Ika Alfiana
Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Desain LKPD Berbasis Problem Based Learning untuk Menumbuhkan Self-Efficacy Peserta Didik pada Materi Asam dan Basa Ika Alfiana; Nur Alawiyah; Ella Izzatun Nada
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 6, No 4 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v6i4.81944

Abstract

Pendidikan karakter memiliki peran penting dalam mengembangkan kemampuan peserta didik, salah satunya pendidikan karakter yang harus ditanamkan pada peserta didik adalah karakter percaya dengan kemampuan diri sendiri atau self-efficacy. Namun, tingkat self-efficacy peserta didik masih tergolong rendah yang disebabkan oleh beberapa faktor. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan LKPD berbasis Problem Based Learning untuk menumbuhkan self-efficacy pada materi asam basa. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4-D yang diadaptasi dari Thiagarajan kemudian dimodifikasi menjadi 3-D. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XI MA Darun Najah. Instrumen pengumpulan data yang digunakan berupa angket kebutuhan peserta didik, angket validasi ahli, angket praktikalitas guru, angket respon peserta didik, dan angket self-efficacy. Nilai validasi dari ahli materi dan ahli media masing-masing adalah 0,88 dan 0,80 dengan kriteria sangat valid dan valid. Uji praktikalitas diperoleh hasil sebesar 79% dengan kriteria praktis. Hasil angket respon peserta didik sebesar 82,4% dengan kategori sangat praktis. Peningkatan self-efficacy peserta didik sebesar 0,32 dengan kriteria sedang. Tingkat self-efficacy peserta didik berdasarkan perhitungan angket menunjukkan 16% peserta didik mempunyai self-efficacy tinggi, 34% peserta didik pada kategori sedang, dan 50% peserta didik pada kategori rendah.