Mariatul Qiftia
UNSIQ

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Pembelajaran Ilmu Tajwid Dengan Metode Iqra’ di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al-Asy’ariyyah Kalibeber Mojotengah Wonosobo Mariatul Qiftia; mukromin mukromin; zhul fahmi hasani
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol 1 No 2 (2021): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/alphateach.v1i2.2722

Abstract

Penelitian ini yang bertujuan untuk mengetahui implementasi pembelajaran ilmu tajwid dengan metode Iqra’ di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al-Asy’ariyyah, untuk mengetahui pembelajaran ilmu tajwid dengan metode Iqra’ di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al-Asy’ariyyah, dan untuk mengetahui faktor pendukung serta faktor penghambat pembelajaran ilmu tajwid dengan metode Iqra’ di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al-Asy’ariyyah. Jenis penelitian yang peneliti gunakan yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, serta dokumentasi. Subjek awal di dalam penelitian ini adalah santri baru Blok F Putri Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al-Asy’ariyyah yang berjumlah 20 orang. Adapun teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil didalam penelitian menunjukkan implementasi pembelajaran ilmu tajwid dengan metode Iqra’ di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al-Asy’ariyyah menerapkan dua sistem pembelajaran, yaitu: klasikal dan individual. Kemudian teknik evaluasi pembelajaran ini dengan menggunakan dua cara yaitu evaluasi harian dan evaluasi kenaikan jilid. Adapun faktor Pendukung implementasi pembelajaran ilmu tajwid dengan metode Iqra’ di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al-Asy’ariyyah adalah adanya ustadzah yang sudah memiliki syahadah, pembelajaran yang bertahap, dan fasilitas yang memadai. Sedangkan faktor penghambat implementasi pembelajaran ilmu tajwid ini yaitu didalam penggunaan waktu yang terlalu singkat, ada kegiatan lain yang menjadikan pembelajaran diliburkan, dan kurangnya pemahamanorang tua mengenai pembelajaran ilmu tajwid.