Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

POTENSI EKSTRAK ETANOL BIJI BELIGO (Benincasa hispida (Thunb.) Cogn.) SEBAGAI ANTIAGREGASI TROMBOSIT PADA MENCIT (Mus musculus) Mustaina; Siti Kartika Rega
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3036

Abstract

Agregasi trombosit berperan penting dalam pembentukan trombus yang dapat memicu infark miokard dan stroke, sementara penggunaan asetosal sebagai agen antiplatelet sintetis berisiko menimbulkan perdarahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi ekstrak etanol biji beligo (Benincasa hispida) sebagai agen antiagregasi trombosit dengan mengamati pengaruhnya terhadap masa perdarahan dan masa koagulasi pada mencit jantan (Mus musculus). Sebanyak 15 ekor mencit dibagi menjadi lima kelompok, yaitu kontrol negatif (Na-CMC 1%), ekstrak etanol biji beligo (3,5; 7; dan 14 mg/20 g BB), serta kontrol positif (asetosal 0,208 mg/20 g BB), yang diberikan secara oral selama delapan hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak pada dosis 7 mg/20 g BB memperpanjang masa perdarahan dan memperlambat masa koagulasi secara signifikan (p < 0,01), sedangkan dosis 14 mg/20 g BB memberikan efek yang tidak berbeda nyata dengan asetosal. Efek farmakologis ini diduga terkait dengan kandungan flavonoid dan saponin yang bersifat antioksidan dan antiinflamasi. Dengan demikian, ekstrak etanol biji beligo berpotensi sebagai agen antiagregasi trombosit alami dengan efektivitas mendekati asetosal, meskipun penelitian lanjutan diperlukan untuk memastikan keamanan dan efektivitasnya pada manusia.  
EFEK ANTIHIPERURISEMIA EKSTRAK KULIT BATANG SURIAN (Toona sureni (Blume) Merr.) TERHADAP TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) Rina; Ayu Wandira A. Baso Amri; Mustaina
Jurnal Kesehatan Yamasi Makassar Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Kesehatan
Publisher : Akademi Farmasi Yamasi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59060/c2z6qn20

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek antihiperurisemia ekstrak etanol kulit batang surian (Toona sinensis) terhadap tikus putih jantan (Rattus norvegicus) yang diinduksi kalium oksonat. Penelitian menggunakan metode eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL) terhadap 15 ekor tikus putih jantan yang dibagi menjadi lima kelompok, yaitu kontrol negatif (Na CMC 1%), kelompok ekstrak dosis 40 mg/kg BB, 80 mg/kg BB, 120 mg/kg BB, dan kontrol positif (allopurinol). Hiperurisemia diinduksi menggunakan kalium oksonat dosis 300 mg/kg BB. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas, One-Way ANOVA, dan uji lanjut Tukey HSD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol kulit batang surian mampu menurunkan kadar asam urat pada tikus hiperurisemia dengan persentase penurunan pada jam ke-6 berturut-turut sebesar 38,51%, 42,64%, dan 54,72% untuk dosis 40 mg/kg BB, 80 mg/kg BB, dan 120 mg/kg BB, sedangkan allopurinol sebesar 67,32%. Hasil One-Way ANOVA menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antar kelompok perlakuan (p<0,05). Dosis 120 mg/kg BB memberikan aktivitas antihiperurisemia terbaik di antara kelompok ekstrak