. Metode Penelitian ini adalah deskriptif corelational yaitu penelitian yang digunakan untuk mengetahui hubungan antar dua variabel dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan accidental Sampling. Hasil penelitian ini, responden yang meyatakan respontime cepat berjumlah 72 responden atau sebesar 73,5% sedangkan yang menyatakan lambat berjumlah 26 responden atau sebesar 26,5%. Jumlah responden yang menyatakan penerapan sistem rujukan sesuai berjumlah 61 responden atau sebesar 62,2% sedangkan yang menyataakan tidak sesuai berjumlah 37 responden atau sebesar 37,85. Terdapat hubungan respontime dengan kepuasan pasien nilai P Value sebsar 0,000 < α = 0,05. Terdapat hubungan penerapan sistem rujukan dengan kepuasan pasien nilai P Value sebsar 0,000 < α = 0,05. Dengan adanya penelitian ini diharapkan Rumah Sakit dapat menyusun program-program pelayanan dalam meningkatkan kepuasan pasien di Rumah sakit.