Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kesalahan Penggunaan Tanda Baca Bahasa Arab Pada Tugas Akhir Mahasiswa M. Faiz Akbar; Amanda Yusri; Diva Rahimah Wadah; Mujiba Sakila Irawan; Sahkholid Nasution
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 1, No 11 (2023): Desember
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10446612

Abstract

Tanda baca dalam kaidah penulisan Arab disebut dengan Alāmat tarqīm. Sedangkan dalam bahasa Yunani disebut dengan “puntucs” yang berarti point dan dewasa ini disebut pungtuasi.  Tanda baca yang digunakan didalam penulisan modern bisa kita lihat di artikel, buku , surat kabar, makalah dan karya ilmiah lainya. Tanda baca merupakan unsur yang sangat mempengaruhi dalam sebuah sebuah tulisan. Penulisan yang baik dengan memperhatikan sistematika kaidah-kaidah penulisan seperti. kaidah-kaidah penulisan seperti tanda baca akan mempermudah tercapainya pesan dan informasi. Masalah yang menjadi latar belakang penulisan karya ilmiah ini yaitu masi dapat kekeliuran dalam penerapan penulisan tanda baca dalam sebuah karya ilmiah sebagai tugas akhir seorang mahasiswa. Dalam penelitian ini, peneliti melakukan pendekatan dengan metode kualitatif untuk mengumpulkan data yang akurat sebagai tolak ukur penelitian. Hal ini dikarenakan dalam penelitian kualitatif, ketepatan dan kecukupan data sangat dibutuhkan. Dalam penelitian ini, penulis mengumpulkan sebanyak tiga buah tugas akhir mahasiswa sebagai objek penelitian dan perbandingan. Kesalahan penggunaan tanda baca dari suatu karya tulis dapat menimbulkan kesalahan dalam memahami maksud dari isi wacana tersebut. Setelah melakukan penelitian ini, peneliti menyimpulkan banyak kesalahan penggunaan tanda bahasa Arab yang terjadi karena kurangnya pemahaman mahasiswa dalam penggunaan tanda baca bahasa Arab khususnya dalam peletakan tanda baca koma dan titik dua,  yang tentu saja memilki beberapa perbedaan yang harus diperhatikan dari bahasa Indonesia.
Analysis of Muhadatsah Learning Problems Based on Students’ Local Dialect: A Case Study at MAS Al-Manar M. Faiz Akbar; Salamuddin Salamuddin
BLAZE : Jurnal Bahasa dan Sastra dalam Pendidikan Linguistik dan Pengembangan Vol. 4 No. 3 (2026): Agustus : BLAZE:Jurnal Bahasa dan Sastra dalam Pendidikan Linguistik dan Pengem
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/blaze.v4i3.3846

Abstract

Muhadatsah learning is an essential component in developing students’ Arabic speaking competence; however, students often experience difficulties influenced by their local language backgrounds. This study aims to analyze the problems encountered by students in muhadatsah learning and to identify the characteristics of these problems based on students’ local dialects at MAS Al-Manar. This research employed a qualitative approach with a case study design. Data were collected through interviews with students from Javanese, Malay, and Angkola Batak dialect backgrounds, as well as an interview with an Arabic teacher. The data were analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings reveal four main difficulties in muhadatsah learning: pronunciation difficulties, vocabulary retrieval problems, limited speaking fluency, and language anxiety. Furthermore, students’ local dialect backgrounds influenced the characteristics of their Arabic speaking problems. Javanese students experienced stronger pronunciation interference, Malay students showed difficulties in producing certain Arabic sounds and lexical transfer, while Angkola Batak students demonstrated distinctive pronunciation patterns influenced by their dialect features. These findings indicate that local dialects significantly affect students’ Arabic speaking performance. Therefore, Arabic instruction should consider students’ linguistic backgrounds and provide continuous communicative practice to improve muhadatsah competence.