Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Edukasi Sadar Bencana Melalui Sosialisasi Kebencanaan Sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan Siswa Eco School Nusantara Terhadap Mitigasi Bencana Uzlifatul Azmiyati; Wardatul Jannah
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v3i1.281

Abstract

Anak-anak merupakan salah satu kelompok paling berisiko terkena dampak bencana. Untuk meminimalisir dampak bencana dilakukan dengan mitigasi bencana. Mitigasi bencana dapat dilakukan dengan meningkatkan pengetahuan untuk sadar atau siaga terhadap bencana yang dapat dilakukan dengan sosialisasi. Tujuan sosialisasi ini adalah untuk mengedukasi peserta agar memiliki kesiapsiagaan terhadap bencana yang merupakan bagian dari mitigasi bencana. Peserta kegiatan ini adalah siswa/siswi Eco School Nusantara. Kegiatan ini dilaksanakan pada Bulan Mei 2022 bertempat di Eco School Nusantara, Sengkol Kabupaten Lombok Tengah. Rangkaian kegiatan berlangsung dengan baik dan berdampak positif bagi para peserta. Peserta semangat dan antuasias mengikuti kegiatan, tidak malu bertanya dan menjawab pertanyaan. Kegiatan ini telah meningkatkan pengetahuan peserta tentang bencana dan mitigasinya. Berdasarkan hasil evaluasi sebagian besar peserta menyatakan sikap setuju lebih siaga terhadap bencana dan akan menceritakan pengetahuan yang mereka dapatkan kepada keluarga/teman. Dengan begitu, diharapkan pengetahuan dan kesiapsiagaan terhadap bencana semakin tersebar luas.
Penguatan Literasi Lingkungan untuk Membangun Sekolah Sehat dan Hijau di SMK Islam Qiyamu At-Tarbiyah Desa Beber Kecamatan Batukliang Kabupaten Lombok Tengah Uzlifatul Azmiyati; Wardatul Jannah
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v4i2.518

Abstract

Literasi lingkungan merupakan tujuan pendidikan lingkungan dalam rangka membantu masyarakat untuk memahami dan menginterpretasikan kondisi lingkungan. Dengan berbekal kemampuan tersebut masyarakat dapat memutuskan tindakan apa yang tepat untuk memelihara, memulihkan dan memperbaiki kondisi lingkungan. Kemampuan literasi lingkungan inilah yang harus ditanamkan sejak dini kepada anak anak usia sekolah. Anak anak usia sekolah adalah generasi penerus dan agen perubahan di dalam masyarakat. Mereka bagian dari masyarakat yang akan ikut serta menjaga lingkungan yang berkelanjutan untuk masa depan. Kegiatan literasi lingkungan di SMK Islam Qiyamu At-Tarbiyah berjalan dengan lancar. Peserta kegiatan menyimak kegiatan literasi dengan seksama. Hasil evaluasi yang telah dilakukan menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan peserta terhadap literasi lingkungan.
Sosialisasi Pemanfaatan Sampah Domestik Rumah Tangga Dengan Menerapkan Prinsip 3R Ahmad Sirojul Wahhaj; Kuratul Jannah; Baiq Jannatun Rizkia; Ida Sofiana; Khaerul Kahfi; Anisa Mardianti; Nira Amanda Pratiwi; Solatia Aprilia; Syahwil Syahwil; Sahrul Ramdani; Tendi Yanto; Wahyudi Wahyudi; Yaswinta Yaswinta; Zul Fathoni; Uzlifatul Azmiyati
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v5i1.978

Abstract

Permasalahan sampah domestik rumah tangga merupakan isu lingkungan yang semakin mendesak di Indonesia. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan pemanfaatan sampah domestik rumah tangga dengan menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di Desa Lantan. Kegiatan ini dilaksanakan melalui serangkaian penyuluhan dan demosntrasi yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Meskipun tanpa pengukuran formal melalui pre-test, post-test maupun observasi sistematis, kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat terkait pengelolaan sampah dan prinsip 3R. Interaksi dan diskusi informal selama kegiatan menunjukkan adanya antusiasme dan minat masyarakat untuk mempelajari dan mempraktikkan prinsip-prinsip tersebut. Materi yang disampaikan relevan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat. Kegiatan ini menjadi langkah awal yang penting dalam membangun kesadaran kolektif tentang pengelolaan sampah yang bertanggung jawab, meskipun memerlukan tindan lanjut dan pendampingan yang berkelanjutan. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa meskipun tanpa data kuantitatif terukur, sosialisasi prinsip 3R telah memberikan dampak positif terhadap pemahaman dan minat masyarakat, serta meletakkan dasar bagi inisiatif pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan di tingkat rumah tangga.
Studi Efektivitas Pengelolaan Sampah Berbasis TPS 3R di Kabupaten Lombok Barat Lalu Muhammad Muhafizin Aprian; Uzlifatul Azmiyati; Gendewa Tunas Rancak
Indonesian Journal of Engineering (IJE) Vol. 4 No. 2 (2024): Edisi Maret
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Provinsi Nusa Tenggara Barat saat ini tengah menghadapi tantangan permasalahan lingkungan, salah satunya adalah masalah sampah. Data Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyebutkan bahwa timbulan sampah Provinsi NTB pada tahun 2018 mencapai 3,388 ton/hari. Sekitar 642 ton/hari atau 19% dapat terangkut ke TPA. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode riset kombinasi (mixed methods research) yaitu penelitian yang didasari pada gabungan positivisme (Sugiyono, 2017). Efektivitas TPS 3R dengan berdasarkan pengelolaan penentuan skoring ilmiah pada penelitian ini berpedoman pada aturan Skala Likert. Efektivitas TPS 3R di Kabupaten Lombok Barat berdasarkan skoring dipengaruhi berdasarkan 4 aspek yaitu Aspek Teknis Operasional, Aspek Kelembagaan/Organisasi, Aspek Pembiayaan dan Aspek Peran Serta Masyarakat, dimana skor tertinggi diperoleh oleh TPS 3R Desa Midang dengan skor 2062,37 adalah TPS 3R paling efektif, dan yang terendah diperoleh oleh TPS 3R Lembuak dengan jumlah skor 849,93. Berdasarkan hasil pengambilan data timbulan dan komposisi sampah dihasilkan per orang per hari adalah 0,29 kg berdasarkan berat, sedangkan berdasarkan volumenya adalah 1,71 liter per orang per hari. Skoring kepuasan pelanggan TPS 3R Desa Midang dengan rata-rata persentase 72,03%, TPS 3R Gapuk Mandiri 46,19% dan TPS 3R Mule Jati 46,61%. Abstract: West Nusa Tenggara Province is currently facing the challenges of environmental problems, one of which is the problem of waste. Data from the Department of Environment and Forestry of West Nusa Tenggara (NTB) Province states that the waste generation of NTB Province in 2018 reached 3,388 tons/day. About 642 tons/day or 19% can be transported to the landfill. The data analysis method in this study uses mixed methods research, which is research based on a combination of positivism (Sugiyono, 2017). The effectiveness of TPS 3R based on the management of scientific scoring in this study is guided by the Likert Scale rules. The effectiveness of TPS 3R in West Lombok Regency based on scoring is influenced based on 4 aspects, namely Operational Technical Aspects, Institutional/ Organizational Aspects, Financing Aspects and Community Participation Aspects, where the highest score obtained by TPS 3R Midang Village with a score of 2062.37 is the most effective TPS 3R, and the lowest is obtained by TPS 3R Lembuak with a total score of 849.93. Based on the results of data collection, the waste generation and composition generated per person per day is 0.29 kg by weight, while by volume it is 1.71 liters per person per day. Customer satisfaction scoring of TPS 3R Midang Village with an average percentage of 72.03%, TPS 3R Gapuk Mandiri 46.19% and TPS 3R Mule Jati 46.61%.
Evaluasi Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) Padat Asriatul Husna; Uzlifatul Azmiyati; Wardatul Jannah
Indonesian Journal of Engineering (IJE) Vol. 5 No. 1 (2024): Edisi September
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengukur timbulan limbah B3 padat, menganalisis sumber penghasil dan jenis limbah B3 padat, menganalisis kondisi eksisting dan mengidentifikasi manajemen sistem pengelolaan limbah B3 padat Rumah Sakit X sesuai kriteria PERMENKES No. 7 Tahun 2019 dan PERMENLHK No.56 Tahun 2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian yang menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, total berat limbah B3 padat selama penelitian adalah 431,29 kg, dimana limbah infeksius yang dihasilkan sebesar 301,22 kg, sedangkan untuk limbah benda tajam sebesar 130,07 kg. Total rata-rata timbulan limbah yang dihasilkan adalah 2,9 kg/hari/unit untuk limbah infeksius dan 1,25 kg/hari/unit untuk limbah benda tajam. Sumber limbah B3 Padat terdiri dari Rawat Jalan/ Poliklinik, Rawat Inap, Bersalin, Ruang Nifas, Ruang Anak, IGD, ICU, Ruang Operasi, Unit Laboratorium dan Unit Transfusi darah. Jenis limbah yang dihasilkan meliputi limbah jarum suntik, jarum lancet, kasa, kapas, tissue, sarung tangan, masker, perban bekas luka, botol infus, dan selang infus. Berdasarkan hasil penelitian dari seluruh indikator penilaian pengelolaan limbah B3 padat Rumah Sakit X adalah sebesar 54,2% dan termasuk dalam kategori “CUKUP BAIK”, artinya belum sesuai untuk rumah sakit tipe C minimal adalah 80%. Abstract: This research aims to measure the generation of solid B3 waste, analyze the sources of production and types of solid B3 waste, analyze existing conditions and identify the management system for solid B3 waste management at Hospital X according to the criteria of PERMENKES No. 7 of 2019 and PERMENLHK No.56 of 2015. This type of research is research that combines quantitative and qualitative approaches. Based on the research results, the total weight of solid B3 waste during the research was 431.29 kg, of which the infectious waste produced was 301.22 kg, while for sharps waste it was 130.07 kg. The average total waste generated is 2.9 kg/day/unit for infectious waste and 1.25 kg/day/unit for sharps waste. Sources of solid B3 waste consist of Outpatient/Polyclinic, Inpatient, Maternity, Postpartum Room, Children's Room, Emergency Room, ICU, Operating Room, Laboratory Unit and Blood Transfusion Unit. The types of waste produced include waste from syringes, lancet needles, gauze, cotton, tissue, gloves, masks, scar bandages, infusion bottles and infusion hoses. Based on the research results, all indicators for assessing solid B3 waste management at Hospital.
Pengaruh Diameter dan Ketebalan Pasir Silika Pada Saringan Pasir Lambat (SPL) Menurunkan Parameter Kekeruhan, TDS, pH, Total Coliform, dan COD Irwandi Muhammad; Taufikul Hadi; Uzlifatul Azmiyati; Wardatul Jannah
Indonesian Journal of Engineering (IJE) Vol. 5 No. 1 (2024): Edisi September
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh diameter dan ketebalan pasir silika pada saringan pasir lambat (SPL) dalam menurunkan parameter kualitas air seperti kekeruhan, Total Padatan Terlarut (TDS), pH, Chemical Oxygen Demand (COD), dan Total Coliform pada air Sungai Remeneng, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Air sungai yang digunakan sebagai sumber utama kebutuhan sehari-hari penduduk telah tercemar oleh limbah domestik dan pertanian yang menyebabkan kualitas air menurun. Penelitian dilakukan dengan variasi ketebalan pasir (10 cm, 15 cm, 20 cm, dan 25 cm) dan variasi diameter pasir silika (10 Mesh, 20 Mesh, dan 30 Mesh). Hasil penelitian menunjukkan bahwa SPL mampu menurunkan nilai kekeruhan, TDS, pH, COD, dan Total Coliform secara signifikan. Nilai kekeruhan terbaik diperoleh dari ketebalan 25 cm dan diameter 30 Mesh sebesar 19,8 NTU. Sedangkan penurunan COD dari 104 mg/L menjadi 90 mg/L dicapai pada ketebalan 25 cm dan diameter 10 Mesh, meskipun nilai COD tersebut masih melebihi baku mutu 80 mg/L sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun 2021. Parameter Total Coliform juga mengalami penurunan yang cukup signifikan, dengan hasil terbaik pada ketebalan 25 cm dan diameter 10 Mesh sebesar 230 mpn/ml. Kesimpulannya, saringan pasir lambat dengan variasi ketebalan dan diameter pasir silika efektif untuk menurunkan parameter kekeruhan, TDS, pH, dan Total Coliform, namun untuk parameter COD, meskipun terjadi penurunan, namun hasilnya masih belum memenuhi baku mutu.Abstract: This study aims to assess the effect of diameter and thickness of silica sand on slow sand filters (SPL) in reducing water quality parameters, such as turbidity, Total Dissolved Solids (TDS), pH, Chemical Oxygen Demand (COD), and Total Coliform, in Remeneng River water, Narmada District, West Lombok Regency. River water used as the main source of daily needs of the population is polluted by domestic and agricultural waste, which causes water quality to decline. The research was conducted with sand thickness variation (10 cm, 15 cm, 20 cm, and 25 cm) and silica sand diameter variation (10 Mesh, 20 Mesh, and 30 Mesh). The results showed that SPL was able to significantly reduce turbidity, TDS, pH, COD, and Total Coliform values. The best turbidity value was obtained from a thickness of 25 cm and a diameter of 30 Mesh of 19.8 NTU. While the decrease in COD from 104 mg/L to 90 mg/L was achieved at a thickness of 25 cm and a diameter of 10 Mesh, although the COD value still exceeds the quality standard of 80 mg/L in accordance with Government Regulation No. 22 of 2021. The Total Coliform parameter also experienced a significant decrease, with the best results at a thickness of 25 cm and a diameter of 10 Mesh of 230 mpn/ml. In conclusion, slow sand filters with variations in thickness and diameter of silica sand are effective for reducing turbidity, TDS, pH, and Total Coliform parameters, but for COD parameters, although there is a decrease, the results still do not meet the quality standards.
Analisis Timbulan Dan Komposisi Sampah Terhadap Estetika Lingkungan Ari Gunawan; Uzlifatul Azmiyati; Taufikul Hadi; Wardatul Jannah; Aria Dirawan
Indonesian Journal of Engineering (IJE) Vol. 6 No. 1 (2025): Edisi September
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan sampah, termasuk tingginya produksi sampah plastik yang mencapai 3,2 juta metrik ton per tahun dan timbulan sampah nasional sebesar 189 ribu ton per hari. Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tercatat menghasilkan 400.722,99  ton sampah per tahun, dengan Kabupaten Lombok Barat menyumbang 110.031,59 ton/tahun yang sebagian besar berasal dari rumah tangga. Desa Kebon Ayu, salah satu desa wisata di Kecamatan Gerung, menghadapi tekanan lingkungan akibat meningkatnya timbulan sampah seiring pertumbuhan pariwisata berbasis masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis timbulan dan komposisi sampah serta dampaknya terhadap estetika lingkungan desa. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan pengukuran langsung dan analisis korelasi Spearman’s Rank terhadap pengetahuan, sikap, dan praktik masyarakat. Hasil menunjukkan timbulan sampah rata-rata sebesar 0,166 kg/jiwa/hari dengan dominasi sampah organik (44%) dan plastik (48%). Ketimpangan antar dusun dipengaruhi oleh karakter sosial ekonomi dan pola konsumsi. Korelasi yang sangat kuat antara pengetahuan (r = 0,780), sikap (r = 0,714), dan praktik (r = 0,804) menunjukkan pentingnya edukasi lingkungan. Minimnya infrastruktur pengelolaan sampah dan fasilitas TPA turut memperparah kondisi estetika lingkungan desa. Oleh karena itu, strategi pengurangan timbulan sampah dan edukasi masyarakat menjadi hal krusial dalam menjaga kebersihan, keindahan lingkungan, dan mendukung pembangunan berkelanjutan di kawasan wisata desa.
Analisis Kelayakan Saluran Drainase Pada Area Perkotaan di Kota Mataram Fitri Syilvia Hatifah; Uzlifatul Azmiyati; Wardatul Jannah
Indonesian Journal of Engineering (IJE) Vol. 6 No. 1 (2025): Edisi September
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan genangan dan banjir pada kawasan perkotaan seringkali diakibatkan oleh kapasitas saluran drainase yang tidak memadai, perencanaan yang kurang optimal, serta perubahan tata guna lahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan saluran drainase di Kelurahan Monjok Barat, Kota Mataram, guna mengidentifikasi permasalahan. Metodologi penelitian meliputi pengumpulan data primer melalui survei lapangan, pengukuran dimensi saluran, dan data sekunder berupa curah hujan historis. Analisis dilakukan dengan membandingkan kapasitas saluran eksisting terhadap debit rencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar saluran drainase di Kelurahan Monjok Barat memiliki kapasitas yang tidak memadai untuk menampung debit air hujan dengan periode ulang tertentu, terutama pada titik-titik kritis yang rawan genangan. Rekomendasi yang diberikan mencakup perbaikan dimensi saluran, peningkatan sistem pemeliharaan, dan integrasi sistem drainase.