This Author published in this journals
All Journal MOTORIK
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN KOGNITIF DENGAN KEMANDIRIAN ACTIVITY OF DAILY LIVING PADA PASIEN SKIZOFRENIA Rita Untari; Muhammad Ilham Akbar Maghribi
MOTORIK Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 15 No 1 (2020): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/motorik.v15i1.42

Abstract

Background. Schizophrenia usually has a problem with the function of cognitive function deficits which can affect work activities in daily life. This research aims to determine whether individuals with good cognitive level have more independence in daily activities or vice versa. This research was conducted in RSJ dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang with a sample of 50 respondents. To measure the cognitive level used the Allen Cognitive Levels Skills (ACLS) instrument. Then, to measure the independence of Activity of Daily Living (ADL) used Kohlman Evaluating Livings Skills (KELS) instrument. This research aims to determine whether there is a relationship between cognitive level with the independence of daily living activities in schizophrenic patients. Research methods. The design of this research is non experimental quantitative with cross sectional approach and by using Pearson Product Moment correlation data analysis technique through SPPS 16 for windows. Research result. From the result of hypothesis testing Pearson Product Moment Correlation known level of significance (2 tailed) is -0,838 (< 0,05). Conclusion. This research shows that there is relationship between cognitive levels with independence of Activity of Daily Living in schizophrenia patients in RSJ dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang. Keywords : cognitive levels, activity of daily living, schizophrenia.
TERAPI SENI MANDALA MENURUNKAN GEJALA KECEMASAN PASIEN SKIZOFRENIA Rita Untari; Luluk Hidayah
MOTORIK Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 19 No 2 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/motorik.v19i2.1302

Abstract

Skizofrenia merupakan gangguan jiwa yang memiliki dua gejala utama yakni gejala positif yang meliputi halusinasi, delusi, bahasa tidak teratur, dan perilaku motorik abnormal serta gejala negatif seperti afek menumpul dan mendatar. Gangguan afek bisa berupa kecemasan. Kecemasan pada pasien skizofrenia ditandai adanya rasa takut yang mendalam berdampak pada gangguan penilaian realitas, kepribadian dan perilaku. Pasien skizofrenia yang mengalami kecemasan akan mengarah ke perilaku mengurung diri, perilaku membunuh orang lain atau perilaku bunuh diri. Masalah kecemasan pada skizofrenia mengakibatkan penurunan produktivitas, lebih rentan terhadap stress, penurunan keterampilan, pekerjaan, dan hubungan sosial. Salah satu terapi rehabilitasi psikososial non farmakologi pada pasien skizofrenia dengan kecemasan yaitu Mandala Art Therapy. Penelitian ini bertujuan mengetahui apakah terdapat pengaruh Mandala Art Therapy terhadap tingkat kecemasan pada pasien skizofrenia di RSJD Dr. Arif Zainuddin Surakarta. Penelitian kuantitatif model preexperimental, one group pretest-posttest design. Lokasi RSJD Dr Arif Zainudin Surakarta dengan Teknik purposive sampling didapatkan 20 pasien skizofrenia. Instrumen kecemasan yaitu Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Teknik analisis data menggunakan uji-t berpasangan (paired sample t-test) dengan bantuan aplikasi SPSS versi 25.0. Hasil penelitian didapatkan, sampel penelitian didominasi oleh jenis kelamin laki-laki (75%), berusia 26- 35 tahun (40%) dan riwayat pendidikan terakhir SMP (45%). Uji hipotesis menunjukkan hasil p-value 0,000 (p<0,05). Mandala Art Therapy berpengaruh terhadap tingkat kecemasan pasien Skizofrenia di RSJD Dr. Arif Zainudin Surakarta. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan intervensi dengan memberikan kebebasan memilih warna yang akan dipakai dalam mewarnai pola mandala sesuai yang diinginkan oleh pasien.