Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN KOMUNITAS RUANG BACA INSPIRASI (RBI) DESA TONYAMAN KABUPATEN POLEWALI MANDAR DALAM UPAYA BUDIDAYA TERUMBU KARANG YANG RAMAH LINGKUNGAN DAN BERKELANJUTAN Yusman; Amalia Nurdin; Akbar Indrawan Saudi
Jurnal Indonesia Mengabdi Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Indonesia Mengabdi (JIM)
Publisher : Tahta Media Grup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55080/jim.v1i1.13

Abstract

Budidaya terumbu karang telah dilakukan oleh komunitas RBI Desa Tonyaman Kabupaten Polewali mandar. Permasalahan mendasar yang dihadapi saat ini adalah bahan yang digunakan sebagai media budidaya merupakan bahan yang tidak ramah lingkungan dan membutuhkan biaya yang besar dalam proses pembuatannya. Proses transplantasi yang dilakukan yaitu mematahkan atau mengambil patahan karang dalam jumlah ratusan sampai ribuan dari tempat yang kondisinya lebih bagus untuk melakukan transplantasi karang di tempat yang sudah rusak, hal ini sebenarnya memperbaiki terumbu karang di suatu lokasi dengan cara merusak terumbu karang di lokasi lain yang sebenarnya masih baik. Adapun solusi yang ditawarkan oleh tim pengabdi yakni memberi pelatihan dan pendampingan cara budidaya terumbu karang yang ramah lingkungan dan berkelanjutan menginformasikan lokasi yang paling cocok untuk budidaya terumbu karang, memberi pemahaman tentang manfaat lain ekosistem terumbu karang, mengembangkan model wisata bahari dan menjadikan ekosistem terumbu karang sebagai pusat pendidikan dan penelitian. Metode pelaksanaan yang akan digunakan adalah dengan pelatihan, sharing discution dan pemaparan materi tentang cara budidaya terumbu karang yang ramah lingkungan dan bekelanjutan kepada komunitas RBI Desa Tonyaman Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat. Selain itu, akan diadakan secara langsung kegiatan budidaya terumbu karang bersama sama dengan komunitas dan masyarakat setempat. Indikator keberhasilan dari tahap pelaksanaan ini adalah adanya pembentukan terumbu dari endapan-endapan masif kalsium karbonat (CaCO3) yang dihasillkan oleh organisme karang pembentuk terumbu pada media yang isediakan. Pengawasan dan kontrol dilakukan tiap bulan untuk mengetahui proses perkembangbiakan karang di media tersebut. Dari hasil pengamatan yang dilakukan tiap bulan selama 6 bulan diperoleh adanya pertambahan panjang terumbu karang sebesar 1-2 cm.
PELATIHAN MEMBACA GAMBAR TEKNIK UNTUK TUKANG DALAM UPAYA PENINGKATAN KUALITAS BANGUNAN DI KABUPATEN MAJENE Amry Dasar; Dahlia Patah; Apriansyah -; Amalia Nurdin
Jurnal Pengabdian Siliwangi Vol 8, No 2 (2022)
Publisher : LPPM Univeristas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jsppm.v8i2.5645

Abstract

Pembangunan di Sulawesi Barat saat ini mendorong berdatangannya para tukang dan mandor bangunan di daerah tersebut. Sayangnya keahlian para tukang dan mandor bangunan ini sangat rendah dalam membuat struktur bangunan yang memenuhi syarat keamanan dan kenyamanan terutama dalam menahan beban gempa. Umumnya, mereka hanya mengandalkan instruksi dari kontraktor dan pemilik bangunan yang lebih banyak mementingkan unsur penghematan biaya dan efisiensi waktu. Akibatnya, sering terjadi struktur bangunan yang dibuat tidak sesuai gambar dan memenuhi standar perencanaan bangunan yang aman terhadap gempa, terutama dalam pengecoran beton dan pendetailan tulangan. Melalui sosialisasi cara membaca gambar teknik ini secara intensif diharapkan para pelaku jasa konstruksi memiliki kemampuan menginterpretasikan gambar ke bentuk pekerjaan yang nyata. Identifikasi permasalahan di dapat dari tukang dan mitra yang belum paham membaca gambar kerja di Kabupaten Majene khususnya di Kecamatan Banggae Timur. Target dari sosialisasi ini yaitu tukang dan mandor. Setelah di dapat pokok permasalahan maka dicoba mencari solusi lewat beberapa kegiatan nyata yang akan disosialisasikan dan dapat dilaksanakan. Metode penyampaian melalui penyuluhan secara luring. Tahapan kegiatan pelatihan yang dilakukan meliputi presentasi materi pelatihan, diskusi, tanya jawab dan evaluasi pelatihan. Materi pelatihan membaca gambar teknik mencakup 3 topik yang meliputi standarisasi, mendeskripsikan gambar teknik, dan simbol. Pengabdian ini dinyatakan berhasil ditinjau dari aspek afektif dan kognitif, peserta penyuluhan telah memahami pentingnya sinkronisasi gambar dengan aplikasi yang ada dilapangan sehingga pengetahuan tukang dalam membaca gambar teknik. Hal ini dibuktikan dari hari kusioner post-test setelah penyampaian materi. Sedangkan dari aspek psikomotorik, Tim Penyuluh belum dapat memantau perubahan perilaku terhadap sistem perencanaan dan pembangunan bangunan tahan gempa yang terjadi pada peserta penyuluhan, mengingat terbatasnya waktu dan minimnya dana penyuluhan.