Ratu Kemala
Sekolah Tinggi Agama Islam Siliwangi, Garut, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Interaktif terhadap Kemampuan Berhitung Anak Usia Dini di PAUD Ratu Kemala
Thufuli: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 1 No. 1 (2023): Thufuli: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62070/thufuli.v1i1.17

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh penggunaan media pembelajaran interaktif terhadap kemampuan berhitung pada anak usia dini di PAUD. Berangkat dari teori konstruktivisme yang menekankan pentingnya pengalaman belajar aktif, penelitian ini mengkaji bagaimana integrasi media interaktif dalam proses pembelajaran dapat memperkaya pengalaman belajar dan memfasilitasi pemahaman konsep matematika dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimental, di mana sampel penelitian dibagi menjadi dua grup: satu grup menggunakan media pembelajaran interaktif, sementara grup lainnya mengikuti metode pembelajaran tradisional. Pengukuran kemampuan berhitung dilakukan sebelum dan setelah periode intervensi untuk menilai perubahan dalam kemampuan berhitung anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan dalam kemampuan berhitung pada grup yang menggunakan media pembelajaran interaktif. Anak-anak dalam grup ini menunjukkan perbaikan dalam pemahaman konsep, kecepatan, dan akurasi dalam berhitung. Ini menegaskan bahwa media pembelajaran interaktif dapat berperan penting dalam meningkatkan pemahaman matematis pada anak usia dini, dengan memberikan metode belajar yang lebih menarik dan interaktif. Temuan ini memiliki implikasi penting bagi praktik pendidikan di PAUD, menekankan perlunya integrasi media pembelajaran interaktif dalam kurikulum untuk memperkuat pembelajaran konsep matematika. Penelitian ini juga menyarankan perlunya pelatihan bagi pendidik dalam menggunakan media interaktif secara efektif. Meski demikian, penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan, termasuk ukuran sampel dan durasi penelitian yang terbatas, yang menyarankan kebutuhan akan penelitian lebih lanjut untuk memvalidasi temuan ini.
Efektivitas Program Pendidikan Karakter dalam Pembentukan Moral Anak Usia Dini di Sekolah PAUD Ratu Kemala
Thufuli: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 1 No. 2 (2023): Thufuli: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62070/thufuli.v1i2.26

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program pendidikan karakter dalam pembentukan moral anak usia dini di sekolah PAUD. Pendidikan karakter merupakan komponen penting dalam pendidikan anak usia dini, yang bertujuan untuk membentuk nilai-nilai moral dan etika dasar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi-eksperimental, melibatkan dua kelompok: kelompok eksperimen yang menerima program pendidikan karakter dan kelompok kontrol yang tidak. Sampel penelitian terdiri dari 100 anak usia 4-6 tahun dari berbagai sekolah PAUD. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi perilaku dan wawancara dengan guru serta orang tua. Skala penilaian perilaku moral digunakan untuk mengukur aspek-aspek seperti kejujuran, empati, kerjasama, dan rasa hormat sebelum dan setelah penerapan program. Hasil menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam perilaku moral antara kelompok eksperimen dan kontrol pasca-intervensi. Anak-anak dalam kelompok eksperimen menunjukkan peningkatan yang lebih besar dalam perilaku yang mencerminkan nilai-nilai moral yang diajarkan, seperti menunjukkan rasa empati yang lebih tinggi, kerjasama yang lebih baik dalam kelompok, dan peningkatan dalam kejujuran. Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa program pendidikan karakter secara efektif mempengaruhi pemahaman dan praktik moral anak-anak, seperti yang tercermin dalam interaksi sehari-hari mereka baik di sekolah maupun di rumah. Berdasarkan temuan ini, penelitian ini menyimpulkan bahwa program pendidikan karakter adalah metode yang efektif dalam pembentukan moral anak usia dini. Implementasi program ini di sekolah PAUD disarankan untuk memperkuat nilai-nilai moral dan etika dasar, yang penting untuk perkembangan sosial dan emosional anak. Penelitian ini menekankan perlunya pendidikan karakter sebagai bagian integral dari kurikulum pendidikan anak usia dini.
Efektivitas Evaluasi Pembelajaran Terhadap Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini Ratu Kemala; Anidah Inayah; Paridah Hidayat
Thufuli: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2026): Thufuli: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan sosial emosional merupakan aspek penting dalam tumbuh kembang anak usia dini yang memengaruhi kemampuan mereka dalam berinteraksi, mengelola emosi, dan membentuk karakter. Evaluasi pembelajaran di PAUD seharusnya menjadi alat untuk menilai dan merefleksi perkembangan anak secara menyeluruh, namun dalam praktiknya sering kali masih fokus pada aspek administratif dan kognitif.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas evaluasi pembelajaran terhadap perkembangan sosial emosional anak usia dini di Kober Santika, Leuwigoong, Garut. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya evaluasi pembelajaran sebagai alat untuk memahami kebutuhan perkembangan anak, khususnya dalam aspek sosial emosional yang menjadi fondasi bagi kemandirian, empati, dan kemampuan berinteraksi sosial. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori evaluasi pembelajaran dari Morrison (2012) dan teori perkembangan sosial emosional dari Denham (2020), yang menekankan pentingnya proses observasi, pencatatan, dan dokumentasi sebagai bagian dari evaluasi, serta indikator seperti pengendalian diri, empati, dan tanggung jawab dalam aspek sosial emosional. Instrumen penelitian disusun berdasarkan skala Likert dan diuji validitas serta reliabilitasnya. Sampel penelitian terdiri dari 20 anak kelompok B yang diambil dengan teknik sampling jenuh. Teknik analisis data menggunakan regresi linear sederhana. Hipotesis dalam penelitian ini adalah: "Jika evaluasi pembelajaran dilakukan secara efektif, maka perkembangan sosial emosional anak usia dini akan meningkat." Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi pembelajaran berpengaruh secara signifikan terhadap perkembangan sosial emosional anak, dengan nilai signifikansi 0,004 (< 0,05) dan koefisien regresi 0,586, yang menunjukkan hubungan kuat dan positif. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,339 menunjukkan bahwa 33,9% perkembangan sosial emosional anak dipengaruhi oleh efektivitas evaluasi pembelajaran. Dengan demikian, hipotesis dalam penelitian ini terjawab dan terbukti. Evaluasi pembelajaran yang dilakukan secara efektif, konsisten, dan terdokumentasi memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan perkembangan sosial emosional anak usia dini.