Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mengurai Hambatan Proses Komunikasi Dan Meningkatkan Dukungan Sosial Inklusivitas Karyawan Disabilitas di Alfa Midi Branch Kota Palu Muchri Ramah; Rizqy Alfiyaty
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.6127

Abstract

Pelibatan penyandang disabilitas di tempat kerja adalah proses panjang dan timbal balik, di mana mereka harus berupaya untuk mengembangkan diri dan masyarakat seyogyanya mengurangi hambatan terhadap partisipasi sosial mereka. Sayangnya, meskipun berhasil memasuki pasar kerja, penyandang disabilitas masih menghadapi berbagai kendala terkait kondisi fisik di tempat kerja yang tidak selalu sesuai, sehingga menghambat kinerja mereka. Alfamidi Branch Palu, perusahaan yang dinaungi Alfamidi dan Alfamart berupaya untuk berkomitmen terhadap keberagaman dan inklusivitas melalui program "Alfability". Alfamidi Branch Palu, menunjukkan bahwa penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan berkarya. Perusahaan juga berupaya menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan inklusif, di mana seluruh karyawan dapat memaksimalkan produktivitasnya. Penelitian ini fokus pada Alfa Midi di Palu, sebuah kota yang menghadapi tantangan sosial dan ekonomi unik, untuk memahami bagaimana perusahaan mengelola karyawan disabilitas, terutama terkait hambatan komunikasi dan dukungan sosial. Pemilihan Alfa Midi sebagai studi kasus memberikan wawasan tentang praktik inklusif di sektor ritel dan menawarkan pelajaran tentang bagaimana perusahaan dapat beradaptasi dan berkembang di lingkungan yang beragam. Komunikasi interpersonal antara karyawan disabilitas dan non-disabilitas di Alfamidi Branch Palu masih menghadapi berbagai hambatan yang memengaruhi efektivitas komunikasi dan kinerja di tempat kerja. Hambatan-hambatan yang diidentifikasi dalam penelitian ini meliputi hambatan fisik, fisiologis, semantik, dan psikologis, yang masing-masing memiliki dampak signifikan terhadap karyawan disabilitas. Alfamidi Branch Palu telah sejauh ini berupaya menciptakan lingkungan kerja inklusif bagi karyawan disabilitas. Dukungan yang ada terutama terlihat dalam bentuk empati, di mana rekan kerja berusaha memahami karyawan disabilitas dengan belajar bahasa isyarat dan membantu mereka saat menghadapi kesulitan, meskipun bantuan dari rekan kerja belum sepenuhnya optimal.
PELATIHAN PUBLIC SPEAKING: MENJADI PERCAYA DIRI DAN BERADAB BAGI SISWA ANGGOTA OSIS SMP NEGERI 16 PALU Donal Adrian; Sitti Chaeriah Ahsan; Retnadumillah Saliha; Muchri Ramah; Nurziah Nurziah; Ince Dian Afnita; Edwan Edwan
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 03 (2026): MEI 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Percaya diri merupakan faktor utama dalam dunia public speaking. Seorang pembicara yang baik tentunya memiliki tingkat percaya diri yang baik pula dan mampu menunjukan perilaku beradab di depan publik. Dalam pelatihan ini, siswa yang merupakan anggota OSIS SMP Negeri 16 Palu diberikan pemahaman yang baik agar bisa menjadi public speaker yang kompeten yaitu dengan memperhatikan penggunaan pesan verbal, intonasi suara, gestur, cara berpakaian, penggunaan mikrofon, cara berdiri, penguasaan panggung dan tentunya yang terpenting ialah adab dalam berkomunikasi baik secara langsung dan melalui media sosial. Pelatihan ini tidak hanya memberikan pemahaman, tetapi dapat dijadikan siswa sebagai bentuk pengalaman hidup untuk bisa diaplikasikan dengan baik saat ditugaskan menjadi public speaker.