Kapal tanker merupakan salah satu moda transportasi laut yang memiliki kebutuhan energi listrik cukup tinggi, khususnya pada sistem kelistrikan auxiliary. Pada umumnya, kebutuhan energi listrik kapal masih dipenuhi oleh diesel generator yang beroperasi secara kontinu sehingga menyebabkan tingginya konsumsi bahan bakar dan emisi gas buang. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan dan menganalisis pemanfaatan sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terintegrasi pada kapal tanker MT. Nectar sebagai sumber energi pendukung sistem kelistrikan auxiliary. Metode penelitian yang digunakan meliputi studi literatur, pengumpulan data beban listrik kapal, analisis kebutuhan energi listrik, analisis potensi energi surya, serta perancangan sistem PLTS yang meliputi panel surya, baterai, solar charge controller, dan inverter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem PLTS dirancang menggunakan 350 unit panel surya SunPower E20-435-COM berkapasitas 435 Wp dengan total kapasitas sistem sebesar 152,25 kWp dan mampu menghasilkan energi listrik efektif sekitar 609 kWh/hari setelah memperhitungkan rugi-rugi sistem. Beban listrik auxiliary kapal yang direncanakan untuk disuplai sebesar 589,6 kWh/hari, sehingga sistem PLTS secara teoritis mampu membantu memenuhi sebagian besar kebutuhan energi listrik kapal. Selain itu, penerapan sistem hybrid PLTS–diesel diperkirakan mampu mengurangi konsumsi bahan bakar generator sebesar 25% atau setara dengan 36,85 liter/hari. Dengan demikian, penerapan sistem PLTS terintegrasi pada kapal tanker MT. Nectar memiliki potensi yang baik dalam meningkatkan efisiensi energi kapal serta mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil pada sektor maritim.Kapal tanker merupakan salah satu moda transportasi laut yang memiliki kebutuhan energi listrik cukup tinggi, khususnya pada sistem kelistrikan auxiliary. Pada umumnya, kebutuhan energi listrik kapal masih dipenuhi oleh diesel generator yang beroperasi secara kontinu sehingga menyebabkan tingginya konsumsi bahan bakar dan emisi gas buang. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan dan menganalisis pemanfaatan sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terintegrasi pada kapal tanker MT. Nectar sebagai sumber energi pendukung sistem kelistrikan auxiliary. Metode penelitian yang digunakan meliputi studi literatur, pengumpulan data beban listrik kapal, analisis kebutuhan energi listrik, analisis potensi energi surya, serta perancangan sistem PLTS yang meliputi panel surya, baterai, solar charge controller, dan inverter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem PLTS dirancang menggunakan 350 unit panel surya SunPower E20-435-COM berkapasitas 435 Wp dengan total kapasitas sistem sebesar 152,25 kWp dan mampu menghasilkan energi listrik efektif sekitar 609 kWh/hari setelah memperhitungkan rugi-rugi sistem. Beban listrik auxiliary kapal yang direncanakan untuk disuplai sebesar 589,6 kWh/hari, sehingga sistem PLTS secara teoritis mampu membantu memenuhi sebagian besar kebutuhan energi listrik kapal. Selain itu, penerapan sistem hybrid PLTS–diesel diperkirakan mampu mengurangi konsumsi bahan bakar generator sebesar 25% atau setara dengan 36,85 liter/hari. Dengan demikian, penerapan sistem PLTS terintegrasi pada kapal tanker MT. Nectar memiliki potensi yang baik dalam meningkatkan efisiensi energi kapal serta mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil pada sektor maritim.