Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Kesehatan

Pendidikan Seks pada Anak Usia Dini Dipandang Dari Agama Islam Abdullah, Fadila
Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate Vol 8 No 01 (2015): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, November 2015
Publisher : UPPM Politeknik Kesehatan Kemenkes Ternate, Maluku Utara, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.478 KB) | DOI: 10.32763/juke.v8i01.71

Abstract

Salah satu masalah orang tua yang sudah bekerja adalah menentukan pola asuh bayi, balita, atau anak usia dini dengan perasaan aman dan nyaman. Karena kesalahan pola asuh anak usia dini, orang tua menjadi menyesal seumur hidup. Sekarang ini, orang tua berkeinginan untuk sukses mengasuh anak, tetapi juga sukses berkarir. Untuk menentukan pola asuh anak usia dini, orang tua harus mampu  mengukur kemampuan diri. Setiap orang tua pasti ingin mengasuh anak-anaknya dengan baik. Ketika bekerja, anak harus dengan siapa apakah bersama pembantu, kakek, nenek, tetangga, dititipkan ditempat penitipan anak atau griya asuh bayi dan balita. Semua itu memiliki konsekuensi dengan segala resikonya. Dalam realitas seperti ini, orang tua harus mampu mengukur kemampuan diri, tenaga, pikiran, dan kemampuan ekonomi. Hanya saja, orang tua merupakan pola asuh anak, tidak berfikir pentingnya keamanan, kenyamanan, pengaruh sosial, dan lingkungan anak. Kerena orang tua lengah dan tidak waspada, anak banyak yang dijahili, bahkan sampai terjadi tindak kekerasan seksual. Mereka yang ada disekeliling kita yang selama ini dianggap baik, menyayangi, dan melindungi ternyata melukai, jika sudah demikian, orang tua hanya bisa menyesal seumur hidup. 
Pendidikan Seks pada Anak Usia Dini Dipandang Dari Agama Islam Fadila Abdullah
Jurnal Kesehatan Vol 8 No 01 (2015): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, November 2015
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.478 KB) | DOI: 10.32763/juke.v8i01.71

Abstract

Salah satu masalah orang tua yang sudah bekerja adalah menentukan pola asuh bayi, balita, atau anak usia dini dengan perasaan aman dan nyaman. Karena kesalahan pola asuh anak usia dini, orang tua menjadi menyesal seumur hidup. Sekarang ini, orang tua berkeinginan untuk sukses mengasuh anak, tetapi juga sukses berkarir. Untuk menentukan pola asuh anak usia dini, orang tua harus mampu mengukur kemampuan diri. Setiap orang tua pasti ingin mengasuh anak-anaknya dengan baik. Ketika bekerja, anak harus dengan siapa apakah bersama pembantu, kakek, nenek, tetangga, dititipkan ditempat penitipan anak atau griya asuh bayi dan balita. Semua itu memiliki konsekuensi dengan segala resikonya. Dalam realitas seperti ini, orang tua harus mampu mengukur kemampuan diri, tenaga, pikiran, dan kemampuan ekonomi. Hanya saja, orang tua merupakan pola asuh anak, tidak berfikir pentingnya keamanan, kenyamanan, pengaruh sosial, dan lingkungan anak. Kerena orang tua lengah dan tidak waspada, anak banyak yang dijahili, bahkan sampai terjadi tindak kekerasan seksual. Mereka yang ada disekeliling kita yang selama ini dianggap baik, menyayangi, dan melindungi ternyata melukai, jika sudah demikian, orang tua hanya bisa menyesal seumur hidup.
Pola Asuh Orangtua Pada Anak Pra Remaja Dengan Kecanduan Gadget Di Keiurahan Tafure: Pola Asuh Orangtua Pada Anak Pra Remaja Dengan Kecanduan Gadget Di Keiurahan Tafure Fadila abdullah
Jurnal Kesehatan Vol 14 No 2 (2021): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/juke.v14i2.469

Abstract

Latar belakang Pola asuh orang tua sangat berpengaruh terhadap perkembangan motorik kasar dan halus, perkembangan bahasa dan kemampuan sosial anak. Tujuan.Penelitian ini bertujuan menguji secara empiris hubungan antara pola asuh permisif orang tua dengan intensitas bermain gadget anak usia dini. Hipotesis yang diajukan adalah ada hubungan positif antara pola asuh permisif orang tua dengan intensitas bermain gadget anak usia dini. Metode. Subjek penelitian 50 orang yang memiliki anak berusia dini. Penelitian diungkap menggunakan Skala pola asuh permisif orang tua dan Skala intensitas bermain gadget anak usia dini. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi product moment dari Karl Pearson. Hasil. Berdasarkan analisis data yang dilakukan diperoleh koefisien korelasi rxy :-119, dengan taraf signifikansi sebesar 0,412 (p>0,05), sehingga hipotesis yang diajukan tidak dapat diterima. Kesimpulan Artinya tidak ada hubungan yang signifikan antara pola asuh permisif orang tua dengan intensitas bermain gadget anak usia dini