Abstract: Every organization relies heavily on its human capital to drive operational success. To optimize human resources, maintaining effective organizational communication and a conducive work environment is essential for elevating employee work performance. This study aims to analyze the simultaneous and partial effects of communication and work environment on employee performance at PT. X on the Indonesia Stock Exchange. Employing a quantitative approach, this research utilized both primary data gathered via structured Likert-scale questionnaires and relevant secondary data. The study involved a population of 40 individuals, all of whom were selected as respondents using a saturated sampling (census) technique. Data analysis was executed using multiple linear regression. The simultaneous statistical analysis reveals that communication and work environment collectively exert a significant effect on employee performance. Conversely, the partial analysis yields contrasting results: the communication variable demonstrates a significant positive influence on work performance, whereas the work environment shows no statistically significant impact on employee performance at PT. X. These findings suggest that while physical or environmental factors are present, interpersonal and clear organizational communication remains the primary driver of workforce productivity within this specific corporate environment. Keywords: Communication, Employee Performance, Work Environment. Abstrak: Setiap organisasi sangat bergantung pada modal manusia untuk menggerakkan keberhasilan operasionalnya. Guna mengoptimalkan sumber daya manusia tersebut, pemeliharaan komunikasi organisasi yang efektif dan lingkungan kerja yang kondusif menjadi aspek esensial untuk meningkatkan kinerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh secara simultan dan parsial dari komunikasi dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. X di Bursa Efek Indonesia. Dengan menggunakan metode kuantitatif, penelitian ini menghimpun data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner terstruktur berbasis skala Likert, serta didukung oleh data sekunder yang relevan. Populasi penelitian ini berjumlah 40 orang, di mana seluruh anggota populasi tersebut dijadikan responden dengan menerapkan teknik sampling jenuh (sensus). Teknik analisis data yang digunakan dalam menguji hipotesis adalah regresi linier berganda. Hasil analisis secara simultan menunjukkan bahwa variabel komunikasi dan lingkungan kerja secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Namun, hasil pengujian secara parsial menunjukkan temuan yang berbeda: variabel komunikasi terbukti berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, sementara variabel lingkungan kerja tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan pada PT. X. Temuan ini mengindikasikan bahwa komunikasi interpersonal yang jelas menjadi penggerak utama produktivitas kerja dibandingkan faktor lingkungan fisik.. Kata kunci: Kinerja Karyawan, Komunikasi, Lingkungan Kerja.