Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EVALUASI POLA PELAYANAN KONSELING PADA PASIEN POLIFARMASI RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT SITI FATIMAH DAN RUMAH SAKIT ISLAM AR-RASYID DI PALEMBANG Hairun Niza; Sarah Hanifah Az-Zahra Anwar; Novi Arianti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.21542

Abstract

Layanan konseling melibatkan apoteker yang memberikan informasi atau rekomendasi kepada pasien atau keluarganya mengenai terapi obat. Polifarmasi merupakan masalah serius dalam pengobatan pasien karena dapat menyebabkan interaksi obat yang tidak diinginkan, efek samping yang merugikan, penurunan kualitas hidup, dan peningkatan resiko kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepatuhan dan tingkat keberhasilan terapi pada pasien setelah diberikan konseling di Rumah Sakit Palembang. Rancangan penelitian yang digunakan berupa penelitian cross-sectional dengan pengambilan data berupa prospektif pengumpulan data menggunakan kuesioner kepada 41 responden polifarmasi di Rumah Sakit Siti Fatimah dan Rumah Sakit Islam Ar-Rasyid di masing – masing Rumah Sakitnya, hasil uji statistik diperoleh p value = 0,001 dapat disimpulkan ada hubungan pelayanan konseling terhadap tingkat kepatuhan pada pasien polifarmasi di Rumah Sakit Siti Fatimah, sedangkan hasil uji statistik di Rumah Sakit Islam Ar-Rasyid diperoleh p value = 0,005 disimpulkan ada hubungan pelayanan konseling terhadap tingkat kepatuhan pada pasien polifarmasi, berdasarkan tingkat keberhasilan terapi dari hasil statistik p value = 0,031 dengan demikian dapat disimpulkan ada hubungan konseling terhadap keberhasilan terapi di Rumah Sakit Siti Fatimah, sedangkan di Rumah Sakit Islam Ar-Rasyid p value = 0,010 dapat disimpulkan ada hubungan konseling terhadap keberhasilan terapi.
DETEKSI DAN KUANTIFIKASI LOGAM TEMBAGA (Cu) DALAM IKAN PATIN (Pangasianodon hypophthalmus) SUNGAI MUSI PALEMBANG MENGGUNAKAN METODE SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM indah indah; Risa Astuti; Sarah Hanifah Az-Zahra Anwar
Jurnal Farmasindo: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Politeknik Indonusa Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/farmasindo.v9i2.287

Abstract

Copper (Cu) is a toxic heavy metal that can accumulate in aquatic organisms, including edible fish. The Patin fish (Pangasianodon hypophthalmus) is an effective bioindicator for assessing heavy metal contamination in the Musi River, Palembang. This study determined Cu concentrations in Patin fish collected from three locations: Kuto Batu, 10 Ulu, and 5 Ulu, using Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS). Cu levels were 0.60819 mg/kg (Kuto Batu), 1.08638 mg/kg (10 Ulu), and 1.01736 mg/kg (5 Ulu), all within the maximum limits for food safety. However, these results highlight the potential for Cu exposure in the Musi River ecosystem, which may pose cumulative risks to food safety and public health if concentrations increase over time.