Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi Upaya Pengendalian Penyakit Udang Vaname di Desa Maroneng, Kabupaten Pinrang Aldy Mulyadin; Nur Rahmawaty Arma; Indriani Dewi; Ahmad Fadhil
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jabdimas.v8i1.7477

Abstract

Kabupaten pinrang adalah satu dari beberapa kabupaten pengembangan budidaya udang vaname di Sulawesi Selatan yang belum optimal. Hal ini dikarenakan kegagalan produksi petambak udang vaname akibat serangan penyakit. Program penyuluhan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan pembudidaya dalam meminimalisir penyebab penyakit pada lingkungan akuakultur. Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan pada bulan April 2024 di Desa Maroneng Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang. Pada kegiatan penyuluhan ini menggunakan tiga metode diantaranya ceramah, diskusi/survei, dan pengambilan sampel pada tambak masyarakat. Hal ini disebabkan oleh banyaknya penyakit yang mengintai tambak udang dan siap untuk menginfeksi udang budidaya maka dibutuhkan keterlibatan dan partisipasi aktif mulai dari pembudidaya, akademisi hingga birokrat sangat dibutuhkan dalam pelaksanaan budidaya yang berkelanjutan. Penerapan biosekuriti dapat menjadi langkah pencegahan ataupun pengendalian penyakit pada budidaya udang. Kepadatan bakteri dan bakteri Vibrio sp. dalam tambak masyarakat masih dalam batas minimum yang dapat menyebabkan kematian udang budidaya akibat serangan penyakit. Bakteri penyebab penyakit dapat ditemukan pada air dan sedimen media budidaya.
Skrining Fitokimia dan Uji Aktivitas Antibakteri Vibrio sp. dengan Ekstrak Etanol Kulit Kentang (Solanum tuberosum L.) Aldy Mulyadin; Andriani Nasir; Nur Rahmawaty Arma; Rahmat Hidayat; Annisa Annisa
Jurnal Aquaculture Indonesia Vol 5, No 2 (2026)
Publisher : Prodi Akuakultur Fakultas Perikanan Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jai.v5i2.8709

Abstract

Vibrio sp. adalah bakteri yang menyebabkan penyakit udang serta merupakan penyebab utama kegagalan panen. Jika dibiarkan, Vibrio sp. dapat berbahaya bagi udang, sehingga penting untuk mengetahui cara pencegahan dan pengelolaannya. Pengendalian Vibrio sp. dilakukan dengan menggunakan antibiotik, akan tetapi bakteri ini telah resisten terhadap beberapa antibiotik. Sehingga diperlukan alternatif antimikroba yang lebih efektif yang berasal dari bahan alam. Kulit kentang sebagai antioksidan alami dalam sistem pangan karena kandungan polifenolnya yang tinggi, Oleh karena itu, pemanfaatan kulit kentang secara efektif sebagai antioksidan dan antibakteri dapat diteliti secara ekstensif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan senyawa yang terkandung dalam ekstrak kulit kentang (Solanum tuberosum L.) dan potensi antibakteri terhadap Vibrio sp. berdasarkan diameter zona hambat dan kekeruhan. Prosedur kerja penelitian ini terdiri dari beberapa tahap yaitu pembuatan tepung, ekstraksi, skrining fitokimia, pengujian aktivitas antimikroba berdasarkan diameter zona hambat konsentrasi hambat minimal (KHM). Berdasarkan hasil skrining fitokimia diperoleh senyawa yang terkandung di dalam ekstrak kulit kentang adalah fenol, tanin, flavanoid, alkaloid, saponin, dan terpenoid. Konsentrasi 4% menghasilkan zona bening tertinggi terhadap V. harveyi (17,5 mm) dan V. parahaemolyticus (16,5 mm). Sedangkan pada uji konsentrasi hambat minimal diperoleh pada konsentrasi 0,1 ml. Konsentrasi yang paling efektif adalah konsentrasi 4% menghambat pertumbuhan bakteri Vibrio sp