Perkembangan sosial emosional merupakan aspek penting dalam tumbuh kembang anak usia dini yang memengaruhi kemampuan mereka dalam berinteraksi, mengelola emosi, dan membentuk karakter. Evaluasi pembelajaran di PAUD seharusnya menjadi alat untuk menilai dan merefleksi perkembangan anak secara menyeluruh, namun dalam praktiknya sering kali masih fokus pada aspek administratif dan kognitif.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas evaluasi pembelajaran terhadap perkembangan sosial emosional anak usia dini di Kober Santika, Leuwigoong, Garut. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya evaluasi pembelajaran sebagai alat untuk memahami kebutuhan perkembangan anak, khususnya dalam aspek sosial emosional yang menjadi fondasi bagi kemandirian, empati, dan kemampuan berinteraksi sosial. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori evaluasi pembelajaran dari Morrison (2012) dan teori perkembangan sosial emosional dari Denham (2020), yang menekankan pentingnya proses observasi, pencatatan, dan dokumentasi sebagai bagian dari evaluasi, serta indikator seperti pengendalian diri, empati, dan tanggung jawab dalam aspek sosial emosional. Instrumen penelitian disusun berdasarkan skala Likert dan diuji validitas serta reliabilitasnya. Sampel penelitian terdiri dari 20 anak kelompok B yang diambil dengan teknik sampling jenuh. Teknik analisis data menggunakan regresi linear sederhana. Hipotesis dalam penelitian ini adalah: "Jika evaluasi pembelajaran dilakukan secara efektif, maka perkembangan sosial emosional anak usia dini akan meningkat." Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi pembelajaran berpengaruh secara signifikan terhadap perkembangan sosial emosional anak, dengan nilai signifikansi 0,004 (< 0,05) dan koefisien regresi 0,586, yang menunjukkan hubungan kuat dan positif. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,339 menunjukkan bahwa 33,9% perkembangan sosial emosional anak dipengaruhi oleh efektivitas evaluasi pembelajaran. Dengan demikian, hipotesis dalam penelitian ini terjawab dan terbukti. Evaluasi pembelajaran yang dilakukan secara efektif, konsisten, dan terdokumentasi memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan perkembangan sosial emosional anak usia dini.
Copyrights © 2026