Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Leader Dalam Meningkatkan Motivasi Dan Kinerja Karyawan Rika Kurniawati; Tesa Amalia Putri; Nabila
Wacana Psikokultural Vol 2 No 1 (2024): Desember 2024
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/jwp.v2i1.13940

Abstract

Kepemimpinan merupakan sifat yang wajib dimiliki oleh seorang pemimpin untuk mampu mempengaruhi orang lain secara bersama dalam melaksanakan pekerjaan dengan mencapai tujuan yang sama. Peran pemimpin sangat penting dalam meningkatkan motivasi dan kinerja karyawan serta pemimpin berperan dalam mengahadapi tantangan mengembangkan kolaborasi terkait sudut pandang dalam Masyarakat. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui peran Leader dalam meningkatkan motivasi dan kinerja karyawan. Metode yang digunakan dalam pengumpulan jurnal dari tahun 2016-2024. Hasil Literatur review diketahui berbagai faktor pendorong motivasi karyawan salah satunya adalah peran Pemimpin
PENGARUH EFIKASI DIRI TERHADAP PROKRASTINASI AKADEMIK MAHASISWA PENDIDIKAN EKONOMI UNIVERSITAS SRIWIJAYA Nabila; Firmansyah
Jurnal Economic Edu Vol. 6 No. 02 (2026): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jee.v6i02.9152

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh efikasi diri terhadap prokrastinasi akademik Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Sriwijaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif berjenis asosiatif dengan hubungan kausal. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Sriwijaya Tahun angkatan 2021-2023 berjumlah 255 mahasiswa. Pengambilan sampel menggunakan metode proportionate stratified random sampling yaitu teknik yang digunakan apabila populasi mempunyai anggota atau unsur yang tidak homogen dan berstrata secara proposional, sehingga jumlah sampel sebanyak 156 mahasiswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket dan wawancara. Uji validitas instrumen angket menggunakan rumus pearson product moment dan uji reliabilitas menggunakan rumus alpha cronbach. Teknik analisis data penelitian ini adalah statistik deskriptif, uji prasyarat dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan negatif antara efikasi diri dan prokrastinasi akademik yang diperoleh dari perhitungan uji korelasi sebesar -0,166 yang terkategori sangat rendah dan dari perhitungan uji-t diperoleh      sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Dapat disimpulkan terdapat pengaruh efikasi diri terhadap prokrastinasi akademik mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Sriwijaya. Berdasarkan perhitungan koefisien determinan, efikasi diri berkontribusi sebesar 2,75% sementara sisanya sebesar 97,25% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata Kunci: Efikasi Diri, Prokrastinasi Akademik
Wushu Athlete Physical Fitness Nabila; Destriani; Destriana
Journal of Physical Education Health and Sport Vol. 12 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpehs.v12i1.23714

Abstract

Wushu is a martial arts sport that originates from China and is starting to develop in Indonesia. Wushu activities as a whole in Indonesia have been stopped due to the COVID 19 pandemic, causing many athletes to be unable to display their best abilities. As evidenced by training at Jakabaring Sport City (JSC), athletes quickly get tired due to lack of training activities, which also results in poor body condition. To achieve maximum performance, an athlete must definitely have good physical fitness. In this research, we used the Indonesian Student Fitness Test which consists of Body Mass Index (BMI), Sitting Reach Test V, Sit Up Test 60 seconds, Squat Push Test 30 seconds, and Pacer Test with descriptive research to determine the level of fitness of student athletes from the Garuda Wushu Melati Putih Palembang club. Based on observations during the research, there were several Wushu athletes at the Garuda Melati Putih Palembang club who were not fit enough, so that when taking the test the athletes had difficulty carrying out these movements. Obtained from 29 Wushu athletes from the Garuda Melati Putih Palembang club, 25 athletes were in the very good category (86,2%), 2 athletes were in the fair category (0,68%), 1 athlete was in the poor category (0,3%), and the remaining 0 athletes (0%). It was concluded that the Indonesian Student Fitness Test of the Garuda Wushu Melati Putih Palembang club still showed very good criteria.