Kordiana Sambara’
Universitas Kristen Indonesia Paulus

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Motivasi Intrinsik Dan Motivasi Ekstrinsik Terhadap Kinerja Karyawan Pada Pt. Melati Tunggal Intiraya Riska Tangko; Virtagita Siola Salempang; Djusniati Rasinan; Kordiana Sambara’
JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi) Vol. 10 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Sekretariat Pusat Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jemsi.v10i1.1888

Abstract

Kajian ini diharapkan dapat menguraikan dampak pengaruh motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik terhadap kinerja karyawan. Kajian ini menggunakan strategi regresi linier berganda. Berdasarkan hasil kajian diketahui bahwa variabel motivasi intrinsik (X1) berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan koefisien koefisien regresi sebesar 0,426. Meskipun demikian, secara statistik pengaruh motivasi ekstrinsik (X2) terhadap kinerja karyawan tidak signifikan dengan koefisien regresi sebesar sebesar 0,362. Terlebih lagi, koefisien determinasi (R2) dari model regresi adalah 0,517, menunjukkan bahwa 51,7% fluktuasi eksekusi representatif dapat dipahami melalui inspirasi bawaan dan lahiriah. Sisanya sebesar 48,3% disebabkan oleh beberapa variabel berbeda yang dikeluarkan dari model pemeriksaan ini. Berdasarkan kajian yang dilakukan, hasilnya menunjukkan bahwa inspirasi alami memiliki dampak yang lebih besar dibandingkan inspirasi asing pada pelaksanaan representatif. Sehubungan dengan hal ini, asosiasi dan ketua perlu fokus pada faktor-faktor yang dapat membangun inspirasi bawaan para perwakilan untuk mengerjakan presentasi mereka. Pemeriksaan di masa depan dapat mempertimbangkan berbagai elemen yang dapat berdampak lebih mendalam pada kinerja karyawan.
Implementasi Sistem Reward Dan Punishment Untuk Meningkatkan Produktivitas Kinerja Karyawan Di Pt. Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional Iv Unit Paotere Felix Dio Andershon; Milka Palengka; Jeane Tandirerung; Kordiana Sambara’
JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi) Vol. 10 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Sekretariat Pusat Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jemsi.v10i1.1889

Abstract

Perusahaan berperan sebagai lingkungan di mana karyawan dapat efektif bekerja, mendorong semangat mereka. Penting diakui bahwa nilai karyawan dengan kebiasaan kerja positif dan motivasi berkelanjutan. Ada berbagai cara untuk meningkatkan produktivitas karyawan, dan dengan metode yang tepat, hasilnya dapat lebih optimal. Salah satu pendekatan adalah memberikan penghargaan saat karyawan mencapai tujuan mereka dan memberikan sanksi jika ada hambatan dalam pekerjaan. Bisnis menggunakan hukuman dan penghargaan sebagai instrumen utama untuk menjaga konsistensi motivasi karyawan dalam memberikan kontribusi terbaik untuk perusahaan. Sistem ini bertujuan untuk mendorong karyawan secara berkelanjutan agar menjaga disiplin diri dan kinerja optimal.
PENGARUH KUALITAS SDM DAN PELATIHAN TIK (TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI) TERHADAP ERA KEHUTANAN 4.0 PADA KANTOR BBKSDA (BALAI BESAR KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM) SULAWESI SELATAN Enggah Esty Ningrum; Niwin Rangga Mangape; Kordiana Sambara’; Mira Labi Bandhaso; Djusniati Rasinan
JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi) Vol. 10 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Sekretariat Pusat Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jemsi.v10i1.2020

Abstract

Penelitian ini menyelidiki pengaruh kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan pelatihan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) terhadap implementasi Kehutanan 4.0 di Kantor Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sulawesi Selatan. Menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan melalui survei pada staf BBKSDA Sulawesi Selatan. Analisis path model menunjukkan bahwa pelatihan TIK memiliki dampak yang lebih signifikan (koefisien 0,626) dibandingkan dengan kualitas SDM (koefisien 0,258) terhadap kesuksesan implementasi Kehutanan 4.0. Hasil ini menunjukkan bahwa penguatan kapasitas dalam aspek pelatihan TIK menjadi kunci dalam meningkatkan adaptasi terhadap era kehutanan yang semakin terdigitalisasi. Implikasinya, perbaikan dalam strategi pelatihan TIK di lingkungan kerja dapat mempercepat integrasi teknologi dalam pengelolaan sumber daya alam. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pemahaman praktis dan kebijakan terkait upaya meningkatkan efektivitas organisasi konservasi di era Kehutanan 4.0.