Ilham Setyo Budi
ITEKES Cendekia Utama Kudus

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

GAMBARAN KADAR GLUKOSA DARAH SEWAKTU PADA LANSIA DIABETES MELLITUS DI DESA SAMBUNG KECAMATAN UNDAAN KABUPATEN KUDUS Anita Dyah Listyarini; Ilham Setyo Budi; Zakiatun Assifah
Jurnal Kesehatan dan Kedokteran Vol. 1 No. 2 (2022): Juni: Jurnal Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jukeke.v1i2.138

Abstract

Glukosa darah meningkat seiring dengan proses penuaan semakin banyak lansia yang berisiko terhadap terjadinya diabetes mellitus. Diabetes mellitus pada lansia umumnya bersifat asimptomatik, walaupun ada gejala seringkali berupa gejala yang tidak khas seperti kelemahan, latergi, perubahan tingkah laku, menurunnya status kognitif atau kemampuan fungsional. Hal tersebut menyebabkan diagnosis diabetes mellitus pada lansia terlambat. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini mengunakan teknik Total Sampling dengan jumlah sample 30 responden  dari lansia yang menderita Diabetes Mellitus sebanyak 18 responden dan lansia yang menderita komplikasi sebanyak 12 responden dengan menggunakan alat glukotest baru. Hasil penelitian yang telah dilakukan pada 30 responden menunjukkan bahwa lansia yang berusia 74-90 tahun memiliki kadar gula darah tinggi dengan jumlah 15 orang (50%). Berasarkan jenis kelamin, lansia yang berjenis kelamin perempuan memiliki nilai kadar gula darah sewaktunya yang paling banyak dibandingkan lansia laki-laki dengan jumlah 20 lansia perempuan (66.7%). Sedangkan berdasarkan rata-rata, gula darah sewaktu lansia di Desa Sambung yaitu 234.80 mg/dl. Kadar gula darah sewaktu kategori diabetes mellitus banyak ditemukan pada faktor positif, sehingga upaya pemberian edukasi terkait faktor risiko diabetes mellitus perlu ditingkatkan.
LITERATUR REVIEW: PENGARUH HEMODIALISIS TERHADAP KUALITAS HIDUP PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK Ilham Setyo Budi; Priandani Amelia Rahmawati; Mellya Ayu Setyowati; Nazilatun Ni'mah
Jurnal Profesi Keperawatan Vol 10, No 2 (2023): Jurnal Profesi Keperawatan (JPK)
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jprokep.v10i2.161

Abstract

ABSTRAKLatar belakang: Ginjal mengalami kerusakan progresif dan berkelanjutan yang menyebabkan perubahan permanen pada fungsi ginjal. Karena pasien GGk membutuhkan perawatan yang komprehensif, seperti perawatan spiritual. Hingga saat ini belum banyak penelitian yang menggambarkan kesejahteraan mental pasien GGK yang menjalani hemodialisis di Indonesia. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh hemodialisis terhadap kualitas hidup pasien gagal ginjal. Metode: Penelitian dilakukan dalam jurnal evaluasi dengan menggunakan metode penelitian desain deskriptif, studi cross-sectional, deskriptif korelasional, deskriptif kuantitatif, deskriptif kualitatif. Hasil: Terdapat 20 publikasi tentang pengaruh hemodialisis terhadap kualitas hidup pasien, dimana faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup pasien hemodialisis dapat mempengaruhi fisik, psikologis, sosial dan lingkungan. Kesimpulan: Pasien yang menjalani hemodialisis memiliki dampak yang signifikan terhadap kualitas hidup mereka. Kualitas hidup pasien GGK tergolong adekuat atau sedang, dan faktor yang mempengaruhi kualitas hidup pasien hemodialisis adalah fisik, psikologis, sosial dan lingkungan. Peran perawat, tenaga kesehatan lain dan anggota keluarga adalah membantu memberikan dukungan dan memenuhi kebutuhan pasien dalam meningkatkan kualitas hidup pasien GGK.Kata kunci: Faktor hemodialisis, kualiita hidup, pasien GGK.
HUBUNGAN PERKEMBANGAN PSIKOSOSIAL ANAK USIA SEKOLAH DENGAN PRESTASI BELAJAR PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI SD 4 KARANGROWO UNDAAN KUDUS TAHUN 2021 Ilham Setyo Budi; Eko Yulianto; Anita Dyah Listyarini; Emma Setiyo Wulan
Jurnal Profesi Keperawatan Vol 10, No 1 (2023): Jurnal Profesi Keperawatan (JPK)
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jprokep.v10i1.144

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang : Perkembangan psikososial anak usia sekolah (6-12 tahun) berada dalam Industry vs Inferiority dimana anak memiliki kemampuan menghasilkan karya, berinteraksi dan berprestasi dalam belajar berdasarkan kemampuan diri sendiri.Perubahan pembelajaran pada saat pandemi covid-19 membuat kesulitan bagi siswa sekolah dasar, karena tidak bisa melakukan pembelajaran secara tatap muka langsung dengan guru dan juga tidak bisa bertemu teman sebaya. Hal ini bisa menimbulkan masalah baru jika hal ini tidak diwaspadai sejak dini. Masalah atau gangguan yang mungkin muncul yaitu gangguan psikososial pada anak. Gangguan tersebut adalah gangguan kognitif dan sosialisasi. Gangguan kognitif yang memiliki tanda sebagai berikut perhatian terganggu, kesulitan berkonsentrasi, pelupa, kesalahan dalam penilaian, hambatan berpikir, rendahnya kreatifitas, bingung,dan takut. Tujuan : Untuk Mengetahui hubungan antara perkembangan psikososial anak usia sekolah dengan prestasi belajar pada masa pandemi covid-19. Metode Penelitian : Jenis penenelitian ini menggunakan jenis penelitian analitik menggunakan rancangan cross sectional. jumlah siswa kelas 4 dan kelas 5. Dengan jumlah sampel penelitian 54 responden dengan tehnik total sampling. Data diolah dengan menggunakan uji chi square. Pada penelitian ini menggunakan kuesioner perkembangan psikososial anak usia sekolah dan lembar observasi nilai tengah semester ganjil tahun ajaran 2021/2022. Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden yang mengalami perkembangan psikososial cukup adalah 30 responden (55,6%). Pada prestasi belajar siswa berada pada tingkatan prestasi belajar sedang yaitu sebesar 32 siswa (59,3%). Simpulan : Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara perkembangan psikososial anak usia sekolah dengan prestasi belajar pada masa pandemic covid-19 di SD 4 Karangrowo Undaan Kudus dengan p value 0,056 (> 0,05). Kata Kunci : Anak Usia Sekolah, Perkembangan Psikososial, Prestasi Belajar