Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Edukasi Sadar Bencana Melalui Sosialisasi Kebencanaan Sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan Siswa Eco School Nusantara Terhadap Mitigasi Bencana Uzlifatul Azmiyati; Wardatul Jannah
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v3i1.281

Abstract

Anak-anak merupakan salah satu kelompok paling berisiko terkena dampak bencana. Untuk meminimalisir dampak bencana dilakukan dengan mitigasi bencana. Mitigasi bencana dapat dilakukan dengan meningkatkan pengetahuan untuk sadar atau siaga terhadap bencana yang dapat dilakukan dengan sosialisasi. Tujuan sosialisasi ini adalah untuk mengedukasi peserta agar memiliki kesiapsiagaan terhadap bencana yang merupakan bagian dari mitigasi bencana. Peserta kegiatan ini adalah siswa/siswi Eco School Nusantara. Kegiatan ini dilaksanakan pada Bulan Mei 2022 bertempat di Eco School Nusantara, Sengkol Kabupaten Lombok Tengah. Rangkaian kegiatan berlangsung dengan baik dan berdampak positif bagi para peserta. Peserta semangat dan antuasias mengikuti kegiatan, tidak malu bertanya dan menjawab pertanyaan. Kegiatan ini telah meningkatkan pengetahuan peserta tentang bencana dan mitigasinya. Berdasarkan hasil evaluasi sebagian besar peserta menyatakan sikap setuju lebih siaga terhadap bencana dan akan menceritakan pengetahuan yang mereka dapatkan kepada keluarga/teman. Dengan begitu, diharapkan pengetahuan dan kesiapsiagaan terhadap bencana semakin tersebar luas.
Penguatan Literasi Lingkungan untuk Membangun Sekolah Sehat dan Hijau di SMK Islam Qiyamu At-Tarbiyah Desa Beber Kecamatan Batukliang Kabupaten Lombok Tengah Uzlifatul Azmiyati; Wardatul Jannah
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v4i2.518

Abstract

Literasi lingkungan merupakan tujuan pendidikan lingkungan dalam rangka membantu masyarakat untuk memahami dan menginterpretasikan kondisi lingkungan. Dengan berbekal kemampuan tersebut masyarakat dapat memutuskan tindakan apa yang tepat untuk memelihara, memulihkan dan memperbaiki kondisi lingkungan. Kemampuan literasi lingkungan inilah yang harus ditanamkan sejak dini kepada anak anak usia sekolah. Anak anak usia sekolah adalah generasi penerus dan agen perubahan di dalam masyarakat. Mereka bagian dari masyarakat yang akan ikut serta menjaga lingkungan yang berkelanjutan untuk masa depan. Kegiatan literasi lingkungan di SMK Islam Qiyamu At-Tarbiyah berjalan dengan lancar. Peserta kegiatan menyimak kegiatan literasi dengan seksama. Hasil evaluasi yang telah dilakukan menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan peserta terhadap literasi lingkungan.
Sosialisasi Pemanfaatan Sampah Domestik Rumah Tangga Dengan Menerapkan Prinsip 3R Ahmad Sirojul Wahhaj; Kuratul Jannah; Baiq Jannatun Rizkia; Ida Sofiana; Khaerul Kahfi; Anisa Mardianti; Nira Amanda Pratiwi; Solatia Aprilia; Syahwil Syahwil; Sahrul Ramdani; Tendi Yanto; Wahyudi Wahyudi; Yaswinta Yaswinta; Zul Fathoni; Uzlifatul Azmiyati
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v5i1.978

Abstract

Permasalahan sampah domestik rumah tangga merupakan isu lingkungan yang semakin mendesak di Indonesia. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan pemanfaatan sampah domestik rumah tangga dengan menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di Desa Lantan. Kegiatan ini dilaksanakan melalui serangkaian penyuluhan dan demosntrasi yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Meskipun tanpa pengukuran formal melalui pre-test, post-test maupun observasi sistematis, kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat terkait pengelolaan sampah dan prinsip 3R. Interaksi dan diskusi informal selama kegiatan menunjukkan adanya antusiasme dan minat masyarakat untuk mempelajari dan mempraktikkan prinsip-prinsip tersebut. Materi yang disampaikan relevan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat. Kegiatan ini menjadi langkah awal yang penting dalam membangun kesadaran kolektif tentang pengelolaan sampah yang bertanggung jawab, meskipun memerlukan tindan lanjut dan pendampingan yang berkelanjutan. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa meskipun tanpa data kuantitatif terukur, sosialisasi prinsip 3R telah memberikan dampak positif terhadap pemahaman dan minat masyarakat, serta meletakkan dasar bagi inisiatif pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan di tingkat rumah tangga.